
Samsung Electronics berhasil menjadi perusahaan pertama di dunia yang mendapatkan verifikasi independen atas pengurangan karbon dari penggunaan fitur Mode Energi AI pada produk mesin cucinya. Verifikasi ini dilakukan berdasarkan standar baru industri yang dikembangkan oleh DUCD Secretariat, memastikan bahwa penilaian dan pemantauan emisi karbon dari perangkat terkoneksi dilakukan secara objektif dan sistematis.
Verifikasi resmi diberikan oleh Carbon Trust Assurance, lembaga internasional yang dikenal dalam konsultasi iklim, dan didasarkan pada spesifikasi Decarbonizing the Use-Phase of Connected Devices (DUCD). Hasilnya menunjukkan fitur Mode Energi AI benar-benar mampu menurunkan emisi gas rumah kaca selama fase pemakaian produk, yang secara transparan dikonfirmasi oleh pihak ketiga.
Standar Baru Penilaian Emisi Perangkat Terkoneksi
Pengakuan yang diterima ini menjadi tonggak penting karena memperlihatkan model pengukuran pengurangan emisi karbon yang berfokus pada masa penggunaan produk. Sebelumnya, metode yang lebih banyak digunakan hanya mengukur emisi pada tahap produksi.
Melalui keterlibatan dalam inisiatif DUCD, Samsung mengambil bagian aktif untuk membangun standar global dalam pengukuran konsumsi dan penghematan energi perangkat rumah tangga yang saling terhubung, seperti yang diterangkan oleh Carbon Trust. Kolaborasi dengan sejumlah pelaku industri diinisiasi sebagai upaya menjawab tantangan emisi global dari semakin banyaknya perangkat digital yang digunakan di rumah dan terkoneksi internet.
Pada bulan November, DUCD mempublikasikan spesifikasi global yang menjadi acuan utama untuk mengukur pengurangan emisi karbon dari perangkat terkoneksi selama penggunaannya sehari-hari. Metodologi terpadu ini menyediakan kejelasan data yang sangat dibutuhkan oleh industri dan konsumen.
Hasil Penghematan Energi Melalui Mode Energi AI
Pengujian dilakukan pada sejumlah mesin cuci Samsung berperingkat efisiensi energi terbaik di berbagai negara yang telah mengaktifkan Mode Energi AI melalui platform SmartThings. Data menunjukkan terjadi penurunan total konsumsi energi sebesar 12,28 GWh. Jumlah itu setara dengan pengurangan emisi karbon sebanyak 5.266 tCO₂e selama periode pemantauan.
Secara khusus, penggunaan Mode Energi AI memberikan penghematan energi hingga 5,02 GWh. Efek ini menghasilkan penurunan emisi gas rumah kaca tambahan sebanyak 2.084 tCO₂e, sebagaimana telah diverifikasi oleh Carbon Trust Assurance.
Data konsumsi energi tersebut apabila disetarakan dengan kebutuhan listrik rumah tangga di Amerika Serikat, setara dengan penggunaan listrik sekitar 169.000 rumah dalam sehari menurut rata-rata konsumsi harian sebesar 29,54 kWh berdasarkan data EIA AS.
Langkah Samsung Menuju Rumah Tangga Lebih Ramah Lingkungan
Fitur Mode Energi AI dapat diaktifkan lewat aplikasi SmartThings di perangkat Android maupun iOS dengan koneksi Wi-Fi dan akun Samsung. Inovasi pada Mode Energi AI ini terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen luas Samsung untuk keberlanjutan lingkungan, dengan upaya pengurangan karbon yang semakin terukur.
Samsung juga mengunggulkan keterlibatannya pada pameran teknologi internasional bulan berikutnya untuk memperkenalkan jajaran produk inovatif yang menonjolkan efisiensi energi dan solusi ramah lingkungan lain.
Daftar Fitur dan Manfaat Mode Energi AI di Mesin Cuci Samsung:
- Otomatis mengatur konsumsi energi sesuai kebutuhan cucian.
- Terkoneksi dengan aplikasi SmartThings untuk pemantauan dan kontrol efisiensi.
- Terbukti secara independen menurunkan jejak karbon selama penggunaan.
- Mendukung target rumah tangga rendah emisi karbon secara praktis.
- Penghematan energi signifikan yang setara listrik harian ribuan rumah.
Informasi lebih lanjut mengenai tipe produk dan jejak karbon mesin cuci Samsung dapat diakses melalui situs resmi Samsung Sustainability. Verifikasi ini memperkuat posisi Samsung sebagai pelopor dalam standardisasi industri teknologi ramah lingkungan dan memberikan referensi baru bagi pelaku industri elektronik global dalam menilai dampak lingkungan produk selama masa pemakaian.





