7 Rekomendasi Obat Pelancar BAB yang Ampuh dan Aman untuk Atasi Sembelit

BAB tidak lancar sering kali dipicu oleh kekurangan cairan dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Selain dehidrasi, pola hidup kurang aktif juga berkontribusi pada terjadinya sembelit. Aktivitas fisik membantu merangsang pergerakan usus sehingga BAB bisa menjadi lebih lancar.

Untuk mengatasi BAB yang tersumbat, terkadang diperlukan bantuan obat pelancar. Berikut rekomendasi obat pelancar BAB yang efektif dan banyak digunakan di Indonesia.

1. Lactulax Sirup 60 ml
Mengandung zat aktif lactulose, Lactulax sirup cocok untuk mengatasi konstipasi kronis. Obat ini bekerja dengan meningkatkan kadar air dalam usus sehingga feses menjadi lunak dan mudah dikeluarkan. Dosisnya berbeda tergantung usia, misalnya untuk dewasa dosis ringan adalah 15 ml per hari, bisa dinaikkan sesuai tingkat keparahan. Penggunaan tidak disarankan lebih dari satu minggu.

2. Microlax Gel 5 ml
Microlax berbentuk gel ringan dan bekerja dengan cara melembutkan feses secara langsung melalui aplikasi rektal. Gel ini menurunkan tekanan pada permukaan feses dan meningkatkan penyerapan air di usus besar. Pemakaiannya mudah, dengan memasukkan gel ke anus untuk hasil efektif dalam waktu singkat.

3. Dulcolax 5 mg 10 Tablet
Tablet Dulcolax mengandung bisacodyl yang bekerja dengan merangsang gerakan usus besar. Efek pencahar biasanya muncul dalam 6-12 jam setelah minum. Dosis untuk dewasa adalah 2-3 tablet per hari, sementara anak usia 6-12 tahun cukup 1 tablet. Obat ini tidak dianjurkan untuk anak di bawah 4 tahun. Efek samping yang mungkin muncul antara lain kram perut dan diare.

4. Laxadine Emulsi 60 ml
Laxadine mengandung phenolphthalein, liquid paraffin, dan gliserin yang membantu melicinkan feses dan menstimulasi gerakan usus besar. Emulsi ini efektif untuk meredakan sembelit dengan dosis untuk dewasa 1-2 sendok makan per hari. Obat ini bisa menimbulkan efek samping jika digunakan berlebihan, sehingga harus sesuai dosis.

5. Dulcolactol Sirup 60 ml
Serupa dengan Lactulax, Dulcolactol juga berfungsi melunakkan feses dengan kandungan lactulose. Obat ini dapat dicampur dengan minuman seperti susu atau sari buah. Dosis umum untuk dewasa adalah 15-30 ml per hari, sementara anak-anak disesuaikan umur. Obat ini aman digunakan untuk mengatasi sembelit pada berbagai usia.

6. Laxadine Sirup 30 ml
Sama seperti versi emulsi, Laxadine sirup mengandung liquid paraffin dan phenolphthalein yang membantu menjaga kelembapan feses. Dosis untuk dewasa 15-30 ml sehari, bisa diminum sebelum tidur untuk hasil optimal. Pemakaian jangka panjang tidak dianjurkan karena berisiko menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit.

7. Custodiol 5 mg 10 Tablet
Custodiol juga mengandung bisacodyl dengan dosis 1 tablet 2-3 kali sehari untuk dewasa dan anak di atas 12 tahun. Obat ini efektif untuk mengatasi sembelit yang berlangsung lama. Dianjurkan diminum malam hari dengan air dan tidak disarankan bersamaan dengan susu atau antasida.

Obat Pelancar BAB Alami
Selain obat-obatan di apotek, mengonsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran hijau, buah-buahan seperti apel dan kiwi, serta kacang-kacangan sangat membantu melancarkan BAB. Minum air yang cukup dan olahraga rutin juga penting untuk mencegah sembelit. Probiotik dan jus prune bisa menjadi pilihan tambahan untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Kapan Harus ke Dokter?
Sembelit yang berlangsung lebih dari tiga minggu membutuhkan perhatian medis. Segera periksakan ke dokter jika ada nyeri perut hebat, tinja berdarah, penurunan berat badan yang tidak jelas, atau kelelahan ekstrem. Konsultasi dokter bisa memastikan diagnosis dan jenis obat yang tepat untuk kondisi individu.

Dapatkan obat pelancar BAB yang dibutuhkan dengan kemudahan melalui apotek online tepercaya seperti Halodoc. Produk asli dan pengantaran cepat dapat membantu memenuhi kebutuhan tanpa perlu antre di apotek. Selain itu, perubahan gaya hidup dan pemilihan obat yang tepat akan membantu mengatasi masalah BAB tersumbat secara efektif.

Baca selengkapnya di: www.halodoc.com

Berita Terkait

Back to top button