Samsung kembali siap mengguncang pasar smartphone menengah melalui seri Galaxy A37 yang baru saja terdeteksi di database benchmark resmi Geekbench dengan nomor model SM-A376B. Perangkat ini membawa sejumlah pembaruan signifikan, termasuk penggunaan chipset terbaru Exynos 1480, RAM 6GB, dan sudah menjalankan sistem operasi Android 16 terbaru, yang menunjukkan komitmen Samsung dalam menghadirkan teknologi mutakhir sekaligus pembaruan jangka panjang untuk pengguna.
Chipset Exynos 1480: Pendatang Baru dengan Performa Menjanjikan
Galaxy A37 menjadi tonggak penting karena hadir menggantikan chipset Snapdragon 6 Gen 3 yang digunakan pada Galaxy A36 sebelumnya. Berdasarkan hasil pengujian Geekbench, perangkat ini mencatat skor single-core 1.158 dan multi-core 3.401, unggul 14,6% dan 17,2% dibanding Snapdragon 6 Gen 3 di Galaxy A36 masing-masing 1.010 dan 2.901. Skor ini menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan di kelas menengah.
Chipset Exynos 1480 ini diperkirakan menggunakan proses manufaktur 4nm atau 5nm dengan konfigurasi CPU octa-core yang mengkombinasikan Cortex-A78 dan Cortex-A55, serta GPU Mali-G615 atau lebih tinggi. Penggunaan Exynos 1480 juga menandai kembalinya Samsung ke lini Galaxy A, yang selama ini memilih Snapdragon sebagai andalan. Strategi ini memungkinkan Samsung mengendalikan pasokan chip melalui Samsung Foundry sekaligus menekan biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas.
RAM 6GB dan Android 16: Siap Menyambut Masa Depan
Samsung melengkapi Galaxy A37 dengan RAM 6GB dan Android 16 sebagai sistem operasi awal. Meski RAM ini lebih kecil dibandingkan varian Galaxy A36 yang mencapai 8GB atau 12GB, konfigurasi ini kemungkinan menjadi varian dasar. Samsung biasanya menghadirkan beberapa opsi RAM dan penyimpanan pasca-peluncuran awal, sehingga varian RAM lebih besar masih bisa ditunggu kehadirannya.
Penggunaan Android 16, yang baru akan dirilis secara resmi pada pertengahan hingga akhir 2025, menunjukkan bahwa Samsung ingin memberikan dukungan pembaruan perangkat lunak yang panjang. Hal ini sejalan dengan komitmen One UI terbaru yang mendukung update hingga 4-5 tahun, memberi keuntungan jangka panjang bagi pengguna Galaxy A37.
Perbandingan Singkat Galaxy A37 dan A36
Meski desain dan fitur utama diperkirakan masih mengadopsi Galaxy A36, Galaxy A37 diprediksi menawarkan efisiensi dan performa yang lebih baik, terutama dari sisi chipset dan software. Berikut ini gambaran perbandingan antara Galaxy A36 dan A37:
| Fitur | Galaxy A36 (2025) | Galaxy A37 (Perkiraan 2026) |
|---|---|---|
| Layar | 6,7 inci FHD+ Super AMOLED, 120 Hz | Sama |
| Baterai | 5000 mAh, fast charging 45W | Sama atau peningkatan efisiensi |
| Kamera Belakang | 50 MP + 8 MP + 5 MP | Mungkin upgrade sensor utama |
| Kamera Depan | 12 MP punch-hole | Sama |
| Chipset | Snapdragon 6 Gen 3 | Exynos 1480 |
| RAM | 8/12 GB | Minimal 6 GB (varian dasar) |
| Sistem Operasi Awal | Android 15 + One UI 7 | Android 16 + One UI 8 |
Pembaruan chipset Exynos 1480 kemungkinan membawa keunggulan efisiensi daya dan integrasi modem 5G on-die yang lebih baik, memberikan pengalaman konektivitas dan baterai optimal pada segmen menengah.
Alasan Samsung Kembali Mengandalkan Exynos di Segmen Menengah
Kebijakan Samsung menggunakan Exynos 1480 pada Galaxy A37 didorong oleh beberapa alasan strategis penting:
-
Diversifikasi Rantai Pasok
Mengurangi ketergantungan pada Qualcomm Snapdragon agar produksi lebih fleksibel dan efisien. -
Optimalisasi Ekosistem Samsung
Memberi kontrol penuh pada pengembangan chipset sehingga integrasi dengan One UI, kamera, dan AI lebih maksimal. - Penurunan Biaya Produksi
Memungkinkan harga kompetitif tanpa mengurangi performa dan margin keuntungan.
Tantangan dan Pertanyaan yang Masih Menggantung
Meskipun skor benchmark positif, beberapa hal penting masih perlu dibuktikan lewat pengujian langsung, antara lain:
- Bagaimana suhu perangkat saat penggunaan berat atau gaming?
- Apakah konsumsi baterai sungguh lebih efisien dibanding versi Snapdragon?
- Apakah dukungan driver GPU optimal untuk game dan aplikasi terkini?
Jawaban terkait efektivitas dan stabilitas Exynos 1480 baru akan diketahui setelah review mendalam pasca-rilis. Jika Samsung dapat mengatasi masalah yang pernah dialami generasi Exynos terdahulu, Galaxy A37 berpotensi merebut hati konsumen menengah.
Kapan Galaxy A37 Akan Resmi Meluncur?
Mengacu pada pola peluncuran Samsung, Galaxy A37 diperkirakan hadir pada periode Februari hingga April 2026. Peluncuran ini hampir bisa dipastikan menyasar pasar global, termasuk Indonesia, yang selama ini memfavoritkan seri Galaxy A3x sebagai pilihan handphone menengah handal.
Galaxy A37 membawa harapan baru bagi pasar smartphone kelas menengah dengan teknologi chipset Exynos 1480 yang canggih, RAM yang cukup, dan sistem operasi Android 16 yang modern. Kombinasi ini menjadikan Galaxy A37 sebagai salah satu kandidat kuat di segmen menengah pada tahun depan. Seluruh mata kini tertuju pada kualitas implementasi perangkat ini dan apakah Samsung mampu memuaskan pengguna setianya dengan peningkatan yang nyata.





