Perbandingan Lengkap Smartphone Flagship: Kelebihan dan Kekurangan Samsung S25 Ultra & Vivo X200 Ultra

Samsung Galaxy S25 Ultra dan Vivo X200 Ultra kini menjadi pesaing kuat di segmen smartphone ultra premium. Kedua ponsel ini menyasar pengguna kelas atas yang menginginkan kombinasi performa tinggi, kamera canggih, dan daya tahan baterai maksimal.

Desain dan Ketahanan
Samsung Galaxy S25 Ultra hadir dengan bobot 218 gram dan ketebalan 8,2 mm, memberikan kesan ramping dan nyaman digenggam. Vivo X200 Ultra sedikit lebih berat dengan bobot 229 gram dan tebal 8,7 mm, terasa lebih solid namun tetap premium. Keduanya menggunakan material berkualitas tinggi dan memiliki sertifikasi tahan air serta debu. Vivo unggul dengan rating IP69 yang menawarkan perlindungan lebih baik ketimbang IP68 pada Samsung.

Layar dan Visual
Kedua flagship ini menggunakan layar OLED ber-refresh rate 120Hz untuk tampilan yang mulus. Samsung menampilkan layar lebih besar, yakni 6,9 inci dengan resolusi 1440 x 3120 piksel dan 498 ppi. Vivo X200 Ultra memiliki layar sedikit lebih kecil 6,82 inci, namun kerapatan pikselnya lebih tinggi yakni 510 ppi. Keunggulan Vivo terletak pada tingkat kecerahan hingga 4.500 nits, jauh melampaui 2.600 nits milik Samsung. Ini membuat layar Vivo lebih optimal untuk penggunaan di bawah sinar matahari langsung.

Performa dan Multitasking
Keduanya dipersenjatai chipset Snapdragon 8 Elite yang merupakan salah satu prosesor paling tangguh saat ini. Vivo X200 Ultra dibekali RAM 16 GB, lebih besar dibandingkan 12 GB pada S25 Ultra, yang berdampak pada kemampuan multitasking lebih lancar. Skor AnTuTu Vivo mencetak 2,8 juta poin, unggul signifikan dibanding 2,2 juta pada Samsung. Meski demikian, performa Galaxy S25 Ultra tetap sangat stabil untuk gaming dan produktivitas berat.

Kamera: Fleksibilitas vs Kualitas Sensor
Samsung S25 Ultra memakai konfigurasi quad camera dengan sensor utama 200 MP, banyak lensa telefoto dan ultrawide untuk zoom lebih fleksibel. Sebaliknya, Vivo menawarkan tiga lensa dengan fokus pada sensor berkualitas dan pemrosesan gambar optimal. Kamera depan Vivo jauh lebih tinggi dengan resolusi 50 MP, sementara Samsung bertahan di 12 MP. Oleh karena itu, Vivo unggul untuk kebutuhan selfie dan video call berkualitas tinggi.

Perekaman Video dan Fitur Tambahan
Keduanya mendukung perekaman video 8K pada 30 fps dengan stabilisasi optik. Samsung sedikit lebih unggul karena memiliki dual-tone LED flash, membantu pencahayaan lebih alami di kondisi minim cahaya. Sistem operasi yang dipakai keduanya adalah Android 15 dengan fitur privasi mutakhir, seperti kontrol kamera dan mikrofon serta perlindungan clipboard. Samsung juga menawarkan fitur pemblokiran pelacakan lintas situs yang belum tersedia di Vivo.

Baterai dan Pengisian Daya
Vivo X200 Ultra menonjol dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh, lebih besar dibanding 5.000 mAh pada Samsung. Vivo mendukung pengisian daya super cepat 90W melalui kabel dan 40W secara nirkabel. Samsung menyediakan pengisian kabel 45W dan nirkabel 15W. Keunggulan Vivo lainnya adalah charger cepat sudah disertakan dalam paket penjualan, berbeda dengan Samsung yang biasanya menjual terpisah.

Audio dan Konektivitas
Kedua smartphone menghilangkan jack audio 3,5 mm dan mengandalkan speaker stereo berkualitas. Vivo lebih unggul dalam codec audio dengan dukungan aptX Lossless dan aptX Adaptive yang cocok untuk audiophile penggemar audio nirkabel. Dalam hal konektivitas, keduanya mendukung jaringan 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan USB Type-C 3.2. Samsung menawarkan kemudahan ekstra lewat dukungan eSIM, sementara Vivo masih menggunakan dua SIM fisik.

Kesimpulannya, Samsung Galaxy S25 Ultra cocok bagi pengguna yang mengutamakan ekosistem lengkap, fitur kamera serbaguna, dan pengalaman premium seimbang. Di lain sisi, Vivo X200 Ultra adalah pilihan ideal untuk performa ekstra, baterai tahan lama, layar super terang, dan kecepatan pengisian daya unggul. Pilihan terbaik bergantung pada prioritas dan gaya penggunaan masing-masing konsumen.

Exit mobile version