Advertisement

Motorola Hadirkan Razr Fold, Ponsel Lipat ‘Book-Style’ Inovatif dengan Desain Modern

Motorola resmi memperkenalkan Razr Fold, ponsel lipat model buku pertama dari perusahaan ini, di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas. Kehadiran Razr Fold menjadi langkah strategis Motorola untuk memasuki pasar ponsel lipat “book-style” setelah lebih dari lima tahun fokus pada model lipat “clamshell” pada seri Razr sebelumnya.

Perangkat ini langsung menempatkan diri sebagai pesaing serius bagi produk kelas atas seperti Samsung Galaxy Z Fold dan Google Pixel Fold yang lebih dulu menguasai segmen ponsel lipat dengan layar besar. Motorola berusaha menawarkan keunggulan dari sisi desain, layar, kamera, dan fitur cerdas yang diklaim akan memanjakan pengguna.

Desain dan Layar Adaptif

Razr Fold mengusung desain lipat “book-style” yang kini semakin familiar bagi konsumen. Saat dalam kondisi tertutup, ponsel ini menghadirkan layar depan atau cover screen berukuran 6,6 inci. Layar ini memungkinkan pengguna mengakses notifikasi dan aplikasi tanpa harus membuka perangkat, meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Ketika dibuka, pengguna disuguhkan layar utama berukuran sekitar 8,1 inci dengan resolusi 2K, memberikan pengalaman visual yang lebih luas dan tajam. Motorola menggunakan teknologi panel LTPO pada layar utama yang mendukung refresh rate adaptif. Fitur ini memungkinkan pengaturan kecepatan penyegaran layar secara dinamis, yang efektif menghemat daya baterai sekaligus menjaga tampilan visual tetap mulus saat digunakan.

Sistem Kamera Canggih dan Fitur AI

Untuk kebutuhan fotografi, Razr Fold membawa tiga kamera belakang dengan sensor utama 50 MP berbasis Sony LYTIA. Selain kamera utama, tersedia kamera ultrawide yang juga dapat digunakan untuk foto makro, dan satu kamera periskop telefoto dengan kemampuan zoom optik 3x. Konfigurasi ini memungkinkan pengambilan gambar dalam berbagai kondisi dan jarak, dari lanskap luas hingga objek kecil dengan ketajaman tinggi.

Pada sisi depan, Motorola menyematkan dua kamera khusus swafoto yaitu kamera 32 MP yang terletak di layar cover dan kamera 20 MP di bagian dalam layar utama. Penempatan ini mendukung fleksibilitas pengambilan foto dan panggilan video dalam berbagai mode lipatan ponsel.

Optimalisasi Perangkat Lunak dan Material Premium

Motorola juga memberikan perhatian khusus pada perangkat lunak untuk memaksimalkan pemakaian layar besar. Antarmuka pada Razr Fold dioptimalkan untuk multitasking serta tata letak yang adaptif, mendukung berbagai aktivitas produktif. Ditambahkan pula dukungan stylus Moto Pen Ultra yang menyasar pengguna profesional atau kreator konten.

Beberapa fitur berbasis kecerdasan buatan seperti Catch Me Up dan Next Move turut disematkan untuk meningkatkan efisiensi dan interaksi pengguna, meskipun rincian fitur ini belum dijelaskan secara detail oleh Motorola.

Di sisi material, Razr Fold tampil elegan lewat penggunaan bahan vegan leather bertekstur anyaman pada bodi. Warna-warna yang tersedia adalah Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White, memberikan kesan premium sekaligus berbeda dibanding ponsel lipat kebanyakan. Material ini tidak hanya mempercantik estetika perangkat, tetapi juga meningkatkan kenyamanan saat digenggam.

Harga dan Ketersediaan

Meski sudah resmi diumumkan, Motorola belum menyampaikan detail harga Razr Fold maupun tanggal pastinya perangkat ini akan tersedia secara global. Informasi lebih lengkap, termasuk harga dan jadwal peluncuran, akan diumumkan dalam waktu dekat. Segmen ponsel lipat buku memang semakin ketat dengan kehadiran Samsung, Google, dan Huawei sebagai pemain lama.

Razr Fold diyakini akan menambah pilihan bagi konsumen yang membutuhkan ponsel lipat dengan desain inovatif, layar besar, dan fitur kamera kuat. Motorola berharap bisa meraih pangsa pasar yang signifikan melalui produk ini, berkompetisi di pasar global yang kian berkembang.

Berita Terkait

Back to top button