
Cinta segitiga masih menjadi tema yang banyak diminati dalam dunia perfilman. Beberapa film lawas yang kini berstatus cult classic menampilkan cerita cinta segitiga dengan pendekatan berbeda dan kuat secara emosional.
Berikut ini ada enam rekomendasi film cinta segitiga yang mendapat label cult classic dan patut ditonton. Film-film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyuguhkan berbagai konflik sosial dan psikologis yang menarik untuk dikaji.
1. Reality Bites (1994)
Film ini berkisah tentang lima anak muda yang baru lulus kuliah di tengah resesi ekonomi. Tiga dari mereka terlibat dalam cinta segitiga yang rumit, di mana Lelaina (Winona Ryder) bingung memutuskan antara Michael (Ben Stiller) yang stabil dan Troy (Ethan Hawke) yang memilih hidup sebagai seniman miskin.
Helen Childress, penulis naskah, mengangkat pengalaman Gen X di Amerika dalam skenario ini. Ben Stiller sebagai sutradara menambahkan bumbu romansa sehingga cerita terasa hidup dan relevan dengan situasi ekonomi serta realitas generasi muda.
2. The Man in the Moon (1991)
Film ini menggambarkan cinta segitiga yang unik karena melibatkan dua saudara perempuan, Dani (Reese Witherspoon) dan kakaknya Maureen (Emily Warfield). Keduanya menyukai tetangga mereka, Court (Jason London), yang lebih dekat usia dengan Maureen. Konflik cinta segitiga ini memengaruhi hubungan kakak-adik secara mendalam.
Tema hubungan keluarga dan dinamika cinta yang rumit menjadi daya tarik utama film ini. Kisahnya mengingatkan bahwa cinta bisa memicu ketegangan sekaligus kuatnya ikatan darah antara saudara.
3. Pretty in Pink (1986)
John Hughes menyajikan kisah cinta segitiga antara Andie (Molly Ringwald), remaja kelas pekerja, Duckie (Jon Cryer) yang naksir Andie, dan Jack (Harry Dean Stanton), teman populer dan kaya di sekolah. Film menggambarkan perjuangan sosial dan perasaan cinta yang rumit antara kelas sosial berbeda.
Andie berusaha menjalin hubungan dengan Jack dengan bantuan Duckie, tanpa menyadari perasaan temannya. Konflik ini membuka isu bullying, kelas sosial, dan kesetiaan dalam persahabatan.
4. Some Kind of Wonderful (1987)
Film lain karya John Hughes yang mengusung tema cinta segitiga remaja. Watts (Mary Stuart Masterson) menyadari bahwa sahabatnya, Keith (Eric Stoltz), berpacaran dengan perempuan yang disukainya. Situasi ini menimbulkan konflik batin dan kompleksitas hubungan persahabatan.
Tema kelas sosial masih diangkat di sini, ditambah dengan ketegangan emosional yang kuat antara tiga tokoh utama. Film ini berhasil menyampaikan dilema cinta tanpa membebani penonton dengan alur yang rumit.
5. Love & Basketball (2000)
Ceritanya berputar pada dua atlet basket, Quincy (Omar Epps) dan Monica (Sanaa Lathan), yang sejak kecil sudah cukup dekat. Namun, saat remaja, hubungan mereka tegang karena Quincy memiliki pacar baru. Monica berjuang dengan perasaannya yang campur aduk terhadap Quincy dan rivalitas di lapangan.
Film ini unik sekaligus menyentuh karena menggabungkan tema olahraga dengan romansa dan pertumbuhan pribadi. Konflik cinta segitiga menambah ketegangan yang menggugah emosi penonton.
6. The Rules of Attraction (2002)
Berlatar di sebuah kampus fiktif, film ini mengisahkan tiga mahasiswa dengan sisi gelap masing-masing. Sean (James Van Der Beek) adalah pengedar narkoba yang naksir Lauren (Shannyn Sossamon). Paul (Ian Somerhalder), yang baru menyadari dirinya biseksual, menjadi bagian lain dari cinta segitiga itu.
Naskah film ini ditulis oleh Roger Avary, yang juga mengerjakan skenario Pulp Fiction. The Rules of Attraction menyajikan plot yang gelap dan kompleks, menampilkan realitas sulit kehidupan kampus dan cinta yang penuh rahasia.
Cinta segitiga sebagai tema film jelas masih relevan, apalagi jika dikemas dengan isu sosial seperti kelas, gender, dan rivalitas keluarga. Keenam film cult classic ini memberi gambaran beragam tentang dinamika cinta dan konflik batin yang bisa menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan. Kamu bisa memilih salah satu film di atas untuk menonton dan menyelami cerita cinta segitiga yang berbeda dari biasanya.
Baca selengkapnya di: www.idntimes.com




