Penggunaan air fryer sebagai alat memasak semakin populer karena kemampuannya menghasilkan makanan yang lebih sehat dengan tekstur renyah tanpa minyak goreng berlebihan. Namun, untuk mendapatkan hasil masakan yang krispi dan matang merata, ada beberapa teknik penting yang harus diperhatikan selama proses memasak dengan air fryer.
Pertama, jangan memadati keranjang air fryer dengan terlalu banyak makanan sekaligus. Sirkulasi udara panas adalah kunci kerja alat ini, sehingga ruang antar makanan harus dijaga agar udara bisa bergerak bebas. Menjejalkan makanan akan menyebabkan bagian tertentu menjadi kurang matang sementara bagian lain malah gosong. Menurut Kaycee Hill, seorang editor yang berpengalaman menggunakan air fryer, tata makanan dalam satu lapisan dengan celah antara potongan makanan, lalu masak dalam beberapa tahap jika jumlah bahan banyak.
1. Jangan Memadati Keranjang Air Fryer
Prinsip utama air fryer adalah sirkulasi udara panas merata. Hindari mengisi keranjang secara penuh agar udara bisa mengalir di sekitar makanan. Tata makanan dalam satu lapisan dan beri jarak agar menghasilkan kematangan yang seimbang. Jika memasak dalam jumlah banyak, sebaiknya lakukan secara bertahap agar tidak mengorbankan tekstur dan kematangan.
2. Kocok atau Balik Makanan di Tengah Memasak
Memasak dengan air fryer perlu perhatian pada bagian dalam waktu memasak. Di tengah proses, keluarkan keranjang, lalu kocok atau balik makanan supaya semua sisi terkena udara panas. Cara ini mencegah satu sisi jadi terlalu gelap atau gosong sementara sisi lain kurang matang. Teknik ini sangat efektif untuk jenis makanan seperti kentang goreng atau sayap ayam.
3. Tambahkan Sedikit Minyak untuk Tekstur Renyah
Walaupun air fryer memerlukan minyak lebih sedikit daripada menggoreng konvensional, penggunaan sedikit minyak tetap disarankan. Oleskan satu hingga dua sendok teh minyak pada bahan makanan sebelum memasak untuk membantu proses pencoklatan dan mendapatkan kulit yang garing. Penggunaan minyak dengan titik asap tinggi seperti minyak sayur, kanola, atau alpukat disarankan agar tidak mengubah rasa dan mencegah makanan menjadi kering.
4. Bersihkan Air Fryer Secara Rutin Setelah Penggunaan
Untuk menjaga performa air fryer, kebersihan alat wajib diperhatikan. Setelah digunakan, biarkan alat dingin terlebih dahulu lalu lepaskan keranjang dan komponen lain untuk dibersihkan. Bagian yang bisa dilepas biasanya aman dimasukkan ke mesin pencuci piring atau dicuci dengan sabun hangat. Hindari penggunaan sikat keras maupun peralatan logam agar lapisan antilengket tidak rusak. Pembersihan yang baik juga mencegah bau tidak sedap dan kerusakan pada bagian dalam alat.
5. Manfaatkan Aksesori Tambahan untuk Variasi Masakan
Memakai aksesori seperti loyang kue silikon atau cetakan muffin dapat memperluas jenis masakan yang dihasilkan oleh air fryer. Loyang membantu membuat kue dan kaserol, sedangkan kertas perkamen menjaga keranjang tetap bersih tanpa mengganggu aliran udara. Namun, penting untuk memilih aksesori dengan kualitas baik karena beberapa produk murah berpotensi menyebabkan kerusakan atau alarm kebakaran pada alat.
Memaksimalkan pemakaian air fryer tidak hanya berdampak pada rasa, tetapi juga memperpanjang usia alat dan meningkatkan pengalaman memasak. Dengan memperhatikan teknik penataan makanan, penambahan minyak secukupnya, rutinitas pembersihan yang baik, serta pemanfaatan aksesori, hasil masakan akan lebih krispi, merata, dan memuaskan. Sebagai alat praktis dan efektif, air fryer bisa menjadi andalan dalam memasak sehari-hari, asalkan digunakan dengan benar sesuai dengan prinsip kerja dan kebutuhan alat tersebut.





