
Musim gugur di Pulau Jeju menawarkan pengalaman wisata yang tidak biasa dengan udara sejuk dan panorama yang menakjubkan. Banyak pelancong mencari cara terbaik untuk menikmati Jeju saat musim gugur tiba, terlebih dengan keindahan matahari terbenam keemasan yang mengubah panorama pesisir menjadi dramatis. Rekomendasi dari Organisasi Pariwisata Jeju menghadirkan tujuh cara unik menikmati pulau ini, mulai dari eksplorasi budaya hingga petualangan aktif, yang dirancang agar sesuai dengan berbagai gaya dan preferensi wisatawan.
Setiap perjalanan ke Jeju pada musim gugur menawarkan peluang berbeda untuk menciptakan kenangan berharga. Dengan konsep “Jeju’s Autumn Enjoyed in My Own Way,” setiap sudut pulau bisa dieksplorasi sesuai kecepatan dan minat pribadi. Rekomendasi berikut disusun berdasarkan temuan faktual dan kutipan lembaga resmi pariwisata Jeju serta artikel dari media Korea dan sumber terpercaya.
1. Jejak Budaya Lewat Tur Jalan Kaki dan Festival Tradisional
Jeju dikenal sebagai rumah bagi sekitar delapan belas ribu dewa dengan kekayaan budaya yang hidup dalam cerita rakyat dan festival. Selama musim gugur, pelancong budaya dapat mengikuti tur jalan kaki menelusuri mitos pulau, menghadiri ritual tradisional seperti gut, dan menjalin interaksi dengan komunitas lokal. Festival besar yang jadi agenda yakni Festival Batdam Jeju dan Olle Walking Festival. Acara ini menghadirkan suasana unik, di mana adat dan kekinian bertemu dalam rangkaian pertunjukan, pameran, dan kuliner khas setempat.
2. Wisata Penyembuhan Bersama Hewan Peliharaan
Pariwisata Jeju kini semakin ramah hewan peliharaan. Banyak pelancong memilih menikmati hutan, perbukitan, dan pantai Jeju bersama sahabat berbulu mereka. Pantai Hamdeok di pulau ini menjadi pionir sebagai pantai yang secara khusus didesain ramah bagi anjing. Selain itu, ada beberapa pilihan lain seperti Oedolgae, Sanyang Keuneongot, dan Pantai Hamdog yang memiliki fasilitas lengkap untuk pengunjung yang membawa hewan peliharaan. Sejumlah penginapan juga menyediakan taman luas agar aktivitas bersama binatang peliharaan tetap nyaman dan menyenangkan.
3. Trekking di Oreum Musim Gugur, Pemandangan Alam Khas Jeju
Bagi pencinta alam, mendaki oreum atau kerucut gunung berapi kecil menjadi aktivitas favorit di Jeju. Selama musim gugur, rumput perak yang melambai diterpa angin menciptakan lanskap yang sangat fotogenik di bawah langit cerah. Oreum Ttarabi, Saebyeol, dan Darangshi adalah beberapa destinasi paling populer di kalangan wisatawan domestik maupun asing. Dari puncak oreum, pengunjung disuguhi pemandangan indah berupa ladang, laut, hingga kota kecil di kejauhan yang diselimuti kabut lembut.
4. Berburu Produk Unik di Toko Pop-up Bertema Jeju
Tren toko pop-up di Jeju menawarkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang gemar berbelanja. Pengelola setempat memadukan identitas lokal Jeju dengan branding karakter global populer. Ada toko bertema Crayon Shin-chan, Pokémon, hingga karakter lokal yang dikemas dalam suvenir eksklusif hanya bisa ditemukan di Jeju. Salah satu lokasi yang paling banyak dikunjungi adalah Kebun Raya Yeomiji, di mana deretan toko pop-up menghadirkan produk edisi terbatas yang menggabungkan kreativitas lokal dan global.
5. Menikmati Hidangan Penutup Khas Musim Gugur
Kuliner Jeju bukan hanya terkenal lewat seafood, namun juga sajian penutup khas musim gugur. Pencinta makanan dapat mencoba dessert berbahan dasar jeruk keprok lokal, patung batu ikonik Jeju yang diubah menjadi bentuk kue, maupun omegitteok—kue beras tradisional pulau tersebut. Wisata kuliner di Jeju sering kali dikemas dalam tur tematik kuliner, menawarkan pengalaman mencicipi langsung dari produsen setempat sekaligus menikmati suasana kedai kecil yang menyatu dengan kehidupan warga lokal.
6. Rute Lari dengan Pemandangan Pantai dan Matahari Terbenam
Para pencinta aktivitas fisik dapat mencoba rute lari yang disediakan sepanjang pesisir Jeju. Jalur Iho Tewoo ke Dodubong membentang hingga lima kilometer dan menawarkan pemandangan laut lepas, sementara jalur Pantai Gwakji ke Handam dan jalur Yongduam ke Dodubong menjadi favorit saat senja. Seluruh rute ini mudah diakses dari pusat kota maupun bandara, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin merasakan semilir angin musim gugur sembari menikmati panorama matahari terbenam.
7. Surga Fotografi Alam di Setiap Sudut Jeju
Pulau Jeju merupakan destinasi ideal bagi pecinta fotografi. Setiap musim gugur, padang rumput, jalur pesisir, dan kawasan bunga bermekaran menjadi latar foto kehidupan maupun album pernikahan romantis. Saat hujan gerimis turun, kabut serta cahaya lembut musim gugur menciptakan efek atmosferik yang memperkaya hasil foto. Tidak sedikit fotografer profesional maupun pelancong biasa yang mengabadikan keindahan ini dalam berbagai konten digital dan media sosial.
Untuk membantu wisatawan merencanakan kunjungan, berikut ringkasan tujuh rekomendasi menikmati musim gugur di Pulau Jeju:
- Tur jalan kaki menelusuri mitos dan festival tradisional Jeju.
- Wisata penyembuhan bersama hewan peliharaan di hutan dan pantai ramah anjing.
- Trekking di oreum, nikmati rumput perak dan lanskap vulkanik.
- Berbelanja di toko pop-up bertema karakter global dan identitas lokal.
- Mencicipi dessert musiman khas Jeju, seperti jeruk keprok dan omegitteok.
- Menyusuri jalur lari pantai dan menikmati sunset Jeju.
- Berburu foto epik di padang rumput dan pesisir Jeju.
Pulau Jeju mengundang siapa saja untuk menjelajahinya sesuai keinginan pribadi. Dengan beragam aktivitas yang tersedia, setiap pelancong dapat menemukan cara terbaik untuk menikmati pesona musim gugur, mulai dari pengalaman budaya, rekreasi aktif, kuliner, hingga fotografi alam. Pulau ini tetap menjadi pilihan favorit di Korea untuk menikmati musim gugur dengan keindahan alami yang tidak mudah ditemukan di tempat lain.
Baca selengkapnya di: www.tempo.co




