Adil Boulbina Jadi Penentu, Aljazair Lolos Perempat Final Piala Afrika dengan Dramatis

Aljazair memastikan langkah ke babak perempat final Piala Afrika 2025 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Republik Demokratik Kongo (RD Kongo). Gol tunggal kemenangan ini lahir dari kaki pemain pengganti, Adil Boulbina, pada menit ke-118 pertandingan yang berlangsung di Rabat.

Pertandingan babak 16 besar ini berjalan sangat dramatis dan hampir berakhir dengan adu penalti. Namun, keputusan pelatih Vladimir Petkovic untuk memasukkan Boulbina terbukti jitu. Pemain muda yang baru lima menit berada di lapangan itu sukses mengubah nasib timnya.

Perjuangan Taktis dan Pertahanan Kokoh

Aljazair mendominasi penguasaan bola sejak awal laga, tetapi kesulitan menembus pertahanan tangguh RD Kongo yang terorganisir baik. Disiplin tinggi dan skema bertahan rapi menjadi modal utama tim lawan untuk menahan gempuran skuad The Desert Foxes sepanjang waktu normal.

RD Kongo tidak hanya bertahan, tetapi juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Cedric Bakambu nyaris membuka keunggulan di babak pertama, tetapi sepakan kerasnya berhasil digagalkan oleh kiper Aljazair, Luca Zidane. Usaha lainnya dari Axel Tuanzebe juga melebar tipis dari gawang.

Memasuki perpanjangan waktu, intensitas permainan meningkat meski kelelahan mulai tampak. Kiper RD Kongo, Lionel Mpasi-Nzau, tampil luar biasa dengan dua penyelamatan krusial terhadap peluang Fares Chaibi dan Baghdad Bounedjah. Penampilan gemilang Mpasi-Nzau menjadi sorotan utama di laga ini.

Gol Dramatis Supersub Adil Boulbina

Kerja keras Aljazair akhirnya membuahkan hasil di penghujung babak tambahan. Boulbina yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil menerima bola di sayap kanan. Dengan teknik cut inside, ia melepas tembakan melengkung yang sempurna menaklukkan penjaga gawang lawan.

Gol pada menit ke-118 ini menjadi penentu kemenangan dan memastikan tiket Aljazair ke babak perempat final. Momen ini sekaligus menobatkan Boulbina sebagai TotalEnergies Man of the Match berkat peran sentralnya di menit-menit krusial.

Respons Pemain dan Pelatih

Boulbina memberikan apresiasi kepada tim, menegaskan bahwa gol tersebut hasil kerja keras bersama. “Ini usaha kolektif, bukan hanya saya. Kemenangan ini untuk seluruh tim dan para pendukung,” ujarnya.

Pelatih Vladimir Petkovic juga memuji dominasi permainan dan profesionalisme timnya. Ia menilai kemenangan tersebut pantas diraih karena kontrol permainan yang dijalankan selama sebagian besar laga. “Kami mengontrol dua pertiga pertandingan dan bermain sebagai grup. Ini kemenangan yang layak,” kata Petkovic.

Pelatih tersebut turut mengingatkan bahwa tantangan berat menanti pada babak selanjutnya, saat Aljazair akan menghadapi Nigeria di Marrakesh. Pertandingan ini diperkirakan menjadi ujian nyata demi meraih gelar Piala Afrika kedua dalam enam tahun terakhir.

Kekecewaan RD Kongo

Sementara itu, tim RD Kongo harus merasakan pil pahit kegagalan. Pelatih Sebastien Desabre mengakui perjuangan maksimal para pemainnya meskipun hasil tidak berpihak. Menurutnya, keberuntungan tidak mendukung usaha tim di fase krusial.

“Kami sudah bermain sangat baik, terutama di babak kedua. Namun, pada saat perpanjangan waktu terjadi breakdown dan kami kalah,” ungkap Desabre. Ia pun menekankan pentingnya tetap bangkit setelah kekalahan dan menjaga kepala tetap tegak karena usaha tim tidak boleh dianggap remeh.

Jadwal dan Fokus Berikutnya

Berikut adalah gambaran singkat laga penting yang dijalani Aljazair dan apa yang menunggu di depan:

  1. Babak 16 Besar: Aljazair 1-0 RD Kongo (Gol Adil Boulbina, menit 118)
  2. Perempat Final: Aljazair vs Nigeria di Marrakesh

Pertandingan melawan Nigeria menjadi fokus utama Aljazair untuk melanjutkan langkah ke semifinal. Kemenangan ini memperpanjang asa mereka untuk membuktikan kualitas dan ambisi di Piala Afrika 2025.

Melanjutkan perjalanan di turnamen besar seperti Piala Afrika menuntut konsistensi dan ketangguhan mental. Kemenangan dramatis atas RD Kongo bisa menjadi momentum positif bagi Aljazair dalam menghadapi tantangan-tantangan berikutnya yang lebih berat.

Exit mobile version