Chelsea Gagal Rekrut Osimhen, Tawaran Gaji Hanya Sepertiga dari Saat Ini

Chelsea gagal merekrut striker Victor Osimhen pada bursa transfer musim panas lalu. Klub asal London itu hanya menawarkan gaji sebesar sepertiga dari penghasilan Osimhen saat ini di Galatasaray.

Osimhen dikenal luas setelah sukses di Napoli dan pada musim ini memperkuat klub Turki tersebut dengan catatan 19 gol dalam 28 pertandingan. Meski demikian, rumor transfernya ke Liga Inggris belum mereda, menjelang dibukanya jendela transfer berikutnya.

Gaji Osimhen Menjadi Kendala

Osimhen diperkirakan menerima gaji sebesar £250.000 per minggu di Galatasaray. Menurut jurnalis Andy Brassell dalam wawancara dengan talkSPORT, Chelsea tidak mampu menyamai besaran tersebut.

Brassell menjelaskan bahwa Chelsea hanya bersedia memberikan upah sekitar satu pertiga dari gaji pemain asal Nigeria itu. Kondisi ini membuat negosiasi terhenti dan transfer tidak terwujud.

Prioritas Gaji Besar untuk Osimhen

Cerita kesuksesan Osimhen di Napoli juga menyiratkan bahwa dia selalu menuntut gaji tinggi. Saat hijrah dari Lille ke Napoli, pelatih Gennaro Gattuso bahkan rela memangkas gajinya demi mendapatkan tanda tangan Osimhen.

Brassell menegaskan, “Gattuso memahami bahwa biaya transfer dan gaji Osimhen harus besar, sehingga ia mengambil peran penting demi realisasi kontrak tersebut.” Di bawah Spalletti, Osimhen pun kemudian mencapai puncak performanya di Napoli.

Spekulasi Transfer Premier League

Meski gagal ke Chelsea, Osimhen masih menarik minat beberapa klub Premier League. Performa apiknya di Süper Lig memperkuat alasan klub-klub top Inggris untuk terus memantau situasi kontraknya.

Bursa transfer musim panas yang akan datang diperkirakan akan memunculkan kembali rumor kepindahan striker ini ke Liga Inggris. Namun, klub peminat harus siap dengan tuntutan gaji tinggi agar negosiasi dapat berjalan lancar.

Dengan kendala gaji menjadi faktor utama, peluang Chelsea kembali mengajukan tawaran Osimhen harus mempertimbangkan aspek finansial yang signifikan. Situasi ini menunjukkan pentingnya keselarasan antara permintaan pemain dan kemampuan klub dalam proses transfer.

Berita Terkait

Back to top button