
Michail Antonio Bergabung dengan Al-Sailiya setelah Menelan Ego
Michail Antonio resmi bergabung dengan klub Qatar Stars League, Al-Sailiya, setelah sempat kesulitan mencari klub baru di Inggris. Mantan penyerang West Ham ini mengaku harus "menelan egonya" demi tetap bisa melanjutkan karier sepak bolanya.
Antonio belum bermain di level klub sejak mengalami kecelakaan mobil pada Desember lalu yang menyebabkan patah tulang di beberapa bagian kaki. Ia harus menjalani perawatan selama tiga minggu di rumah sakit dan kehilangan waktu panjang untuk berlatih dan bertanding.
Sebagai pencetak gol terbanyak West Ham di Premier League dengan total 68 gol, Antonio dilepas oleh klub tersebut pada Agustus lalu. Setelah kecelakaan, penampilan resminya hanya untuk Timnas Jamaika pada ajang Gold Cup yang berlangsung beberapa bulan lalu.
Untuk menjaga kebugaran, Antonio berlatih bersama klub Brentford. Ia mengaku sempat frustrasi saat klub-klub di Inggris meminta dirinya menjalani masa percobaan dengan latihan sebelum diberi kontrak.
Antonio menyatakan, "Agen saya terus menghubungi klub, namun mereka tetap meminta saya untuk berlatih dulu. Dengan ego yang saya miliki, saya sempat menolak karena mereka sudah melihat performa saya selama ini."
Ia pun akhirnya menerima kenyataan dan berlatih selama dua minggu bersama Brentford untuk membuktikan kebugaran fisiknya. Langkah ini membuahkan hasil saat Al-Sailiya mengontraknya secara resmi.
Al-Sailiya saat ini berada di posisi ke-10 dari 12 tim di Qatar Stars League dengan hanya selisih satu poin dari tim juru kunci, Al-Shahania. Kehadiran Antonio diharapkan bisa memperkuat lini serang klub dan membantu mereka meraih hasil lebih baik.
Berikut ini beberapa detail penting terkait transfer Michail Antonio ke Al-Sailiya:
- Antonio belum bermain di level klub sejak kecelakaan pada Desember.
- Dilepas West Ham pada bulan Agustus.
- Melakukan latihan dua minggu bersama Brentford untuk membuktikan kebugaran.
- Bergabung dengan Al-Sailiya yang sedang berjuang di liga Qatar.
- Termasuk pencetak gol terbanyak sejarah West Ham di Premier League.
Transfer ini menjadi bukti nyata bahwa seorang pemain kelas dunia terkadang harus mengesampingkan ego demi kelangsungan karier. Antonio kini menatap babak baru di Qatar dengan semangat dan ambisi baru.





