Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Aceh menegaskan bahwa destinasi wisata utama di Aceh seperti Banda Aceh dan Sabang masih aman dan nyaman untuk dikunjungi. Pernyataan ini muncul untuk meredam kekhawatiran masyarakat dan wisatawan terkait kondisi pascabencana banjir yang melanda Aceh akhir November lalu.
Ketua ASPPI Aceh, Apri Al Amin, menjelaskan bahwa akses ke wilayah utama dan fasilitas pariwisata sudah berfungsi normal kembali. Ia menegaskan bahwa dampak bencana terutama terjadi di wilayah lain, bukan di Banda Aceh dan Sabang, sehingga kedua kota tersebut tetap layak menjadi tujuan wisata.
Isu Negatif dan Pengaruhnya pada Parawisata
Apri Al Amin mengakui bahwa terdapat kekhawatiran luas yang menyebar terutama di kalangan wisatawan. Isu tentang potensi banjir bandang susulan juga sempat muncul dan menimbulkan pembatalan kunjungan. Contohnya, sejumlah perjalanan wisata dari Malaysia dibatalkan karena takut risiko bencana.
Menurut Apri, narasi negatif ini tidak berdasar dan merugikan industri pariwisata Aceh. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun citra positif agar sektor pariwisata kembali pulih dengan cepat.
Peta Wilayah Terdampak Bencana
Banda Aceh dan Sabang tidak termasuk dalam zona terdampak langsung bencana. Pada awal kejadian memang sempat merasakan efek, tetapi tidak separah wilayah-wilayah lain di Aceh. Kerusakan paling parah terjadi di kabupaten di bagian pantai timur dan kawasan dataran tinggi Gayo.
Kabupaten yang terdampak cukup signifikan meliputi Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Wilayah ini menjadi prioritas pemulihan dan bantuan. Sedangkan Banda Aceh dan Sabang tetap relatif stabil dan kondusif untuk aktivitas wisatawan.
Imbauan Berwisata sekaligus Berdonasi
ASPPI juga mendorong wisatawan yang berkunjung ke Aceh untuk berpartisipasi membantu korban bencana. Bantuan dapat disalurkan langsung atau melalui lembaga resmi penyalur. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sosial di daerah terdampak serta mendorong bangkitnya destinasi wisata.
Selain itu, para pelaku pariwisata di wilayah bencana diajak untuk bersemangat mengembangkan kembali potensi daerahnya. Sinergi ini diyakini mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan secara luas.
Panduan Singkat bagi Wisatawan ke Banda Aceh dan Sabang Pascabencana
- Pastikan jadwal perjalanan dan status operasional penginapan sudah terkonfirmasi.
- Gunakan jalur transportasi utama yang telah dipulihkan dan aman dilalui.
- Ikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang dan pelaku pariwisata setempat.
- Berpartisipasilah dalam program donasi atau bantuan bagi wilayah terdampak.
- Tetap waspada dan cek kondisi cuaca atau informasi terbaru selama berwisata.
Penegasan ASPPI ini penting untuk menjaga reputasi Aceh sebagai destinasi wisata yang ramah dan aman. Dengan pemulihan yang terus berjalan, Banda Aceh dan Sabang siap menyambut wisatawan kembali tanpa rasa khawatir.
Turisme yang berkelanjutan dan dukungan masyarakat diharapkan menjadi kunci agar sektor pariwisata di Aceh tidak hanya pulih seketika, tapi juga makin berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat setempat.





