
Pengumuman akhir SM UNNES Prestasi 2026 dijadwalkan pada 8 Juni 2026. Tanggal ini menjadi penentu bagi peserta yang sudah melewati verifikasi prestasi, UTBK, dan wawancara atau unjuk bakat dalam jalur mandiri Universitas Negeri Semarang.
Bagi calon mahasiswa, fase setelah pengumuman sama pentingnya dengan proses seleksi itu sendiri. Peserta yang dinyatakan lolos perlu segera mencermati registrasi administratif yang berlangsung 9–16 Juni 2026 agar tidak kehilangan kesempatan melanjutkan ke tahap daftar ulang.
UNNES membuka empat jalur utama Seleksi Mandiri pada 2026, yaitu SM Prestasi, SM Tulis, SM Skor UTBK-SNBT, dan SM International Undergraduate Program (IUP). Di antara jalur tersebut, SM Prestasi menjadi salah satu yang paling diminati karena memberi ruang bagi siswa berprestasi akademik maupun nonakademik.
Seleksi tahap 1 SM Prestasi sendiri telah diumumkan pada 2 Juni 2026 pukul 15.00 WIB. Setelah itu, peserta masuk ke rangkaian lanjutan yang bergerak cepat hingga pengumuman hasil akhir pada 8 Juni 2026.
Jadwal yang perlu dicatat
Rangkaian SM UNNES Prestasi 2026 dimulai dari pendaftaran online pada 4–29 Mei 2026. Pembayaran pendaftaran dibuka 4–30 Mei 2026, sedangkan pencetakan kartu peserta berlangsung 5–31 Mei 2026.
Seleksi tahap I berupa verifikasi dokumen prestasi digelar 25 Mei–2 Juni 2026. Usai pengumuman tahap I pada 2 Juni 2026, peserta yang lolos dapat mencetak kartu ujian pada 2–5 Juni 2026.
Tahap berikutnya adalah Seleksi Tahap II yang meliputi UTBK dan wawancara atau unjuk bakat pada 5–6 Juni 2026. Hasil akhir diumumkan pada 8 Juni 2026, lalu registrasi administratif berlangsung 9–16 Juni 2026.
Bagi peserta yang resmi diterima, kuliah perdana dijadwalkan mulai 18 Agustus 2026. Karena jarak antartahap cukup singkat, keterlambatan memantau pengumuman berisiko membuat peserta tertinggal pada proses berikutnya.
Alasan jalur ini banyak diminati
SM Prestasi menarik perhatian karena menawarkan keringanan biaya pendidikan yang signifikan. Berdasarkan laman resmi unnes.ac.id, peserta yang lolos melalui jalur ini dikenakan UKT Golongan I atau II dengan besaran Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 per semester.
Mahasiswa yang diterima lewat jalur ini juga tidak dikenakan Iuran Pengembangan Institusi atau IPI. Skema ini membuat jalur prestasi menjadi pilihan yang kompetitif bagi siswa dan keluarga yang mencari akses pendidikan tinggi dengan beban biaya yang lebih ringan.
UNNES menegaskan bahwa jalur ini tidak hanya menilai capaian akademik. Prestasi nonakademik juga diakomodasi, mulai dari olahraga, seni dan budaya, sains dan riset, keagamaan seperti hafidz Qur’an, hingga inovasi teknologi.
Prestasi yang diakui dalam seleksi
Penilaian SM Prestasi 2026 mencakup peraih juara I, II, atau III tingkat nasional dan juara I tingkat provinsi. Capaian itu dapat berasal dari kompetisi olahraga, seni, teknologi, lomba mata pelajaran, maupun bidang keagamaan selama masa SMA, MA, SMK, atau MAK.
UNNES juga mengakui hafalan Al-Qur’an minimal 20 juz bagi peserta beragama Islam. Untuk peserta nonmuslim, bentuk prestasi keagamaan lain juga diperhitungkan, termasuk inovasi berupa teknologi tepat guna, paten, dan Hak Kekayaan Intelektual.
Pengalaman kepemimpinan di sekolah turut menjadi nilai tambah. Jabatan seperti ketua OSIS, wakil ketua OSIS, dan sekretaris OSIS masuk dalam unsur yang dapat memperkuat penilaian.
Prestasi kejuaraan lain yang terdaftar di laman Pusat Prestasi Nasional Kemdikbud juga dapat digunakan. Namun, sertifikat yang diunggah harus berupa piagam kejuaraan resmi, bukan sertifikat keikutsertaan atau kepanitiaan.
UNNES menyebut verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan keaslian dan relevansi prestasi. Karena itu, kelengkapan dokumen menjadi faktor penting dalam tahap awal seleksi.
Syarat peserta yang perlu diperhatikan
Peserta jalur ini adalah siswa kelas akhir SMA, SMK, atau MA tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul dan diakui. Untuk lulusan sekolah luar negeri, peserta wajib melampirkan surat penyetaraan ijazah resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Calon mahasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang memadai untuk mengikuti pembelajaran di program studi yang dipilih. Selain itu, peserta wajib menyatakan kesanggupan mematuhi etika, aturan, dan tata tertib akademik di lingkungan UNNES.
Ada pula ketentuan khusus lain yang harus dipenuhi peserta. Di antaranya mengikuti seleksi sesuai jadwal, bebas narkoba, tidak mengalami gangguan jiwa, serta belum diterima di UNNES melalui jalur seleksi sebelumnya.
Peserta juga wajib menandatangani surat kesanggupan untuk terus berprestasi selama masa studi. Surat tersebut harus dibubuhi materai atau e-materai Rp 10.000 dan akan dievaluasi secara berkala oleh tim evaluator.
Jika selama studi mahasiswa tidak menyumbangkan prestasi, UNNES menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap besaran UKT yang dikenakan. Ketentuan ini menunjukkan bahwa jalur prestasi tidak hanya menilai capaian saat masuk, tetapi juga komitmen setelah menjadi mahasiswa.
Untuk pilihan program studi, ada perbedaan penekanan dalam penilaian. Peserta yang memilih Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dapat berasal dari prestasi bidang apa pun.
Sementara itu, peserta yang memilih Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Keolahragaan, dan Fakultas Kedokteran diutamakan memiliki prestasi yang sesuai dengan program studi pilihan. Peserta SM UNNES Prestasi juga tidak perlu mengikuti uji keterampilan, termasuk untuk program studi seni maupun olahraga.









