PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil mengangkut sebanyak 5.334 unit sepeda motor melalui program Motor Gratis (Motis) selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis KAI dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurai kemacetan lalu lintas darat selama masa libur panjang.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa pelaksanaan program Motis merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk mendukung kelancaran mobilitas nasional. “KAI mengangkut sebanyak 5.334 unit sepeda motor pada Program Angkutan Motor Gratis,” ujarnya di Jakarta. Selama masa angkutan yang berlangsung dari 18 Desember sampai 4 Januari, layanan transportasi berbasis rel dijalankan dengan tertib, aman, dan tepat waktu.
Program Motis sebagai Solusi Efisien dan Aman
Angkutan Motor Gratis (Motis) menyediakan alternatif perjalanan yang lebih aman dan efisien bagi para pemudik. KAI melaksanakan program ini untuk mengurangi kepadatan kendaraan roda dua di ruas jalan, terutama menjelang dan selama masa Nataru. Program ini berjalan sejalan dengan inisiatif Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat secara nasional.
Dalam pelaksanaannya, program Motis melayani dua lintasan utama. Pertama, Lintas Utara yang rutenya meliputi Kampung Bandan, Pasarsenen, Bekasi, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, hingga Semarang Tawang. Kedua, Lintas Tengah yang melayani rute Kampung Bandan, Pasarsenen, Bekasi, Cirebon Prujakan, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, hingga Purwosari.
Pendaftaran untuk program Motis dibuka mulai awal hingga akhir Desember, dengan masa pengangkutan sepeda motor berlangsung antara 23 Desember hingga 5 Januari. Sistem pendaftaran ini memudahkan calon pengguna merencanakan perjalanan motor dengan lebih terstruktur dan aman.
Peningkatan Signifikan Angkutan Motor dan Kepercayaan Masyarakat
Data tercatat bahwa hingga awal Januari, jumlah pendaftar Motis mencapai 5.923 pelanggan. Dari total tersebut, motor yang berhasil diangkut sebanyak 5.334 unit dengan jumlah penumpang mencapai 21.213 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sampai 286 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya yang mengangkut 1.868 motor.
Keberhasilan ini mengindikasikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program kolaborasi antara KAI dan Kementerian Perhubungan. Upaya bersama ini tidak hanya membantu mengurangi beban kemacetan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi umum yang lebih aman dan terjadwal.
Pelayanan KAI Selama Masa Angkutan Nataru
Selain program Motis, KAI secara keseluruhan melayani total 4.179.095 pelanggan selama Angkutan Nataru 2025/2026. Angka ini naik sebesar 12,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja operasional KAI pun tetap terjaga dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan sebesar 99,68 persen dan ketepatan waktu kedatangan mencapai 96,13 persen.
Tingkat ketepatan waktu tersebut menunjukkan konsistensi pelayanan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang musim libur. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan dan kepercayaan pengguna transportasi publik berbasis rel.
Dukungan KAI Terhadap Keselamatan dan Kelancaran Transportasi
Program Motis menjadi salah satu bukti nyata peran aktif KAI dalam mendukung pengurangan kemacetan serta mempermudah mobilitas masyarakat selama masa libur. Dengan menyediakan layanan angkutan motor gratis, KAI memberikan alternatif yang efektif dan terjangkau untuk mengangkut sepeda motor secara massal.
Ke depan, keberhasilan ini dapat menjadi acuan penyelenggaraan angkutan musim libur berikutnya. Inovasi layanan dan kolaborasi antar lembaga akan terus dikembangkan guna menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien serta ramah pengguna. KAI terus berkomitmen menjaga kualitas layanan agar semakin banyak masyarakat yang beralih ke moda transportasi ramah lingkungan.





