Toilet umum seringkali dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Sebagian besar masyarakat menjumpai toilet publik dengan tampilan monoton, cenderung kotor, dan terkadang penuh dengan bau tak sedap. Namun, pengalaman berbeda justru ditemukan di sebuah rumah makan di Kediri, Jawa Timur.
Toilet di rumah makan Rawon Bidadari ini mencuri perhatian banyak pengunjung dan netizen. Bukan hanya menawarkan kuliner rawon yang sudah terkenal, rumah makan ini menghadirkan fasilitas toilet dengan konsep yang benar-benar di luar kebiasaan.
Konsep Antimainstream Toilet di Rumah Makan Rawon Bidadari
Saat memasuki area toilet, pemandangan unik langsung menyambut pengunjung. Pintu toilet terbuat dari kulkas bekas yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tampil jauh dari kesan standar. Banyak orang sempat salah sangka dan mengira sedang melihat pintu lemari pendingin alih-alih pintu kamar mandi.
Di dalam toilet, kejutan berikutnya membuat suasana semakin tak biasa. Sebuah televisi dipasang tepat di atas bak mandi sehingga setiap pengguna toilet bisa menonton siaran televisi langsung ketika berada di dalam ruangan tersebut. Inovasi ini menciptakan pengalaman menggunakan toilet yang berbeda, bahkan terkesan mewah dan menghibur.
Furnitur dan perabot di toilet ini juga tampil unik, menggabungkan kemanfaatan ruang sempit dengan pemilihan elemen yang tak lazim. Warganet yang menyaksikan detik-detik penggunaan toilet lewat video TikTok merasa bingung dan heran dengan konsep yang mereka lihat. Salah satu komentar khas warganet, “Makan rawon, buka kulkas ada tipi?? Lah tapi ada bak mandi??” menjadi gambaran reaksi spontan atas penemuan spot antimainstream ini.
Viral di Media Sosial dan Dikenal Milenial
Video toilet VVIP ini beredar luas setelah diunggah ke platform TikTok oleh akun @rumdtur. Dalam waktu singkat, video berdurasi dua menit lebih itu mendapatkan ribuan penonton, komentar, hingga berbagai reaksi unik. Banyak netizen menilai bahwa konsep toilet seperti ini belum pernah ditemukan di tempat umum lainnya dan sangat cocok untuk dijadikan konten media sosial.
Rumah makan Rawon Bidadari sendiri memang sudah dikenal luas di Kediri sebagai salah satu destinasi kuliner legendaris. Namun, popularitasnya melonjak ketika fasilitas toiletnya menjadi bahan pembicaraan dan viral di berbagai platform dunia maya. Tak sedikit pengunjung yang datang bukan hanya demi menu rawon, tapi juga ingin mencoba sensasi masuk toilet dengan desain yang out of the box.
Desain Interior Bikin Kaget dan Jadi Hiburan
Yang membuat toilet ini berbeda bukan sekadar pintu kulkas bekas, melainkan gabungan beberapa hal yang mengundang kejutan. Keberadaan televisi di ruang sempit toilet jelas bukan hal lumrah. Toilet di rumah makan ini seolah menghapus anggapan bahwa toilet umum hanya sekadar fungsi.
Perancang interior toilet ini memilih pendekatan yang tidak biasa. Ruang yang terbatas dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan tata letak furnitur yang tidak konvensional. Pemakaian kulkas bekas sebagai pintu, pemasangan TV di lokasi yang tidak terduga, serta pemilihan perabot lain menjadi inspirasi baru dalam dunia desain toilet publik.
Banyak pengunjung yang kemudian dengan sengaja berfoto di depan pintu toilet atau merekam video selama berada di ruangan kecil itu. Mereka ingin membagikan pengalaman unik sekaligus mengabadikan momen langka yang sulit ditemukan di tempat lain. Tidak heran, dalam beberapa waktu, rumah makan ini ramai dikunjungi generasi muda.
Alasan Viral dan Apa yang Membuatnya Berbeda
Secara umum, ada beberapa faktor yang membuat toilet VVIP di Rawon Bidadari viral dan menjadi pembahasan luas, antara lain sebagai berikut:
- Desain pintu menggunakan kulkas bekas, mengubah persepsi orang terhadap pintu toilet pada umumnya.
- Tersedianya televisi di dalam toilet, memberi pengalaman hiburan yang tak pernah dibayangkan di toilet umum.
- Konsep interior yang antimainstream, membuat pengunjung penasaran dan ingin mencoba.
- Tempat strategis, mudah dijangkau, dan ramai pengunjung yang gemar berburu spot unik untuk konten digital.
Data dari sumber Brilio.net menyatakan bahwa tidak banyak toilet umum di Indonesia dilengkapi hiburan seperti televisi. Menurut kutipan dari artikel yang sama, toilet ini memang bukan sekadar fasilitas, tapi juga daya tarik tambahan yang mampu meningkatkan jumlah kunjungan dan engagement pengunjung rumah makan.
FAQ Seputar Toilet VVIP Antimainstream Rawon Bidadari
Banyak pertanyaan yang muncul seiring viralnya toilet unik ini. Berikut beberapa informasi penting yang sering ditanyakan:
- Kenapa toilet ini bisa viral?
- desainnya antimainstream, pintu kulkas bekas dan TV di atas bak air membuatnya menarik perhatian.
- Di mana lokasi toilet ini?
- Toilet berada di Rumah Makan Rawon Bidadari, Kediri, Jawa Timur.
- Apakah toilet ini bisa digunakan oleh semua pengunjung?
- Ya, toilet ini memang difungsikan untuk pengunjung, bukan hanya pajangan.
- Apa bedanya dengan toilet umum lain?
- Selain unik secara desain, toilet ini menawarkan pengalaman hiburan langsung saat digunakan.
- Apakah konsep serupa akan banyak ditemui di tempat lain?
- Hingga saat ini, belum ada konsep toilet serupa yang viral, sehingga toilet ini masih sangat khas dan ikonik.
Daya Tarik Wisata Toilet Unik di Kediri
Fenomena toilet antimainstream ini menunjukkan bahwa kreativitas dalam desain fasilitas umum dapat menjadi daya tarik tersendiri. Tak hanya mendongkrak popularitas rumah makan, tetapi juga memberikan inspirasi baru bagi pemilik usaha kuliner lainnya.
Banyak pengunjung yang akhirnya menjadikan pengalaman ke toilet sebagai bagian dari kunjungan mereka. Selain menikmati makanan khas Rawon Bidadari, mereka berlomba-lomba menawarkan konten kreatif dengan latar toilet unik tersebut ke media sosial.
Upaya untuk menciptakan fasilitas yang nyaman, bersih, sekaligus memiliki nilai hiburan semakin menjadi kebutuhan di era digital sekarang. Rumah makan Rawon Bidadari memberikan contoh nyata bagaimana fasilitas pendukung seperti toilet bisa dikelola sebagai magnet kunjungan dan viralitas di dunia maya.
Tak menutup kemungkinan, tren desain toilet antimainstream akan diikuti oleh pelaku usaha kuliner lain. Hal ini sekaligus mendorong peningkatan standar kenyamanan dan kreativitas penggunaan ruang di berbagai destinasi wisata kuliner di Indonesia.
