
Banyak mahasiswa maupun pengunjung yang mencari tempat makan enak di sekitar Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menawarkan cita rasa lokal dengan harga terjangkau. Di area sekitar kampus UGM, tersedia beberapa warung makan yang kurang dikenal oleh turis namun sangat populer di kalangan mahasiswa. Tempat-tempat ini menawarkan suasana nyaman dengan menu yang kaya rasa dan cocok untuk berbagai selera.
Berikut rekomendasi tujuh tempat makan enak di sekitar kampus UGM yang jarang diketahui turis, namun layak dikunjungi untuk pengalaman kuliner otentik dan hemat.
1. Warung Biru di Sendowo
Warung Biru berada di dalam gang kawasan Sendowo, dengan bangunan berwarna biru mencolok yang mudah dikenali. Tempat ini menawarkan suasana yang homey dan teduh, membuatnya cocok untuk makan bersama teman kos atau sekadar melepas penat.
Menu yang tersedia sangat beragam, mulai dari nasi rames, sop, soto, mi goreng, capcay, hingga tongseng ayam. Harga makanan berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000, sangat ramah di kantong mahasiswa. Soto ayam dan tongseng ayam menjadi menu favorit berkat rasa rempah yang kuat dan autentik. Meskipun lokasinya agak tersembunyi, tempat ini banyak diminati karena kualitas rasa dan suasananya yang nyaman.
2. Warung Chelsea di Pogung Kidul
Warung Chelsea terletak di Pogung Kidul, merupakan warung kecil yang menyajikan menu prasmanan dengan berbagai pilihan lauk. Tempat ini cukup tersembunyi, namun menyimpan cita rasa yang juara dan tentu saja harga bersahabat.
Menu andalan adalah lauk-lauk dengan bumbu merah yang kaya rasa. Tempe goreng tepung, sate ayam bumbu kuning, dan lumpia isi kentang wortel menjadi favorit pelanggan. Harga di warung ini mulai dari Rp12.000-an, ideal untuk kalangan mahasiswa. Disarankan datang pagi sebelum pukul 9 agar tidak kehabisan menu favorit yang cepat ludes.
3. Warung Mbok Semi di Jalan Tehnika Utara
Bagi yang rindu masakan khas Jawa Timur, Warung Mbok Semi wajib dicoba. Pemiliknya berasal dari Blitar sehingga menghadirkan rasa autentik Jawa Timur yang otentik di Jogja.
Menu andalannya adalah soto Jatim, rawon, pecel, dan nasi rames. Soto disajikan lengkap dengan keripik kentang dan suwiran ayam, sedangkan rawonnya memakai tauge pendek khas kampung halaman. Harga menu sedikit lebih tinggi dibanding warung mahasiswa biasa, namun sudah sebanding dengan kualitas rasa dan keaslian resep. Tempat ini cocok bagi mahasiswa perantau yang ingin mengobati rindu masakan kampung halaman.
4. Warung Omah Dhuwur di Jalan Kaliurang
Warung Omah Dhuwur menawarkan atmosfer rumah Jawa yang kental dengan daftar menu khas tradisional. Tempat ini cocok untuk mereka yang ingin makan dengan porsi besar dan rasa autentik.
Menu andalan adalah ayam goreng kremes, nasi liwet, dan sambal terasi yang pedas menggigit. Harga makanan sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000, masih terjangkau oleh mahasiswa. Suasananya tenang dan cocok dijadikan tempat berkumpul setelah kuliah.
5. Kopi Ireng di Jalan Urip Sumoharjo
Kopi Ireng bukan hanya menawarkan kopi enak, tapi juga aneka camilan tradisional yang nikmat. Tempat ini sering dijadikan spot nongkrong mahasiswa sambil menikmati suasana yang santai.
Menu kopi tersedia mulai dari kopi tubruk hingga kopi susu yang creamy. Camilan seperti tempe mendoan dan pisang goreng menjadi favorit pelengkap. Harga menu berkisar antara Rp8.000 sampai Rp20.000, sangat pas untuk mahasiswa yang ingin merasakan kopi khas Jogja tanpa menguras kantong.
6. Warung Bu Ageng di Jalan Affandi
Warung Bu Ageng dikenal dengan menu menu makanan rumahan khas Jogja yang sederhana tetapi lezat. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau dari kampus UGM.
Menu favorit adalah gudeg, sambal goreng krecek, dan ayam opor yang dimasak dengan bumbu tradisional. Harga makanan mulai dari Rp12.000 sampai Rp18.000. Warung ini menjadi alternatif ideal bagi mahasiswa yang ingin merasakan kelezatan masakan Jogja dengan harga bersahabat.
7. Bakmi Jawa Pak Manto di Jalan Kaliurang
Bakmi Jawa Pak Manto menawarkan bakmi dengan cita rasa tradisional yang khas dan telah lama dikenal di kalangan mahasiswa. Tempat ini menjadi favorit untuk sarapan maupun makan malam.
Bakminya disajikan dengan kuah kaldu ayam yang gurih dan taburan daging ayam suwir yang melimpah. Harga per porsi berkisar Rp15.000 sampai Rp22.000, cukup ekonomis untuk menu lezat dan bergizi. Tempat makan ini tidak terlalu ramai sehingga terasa nyaman dan cocok untuk istirahat sejenak setelah aktivitas kuliah.
Ketujuh tempat makan tersebut menawarkan pengalaman kuliner yang otentik dan terjangkau di sekitar kampus UGM. Meski tidak selalu mudah dijangkau dan jarang dikenali oleh wisatawan, mereka tetap menjadi pilihan favorit mahasiswa karena kualitas rasa dan harga ramah kantong. Mencicipi kuliner di tempat-tempat ini dapat memberikan perspektif baru tentang kekayaan cita rasa lokal Jogja di luar lokasi wisata pada umumnya.
Bagi yang mengunjungi UGM atau tinggal di sekitar Sleman, jangan ragu untuk mencoba lokasi-lokasi makan ini. Selain mengisi perut, Anda juga dapat merasakan suasana khas Jogja yang tenang dan menghangatkan, jauh dari keramaian turis. Tempat makan yang “tersembunyi” tersebut sering kali menyimpan kelezatan dan kenangan tersendiri bagi mereka yang sudah pernah mencicipinya.
Baca selengkapnya di: www.liputan6.com




