Samsung bersiap memperkenalkan seri flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26. Seri ini diprediksi hadir dengan tiga varian, yaitu reguler, Plus, dan Ultra. Meskipun peluncuran masih beberapa bulan lagi, berbagai rumor mulai ramai tersebar dan menjadi perhatian penggemar teknologi.
Rumor pertama menyebutkan bahwa perilisan Galaxy S26 akan mengalami penundaan. Kabar dari laman PhoneArena mengungkapkan bahwa Samsung kemungkinan menggeser tanggal peluncuran ke bulan Februari. Penundaan ini diduga terkait dengan integrasi perangkat TriFold, stabilitas chipset Exynos 2600, serta persiapan One UI 8.5 agar lebih matang saat diluncurkan ke publik.
Peningkatan Charger dan Kapasitas Baterai
Selama bertahun-tahun, Samsung setia mempertahankan kapasitas baterai sekitar 5.000 mAh pada seri Galaxy S Ultra. Namun, untuk Galaxy S26 Ultra, rumor terbaru menyebutkan kapasitas baterainya meningkat menjadi 5.200 mAh. Selain itu, di akhir tahun Samsung telah merilis charger berdaya 60 watt secara diam-diam. Hal ini menjadi indikasi bahwa Samsung Galaxy S26 Ultra akan mendukung teknologi pengisian cepat dengan daya yang lebih besar.
Sistem Operasi dan Antarmuka Baru
Samsung Galaxy S26 series akan berjalan dengan sistem operasi Android 16. Namun yang menarik adalah penggunaan antarmuka One UI versi 8.5, bukan One UI 8 seperti yang banyak diperkirakan. Versi terbaru ini menghadirkan sejumlah peningkatan mulai dari kustomisasi tampilan, penguatan fitur keamanan, kemampuan AI yang lebih canggih, serta peningkatan konektivitas. Dalam versi beta yang sudah beredar, One UI 8.5 menunjukkan kestabilan yang lebih baik, sehingga kemungkinan akan memberikan pengalaman pengguna yang lebih halus.
Kehilangan Seri Edge
Samsung Galaxy S25 Edge merupakan model tipis yang diperkenalkan baru-baru ini, tapi kabar terbaru menunjukkan Samsung tidak akan melanjutkan lini Edge. Berdasarkan laporan Android Authority, Galaxy S26 Edge tidak akan diproduksi karena respons pasar terhadap seri Edge sebelumnya kurang memuaskan. Samsung tampaknya memilih menghentikan seri Edge dan fokus pada varian reguler, Plus, dan Ultra.
Penggunaan Chipset Eksklusif
Strategi chipset Samsung pada Galaxy S26 kembali berubah. Pada seri Galaxy S25, Samsung menggunakan Snapdragon 8 Elite untuk semua varian. Namun rumor menyebutkan, di Galaxy S26 seri Ultra masih akan memadukan Snapdragon, sementara varian reguler dan Plus akan ditenagai oleh Exynos 2600 buatan Samsung. Informasi ini khusus berlaku untuk pasar Korea Selatan, dan belum ada kepastian untuk versi internasional.
Berikut ringkasan lima rumor utama mengenai Samsung Galaxy S26 series:
- Peluncuran diduga diundur dari Januari ke Februari.
- Baterai Ultra naik ke 5.200 mAh dengan pengisian cepat 60 watt.
- Sistem operasi Android 16 dengan One UI 8.5.
- Seri Edge kemungkinan besar dihentikan.
- Seri reguler dan Plus menggunakan chipset Exynos 2600, Ultra pakai Snapdragon.
Rumor-rumor ini memberikan gambaran mengenai arah inovasi Samsung ke depan, terutama dalam hal daya tahan baterai dan performa. Namun, semua informasi tersebut belum dikonfirmasi resmi oleh Samsung. Para penggemar harus menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui spesifikasi final dan fitur resmi yang disematkan pada Samsung Galaxy S26 series.
