8 Jenis Rumput Favorit Kambing yang Mudah Tumbuh di Pekarangan, Rahasia Pakan Berkualitas dan Produktivitas Maksimal!

Memilih jenis rumput yang tepat untuk kambing menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternak. Selain kandungan nutrisi yang tinggi, rumput yang baik juga harus mudah ditanam dan dirawat di pekarangan rumah. Hal ini penting agar peternak rumahan dapat menyediakan pakan hijauan berkualitas tanpa harus bergantung pada pakan beli.

Berikut ini 8 jenis rumput yang paling disukai kambing dan mudah ditanam di pekarangan. Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri, di antaranya dari segi kandungan protein, tekstur daun, sampai kemudahan perbanyakan.

1. Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)
Rumput Odot adalah varietas unggulan dari rumput gajah kerdil yang dikenal sebagai primadona peternak modern. Teksturnya lunak dan batangnya tidak keras serta tidak berbulu halus sehingga kambing bisa mengonsumsinya sampai pangkal rumput. Rumput ini mengandung protein kasar sekitar 12-18% dan mudah diperbanyak dengan stek batang yang ditanam langsung ke tanah.

2. Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)
Rumput Gajah merupakan rumput pakan ternak yang sangat umum di Indonesia. Karena produktivitasnya tinggi dan daya adaptasi luas, rumput ini mampu tumbuh hingga 2-7 meter dalam berbagai kondisi lingkungan. Kandungan nutrisi cukup baik, terutama protein dan serat, sehingga mengenyangkan kambing saat dikonsumsi.

3. Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum x Pennisetum glaucum)
Varietas hibrida hasil persilangan rumput gajah dan pearl millet ini memiliki keunggulan kandungan protein kasar yang lebih tinggi, yaitu 16-18%. Batangnya empuk dan palatabel, membuat kambing menyukai pakan ini. Waktu panen pertama relatif singkat, yaitu sekitar 45-60 hari setelah penanaman, sehingga cocok untuk pasokan pakan cepat dan berkelanjutan.

4. Rumput Lapangan atau Rumput Teki (Cyperus rotundus)
Meski sering dianggap gulma, rumput teki sangat disukai kambing, terutama bagian pucuknya yang renyah. Rumput ini tumbuh liar dan tahan di lahan yang kurang subur serta kondisi kering. Hal ini membuatnya mudah diperoleh dan dimanfaatkan sebagai pakan segar tanpa perlu banyak perawatan.

5. Rumput Setaria (Setaria sphacelata)
Rumput asal Afrika tropika ini memiliki daun yang lebar, lunak, dan halus sehingga nyaman dimakan kambing. Setaria bisa dipanen segar atau diawetkan menjadi silase, pilihan tepat sebagai cadangan pakan saat musim kemarau. Ia tumbuh optimal pada tanah lembap dan subur serta tahan terhadap genangan air dalam jangka pendek.

6. Rumput Zanzibar (Pennisetum purpureum zanzibar)
Masih satu keluarga dengan rumput Pakchong, rumput Zanzibar memiliki daun lebar dan halus dengan kandungan protein tinggi antara 15-20%. Rumput ini memiliki akar yang kuat sehingga tahan kekeringan. Kualitas pakan yang tinggi cocok untuk meningkatkan performa kambing.

7. Rumput Kolonjono (Brachiaria mutica)
Dikenal juga sebagai para grass atau buffalo grass, rumput Kolonjono populer di pedesaan sebagai pakan harian kambing. Batangnya berair dan merambat, memberikan kesegaran saat musim kemarau. Penanamannya mudah, cukup dengan menyebar potongan batang di tanah yang agak becek atau dekat saluran air.

8. Indigofera (Leguminosa)
Secara teknis, Indigofera adalah tanaman legum yang kaya protein hingga 24-26%, sangat tinggi dibandingkan rumput biasa. Peternak menyebutnya ‘konsentrat hijau’ karena kandungan nutrisinya yang membantu meningkatkan pertumbuhan kambing. Tanaman ini berbentuk perdu kecil, mampu dipangkas rutin untuk pengambilan daunnya dan tahan kekeringan.


Tips Menanam Rumput di Pekarangan
Agar pakan hijauan tetap terjaga kualitas dan ketersediaannya, peternak bisa menerapkan sistem rotasi penggembalaan dalam pekarangan. Pecah lahan menjadi beberapa petak, sehingga saat satu petak dipanen, petak lainnya sedang tumbuh. Penggunaan pupuk organik, seperti kotoran kambing fermentasi, dianjurkan untuk memperbaiki kesuburan tanah dan memperkuat akar rumput, sehingga hasil panen lebih maksimal.


Pertanyaan Umum Seputar Rumput Pakan Kambing

1. Rumput apa yang paling cepat membuat kambing gemuk?
Rumput dengan protein tinggi seperti Pakchong dan Indigofera efektif mempercepat penambahan berat badan kambing. Pakchong mengandung protein sekitar 16-18%, sedangkan Indigofera bisa mencapai 25-30%.

2. Berapa kali rumput bisa dipanen dalam setahun?
Umumnya rumput seperti Odot dan Pakchong panen pertama bisa dilakukan usia 50-60 hari, setelah itu dipanen ulang setiap 30-45 hari. Dengan perawatan dan pemupukan yang baik, panen bisa berlangsung berkali-kali sepanjang tahun.

3. Apakah cukup hanya memberi satu jenis rumput saja?
Tidak disarankan hanya memberikan satu jenis rumput. Kombinasi rumput berprotein sedang seperti rumput gajah dan legum seperti Indigofera memberikan nutrisi seimbang yang mendukung pertumbuhan kambing secara optimal.

Memanfaatkan pekarangan sebagai lahan tanam rumput berkualitas menyediakan solusi berkelanjutan bagi kebutuhan pakan kambing. Pilih rumput yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan nutrisi ternak dan aplikasikan teknik budidaya yang tepat untuk hasil maksimal.

Berita Terkait

Back to top button