Performa Trent Alexander-Arnold di Real Madrid Kurang Maksimal, Peluang Kembali ke Liga Inggris?

Kedatangan Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid awalnya disambut dengan harapan tinggi. Namun, performa sang bek kanan sejauh ini belum mampu memenuhi ekspektasi yang ada. Media Spanyol ramai membahas kemungkinan kembalinya pemain asal Inggris ini ke Premier League.

Alexander-Arnold datang ke Santiago Bernabeu dengan status bebas transfer usai kontraknya di Liverpool berakhir. Meskipun dianggap sebagai salah satu full-back terbaik Eropa bersama Achraf Hakimi, kontribusinya di Real Madrid masih terbatas. Ia baru tampil delapan kali di liga dengan catatan satu assist. Kondisi kebugaran yang kurang optimal turut menjadi kendala besar bagi aksi pemain berusia 25 tahun ini.

Perjalanan Alexander-Arnold di Madrid

Los Blancos merekrut Alexander-Arnold untuk mengatasi masalah cedera di posisi bek kanan, khususnya saat Dani Carvajal absen. Namun, musim ini situasi serupa kembali terjadi. Selain Carvajal yang sering cedera, Alexander-Arnold juga sempat beberapa kali absen. Hal tersebut memaksa manajemen klub melakukan rotasi di sisi kanan pertahanan.

Kemampuan Alexander-Arnold yang dulu lekat dengan asist dan kreasi serangan dari bek kanan belum terlihat konsisten di Madrid. Bahkan ketika Liverpool mengalahkan Madrid 1-0 di Liga Champions, penampilan Alexander-Arnold sempat mendapat sorotan negatif dari pendukung Los Blancos. Media seperti Mureks juga mencatat performa sang pemain belum memberikan dampak signifikan.

Spekulasi Pulang ke Premier League

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi soal kemungkinan Alexander-Arnold kembali ke Liga Inggris. Media Spanyol Fichajes melaporkan bahwa ada dua klub dengan minat serius yaitu Manchester United dan Newcastle United. Newcastle, khususnya, dianggap sebagai destinasi potensial karena Trent bisa menjadi pengganti yang ideal untuk Kieran Trippier.

Jalur balik ke Premier League membuka peluang bagi Alexander-Arnold untuk bangkit dari keterpurukan di Spanyol. Dengan pengalaman mumpuni di liga Inggris dan timnas Inggris, pemain ini tetap menarik perhatian klub-klub besar yang mencari bek kanan berkualitas.

Sikap Real Madrid terhadap Situasi Ini

Manajemen Real Madrid menyadari bahwa masa adaptasi dan masalah kebugaran membatasi klinisnya performa Alexander-Arnold. Meski belum mencapai puncak performa, klub belum mengambil langkah drastis untuk menjualnya. Real Madrid diperkirakan akan mencoba membangun kembali kepercayaan dan kebugaran pemain ini. Namun, keputusan akhir sangat bergantung pada keinginan sang pemain sendiri.

Jika nantinya Alexander-Arnold benar-benar pindah ke Manchester United, hal ini kemungkinan akan memicu ketegangan, terutama karena ia merupakan mantan ikon Liverpool. Kehadiran Trent di Old Trafford secara otomatis dapat menimbulkan rivalitas baru yang sengit antara fans Liverpool dan Manchester United.

Faktor-Faktor Penentu Masa Depan Alexander-Arnold

  1. Kondisi kebugaran sang pemain yang harus membaik agar bisa bersaing di level tertinggi.
  2. Keputusan dari Real Madrid terkait apakah akan mempertahankan atau melepas pemain.
  3. Ketertarikan dan pendekatan resmi dari klub-klub Premier League seperti Manchester United dan Newcastle.
  4. Ambisi dan keinginan pribadi Trent untuk melanjutkan karier di Spanyol atau kembali ke Inggris.

Meski perjalanan di Madrid belum mulus, Alexander-Arnold masih memiliki waktu untuk membuktikan kualitasnya. Namun, peluang kembali ke Premier League kian menguat dengan adanya pembicaraan serius dari klub-klub besar di Inggris. Performa dan kondisi kebugaran akan menjadi kunci utama penentu langkah karier Trent ke depannya.

Berita Terkait

Back to top button