Tips Merintis Usaha dari Nol ala Pengusaha UMKM Bantul: Berawal dari Passion Agar Bisnis Bertahan

Memulai usaha dari nol bukan perkara mudah. Diperlukan ketekunan dan strategi yang tepat agar bisnis dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Rifqi Rozanah, pengusaha UMKM asal Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, membuktikan hal tersebut. Ia mengelola empat produk sekaligus dalam satu payung perusahaan, PT Surya Rizano Group, yang ia rintis sejak tahun 2010.

Belajar Wirausaha Sejak Kecil

Rifqi sudah mulai menanamkan jiwa wirausaha sejak usia muda. Saat masih sekolah, ia mengikuti ibunya berjualan di sekolah sambil menempuh pendidikan sebagai guru. Ia juga memanfaatkan peluang yang ada di lingkungan pondok pesantren, seperti berjualan baterai Walkman yang tengah populer di kalangan santri.

“Waktu SMP dan SMA saya jualan baterai Walkman. Itu salah satu cara saya belajar berbisnis, melihat peluang dari kebiasaan sehari-hari teman-teman saya,” ungkap Rifqi.

Memulai Usaha dengan Modal Terbatas

Modal awal Rifqi merintis usaha berasal dari beasiswa kuliah sebesar Rp500 ribu, bukan dari warisan keluarga. Ia mulai membuka orderan konveksi bersama suaminya dengan fokus produksi seragam sekolah hingga seragam kantor. Keuntungan dari usaha konveksi ini kemudian disisihkan untuk membuka usaha di bidang kuliner.

Pada tahun 2020, Rifqi memperluas usahanya ke sektor kopi yang sedang naik daun. Melihat pertumbuhan kedai kopi di Yogyakarta, Rifqi menyediakan biji kopi dan produk olahannya. Selanjutnya, pada 2021, Rifqi meluncurkan produk keripik ikan dan dua tahun setelahnya mengembangkan keripik keju mozzarella.

Strategi diversifikasi produk ini membantu menjangkau beberapa segmen pasar. Keripik ikan banyak diminati oleh konsumen usia lanjut, sementara keripik keju lebih diminati oleh kalangan usia 25–35 tahun. Kopi menargetkan konsumen pria. Dengan membawa beberapa produk unggulan sekaligus, Rifqi mampu meningkatkan daya tarik usaha saat mengikuti pameran kuliner.

Pentingnya Bergabung dengan Komunitas

Rifqi menekankan peran komunitas dalam membantu perkembangan bisnisnya. Melalui komunitas, ia memperluas jaringan relasi tidak hanya dengan sesama pelaku usaha, tapi juga dengan pihak perbankan, pemerintah, dan perusahaan teknologi.

Menurut Rifqi, berbagai instansi tersebut sering memberikan pelatihan bisnis sekaligus bantuan modal berupa barang atau uang. “Relasi yang luas membantu bisnis saya berkembang. Dari yang semula kemasan hanya plastik transparan, kini sudah berubah jadi kemasan profesional,” ujarnya.

Rifqi juga menganggap komunitas sebagai wadah membangun semangat dan dukungan positif antar pelaku usaha sehingga mereka tidak mudah menyerah.

Tips Memulai Usaha dari Nol

Berikut ini adalah beberapa tips merintis usaha ala Rifqi Rozanah yang dapat dijadikan panduan:

  1. Kenali Passion
    Usaha akan lebih bertahan lama jika berawal dari minat dan kebiasaan sehari-hari. Passion membantu menjaga konsistensi dan memberikan kenyamanan dalam menjalankan bisnis.

  2. Mulai dari Modal Kecil
    Tidak perlu modal besar di awal. Mulailah dari skala kecil dengan produk sederhana. Kembangkan usaha secara bertahap dari keuntungan yang diperoleh.

  3. Fokus pada Satu Produk untuk Awal
    Banyak pebisnis sukses memulai dari satu produk utama. Penambahan produk sebaiknya dilakukan ketika bisnis sudah stabil dan punya sumber daya yang cukup.

  4. Manfaatkan Komunitas
    Gabung dengan banyak komunitas bisnis untuk memperluas jaringan, mendapatkan pelatihan, dan akses permodalan.

  5. Pantang Menyerah dan Konsisten
    Tantangan akan selalu ada, tapi passion dan dukungan komunitas membantu pelaku usaha tetap semangat.

  6. Pahami Pasar dan Segmentasi
    Ketahui siapa target pasar Anda dan sesuaikan produk agar lebih mudah diterima konsumen.

Menemukan Passion sebagai Modal Utama

Untuk menemukan passion, lihatlah aktivitas yang biasa Anda lakukan dan nikmati dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, jika hobi bercocok tanam, pertimbangkan untuk membuka usaha jualan tanaman. Jika suka memasak, bisnis kuliner bisa menjadi pilihan.

Rifqi mengatakan bahwa dengan menjalankan usaha yang berlandaskan passion, pelaku bisnis akan lebih bertahan dan tidak mudah putus asa saat menghadapi kegagalan.

FAQ Seputar Memulai Usaha dari Nol

  1. Bagaimana memulai usaha tanpa modal besar?
    Mulailah dari penghasilan pribadi atau modal kecil, fokus pada produk tertentu, dan kembangkan secara bertahap dari keuntungan.

  2. Mengapa passion penting dalam bisnis?
    Passion membantu pelaku usaha bertahan menghadapi tantangan karena usaha yang dijalankan sesuai minat terasa lebih menyenangkan.

  3. Apakah bisnis harus langsung punya banyak produk?
    Tidak harus. Memulai dengan satu produk dan menambah produk saat usaha stabil lebih baik untuk pengelolaan.

  4. Apa keuntungan bergabung komunitas?
    Komunitas memperluas relasi, memfasilitasi pelatihan, akses modal, dan dukungan antar sesama pelaku usaha.

  5. Bagaimana cara menemukan passion untuk usaha?
    mulai dari hobi atau aktivitas sehari-hari yang disukai, lalu kembangkan menjadi produk atau layanan.

Kisah Rifqi Rozanah menunjukkan bahwa keberhasilan usaha dimulai dari modal kecil, passion, serta jaringan yang kuat melalui komunitas. Pendekatan ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin memulai usaha dari nol agar tetap bertahan dan berkembang.

Berita Terkait

Back to top button