Advertisement

Janice Tjen Tembus Semifinal Usai Kalahkan Aldila Sutjiadi di Derbi Merah Putih Auckland

Derbi Merah Putih tersaji di babak perempat final ganda ASB Classic Auckland, Selandia Baru. Petenis muda Indonesia, Janice Tjen, berhasil mengalahkan seniornya, Aldila Sutjiadi, setelah melalui pertarungan ketat yang berakhir dengan super tie-break.

Janice yang berpasangan dengan Caty McNally dari Amerika Serikat menundukkan pasangan Aldila yang berduet dengan Makoto Ninomiya asal Jepang. Pertandingan berlangsung sengit selama satu jam 34 menit dengan skor akhir 6-3, 5-7, 10-5.

Perjalanan Pertandingan Derbi Merah Putih
Pada set pertama, pasangan Janice/Caty tampil dominan sehingga berhasil merebut gim awal dengan skor 6-3. Namun, Aldila/Makoto tampil lebih agresif pada set kedua dan mengambil alih kendali permainan. Hasilnya mereka menang tipis 7-5, memaksa laga dilanjutkan ke super tie-break sebagai set penentu.

Dalam babak penentuan tersebut, Janice/Caty mengandalkan servis yang kuat serta pukulan ace untuk mengunci kemenangan. Strategi ini ampuh menghentikan serangan lawan dan memastikan satu tempat mereka melaju ke semifinal WTA 250 Auckland.

Jadwal dan Tantangan Berikutnya
Kemenangan ini membawa Janice Tjen dan Caty McNally bertemu dengan unggulan kedua, Kristina Mladenovic dan Guo Hanyu. Pasangan Prancis dan China itu belum tersentuh kekalahan setelah menundukkan Magda Linette/Shuko Aoyama dengan skor 6-1, 6-4 di babak sebelumnya.

Pertandingan semifinal direncanakan berlangsung pagi hari pada Kamis mendatang pukul 05.30 WIB. Janice dan Caty harus mempersiapkan strategi matang menghadapi lawan tangguh yang memiliki performa stabil sepanjang turnamen ini.

Kiprah Janice Tjen di Dunia Tenis
Meski langkah Janice di sektor tunggal harus terhenti lebih dini setelah kalah dari Sonay Kartal, performanya di sektor ganda sangat mengesankan. Sebelumnya, Janice menutup tur WTA musim lalu dengan prestasi cemerlang, meraih gelar ganda dan tunggal di WTA 250 Chennai Open, India.

Petenis berusia 23 tahun ini bahkan berhasil mencapai peringkat 53 dunia, melewati rekor tertinggi sebelumnya yang dipegang Angelique Widjaja pada posisi 55. Selain itu, Janice juga mencatatkan nama sebagai runner-up di WTA 250 Sao Paulo dan memenangkan gelar ganda WTA pertamanya bersama Katarzyna Piter di WTA 250 Guangzhou.

Prestasi di Ajang Internasional dan SEA Games
Selain turnamen WTA, Janice menunjukkan konsistensi di ajang SEA Games 2025 Thailand. Ia berkontribusi dalam merebut medali emas nomor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi. Selain itu, Janice juga menyumbangkan medali perunggu di nomor tunggal putri.

Keberhasilan Janice tak lepas dari kerja sama dengan Aldila serta pemain muda lain seperti Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Reinnamah yang ikut mengantarkan medali emas untuk Indonesia di nomor beregu putri.

Tinjauan Ke Depan
Pertarungan berikutnya bagi Janice dan Caty akan menjadi ujian penting dalam perjalanan mereka di turnamen WTA 250 Auckland. Melawan unggulan kedua membutuhkan persiapan matang baik dari segi teknik maupun mental.

Keberhasilan Janice menembus semifinal ganda ini sekaligus membuka peluang besar bagi tenis putri Indonesia untuk terus bersinar di kancah dunia. Dukungan dan perhatian terhadap pengembangan atlet muda seperti Janice menjadi hal vital bagi masa depan tenis Indonesia.

Dengan catatan prestasi yang terus tumbuh, Janice Tjen patut diperhitungkan sebagai salah satu talenta tenis Indonesia yang menjanjikan di level internasional. Perkembangan kariernya akan terus menarik perhatian pecinta tenis di dalam dan luar negeri.

Berita Terkait

Back to top button