Advertisement

TNGGP Tegaskan Aktivitas Gunung Gede-Pangrango Stabil Meski Ada Dentuman Misterius

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menegaskan bahwa aktivitas Gunung Gede-Pangrango masih dalam kondisi normal. Pernyataan ini merespon keresahan warga Puncak yang heboh akibat dentuman keras dan kilatan cahaya misterius pada Senin malam.

Humas TNGGP, Agus Deni, menyatakan hasil pengamatan dari Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan Gunung Gede-Pangrango tetap berada di Level 1 atau status normal. Karenanya, fenomena dentuman dan kilatan cahaya tidak terkait aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Asal Dentuman dan Kilatan Cahaya
Menurut laporan petugas jaga TNGGP, suara dentuman dan kilatan cahaya kemerahan muncul dari kawasan Ciloto-Puncak, Kecamatan Cipanas. Lokasi tersebut diduga berasal dari balik perbukitan yang masuk wilayah Bogor. Petugas hanya mendengar suara dan melihat kilatan sesaat, tanpa ada kejadian susulan.

Agus Deni menambahkan, “Dentuman serta kilatan cahaya tersebut bukan berasal dari dalam taman nasional Gunung Gede-Pangrango.” Hal ini meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik yang membahayakan.

Reaksi Warga Setempat
Fenomena ini menyebabkan keresahan warga di beberapa kecamatan utara Cianjur, seperti Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi. Mereka melaporkan suara dentuman keras sekitar pukul 22.15 WIB dan kilatan cahaya berwarna merah di langit malam. Banyak warga berhamburan keluar rumah karena takut dengan suara tersebut.

Dede Sandi, warga Kecamatan Cipanas, menceritakan pengalamannya, “Suara gemuruh dan dentuman cukup besar membuat banyak orang berlari keluar rumah, diikuti kilatan cahaya merah dalam hitungan detik.” Warga lantas bertahan di luar rumah sebelum akhirnya kembali masuk setelah beberapa waktu.

Penjelasan PVMBG Mengenai Fenomena
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengindikasikan fenomena dentuman dan kilatan cahaya kemungkinan disebabkan oleh aktivitas atmosfer dan geofisika. Meski penyebab pastinya belum dapat dipastikan, Supartoyo, Penyelidik Bumi Utama PVMBG, menduga fenomena ini terkait dengan pelepasan energi elektromagnetik.

Beberapa Fakta Penting:

  1. Gunung Gede-Pangrango berada di Level 1 (normal), tanpa tanda-tanda peningkatan aktivitas vulkanik.
  2. Dentuman dan kilatan cahaya bersumber dari wilayah Ciloto-Puncak, diduga masuk wilayah Bogor.
  3. Fenomena hanya berlangsung singkat tanpa kejadian susulan.
  4. PVMBG menjelaskan kemungkinan fenomena terkait geofisika dan atmosfer.
  5. Warga mengalami kepanikan karena suara dan cahaya yang cukup keras dan terang.

Pernyataan resmi dari TNGGP dan data dari PVMBG serta lembaga terkait memberikan kepastian bagi masyarakat sekitar bahwa Gunung Gede-Pangrango dalam keadaan aman. Fenomena aneh yang terdengar dan terlihat pada Senin malam bukan merupakan tanda bahaya dari aktivitas vulkanik gunung tersebut. Warga tetap disarankan untuk mengikuti informasi resmi dan tidak terpancing oleh spekulasi yang tidak berdasar.

Berita Terkait

Back to top button