Bixby Kini Didukung Perplexity AI, Tantang Keunggulan Fitur AI dari Kompetitor

Samsung kembali melakukan inovasi dengan memperkuat asisten virtual Bixby melalui integrasi kecerdasan buatan Perplexity AI di versi terbarunya. Langkah ini bertujuan untuk menyaingi dominasi Google Gemini dan menawarkan pengalaman asisten digital yang semakin cerdas serta relevan untuk pengguna smartphone Samsung.

Melalui pembaruan One UI 8.5, Samsung memperkenalkan fitur baru pada Bixby yang memungkinkan pengguna memperoleh jawaban yang lebih spesifik berbasis pencarian web secara real-time. Integrasi ini secara langsung menjawab kebutuhan pengguna yang mendambakan asisten virtual dengan kemampuan memberikan data faktual dan referensi sumber yang jelas.

Evolusi Bixby Bersama Perplexity AI

Bixby dalam pembaruan kali ini tetap menjalankan fungsinya untuk membantu pengaturan perangkat pintar, seperti menyalakan senter maupun mengatur alarm. Namun, untuk pertanyaan yang lebih kompleks atau membutuhkan penelusuran informasi, Bixby kini meneruskan permintaan tersebut ke Perplexity AI.

Mekanisme terbaru ini membuat Bixby mampu menampilkan jawaban yang lebih detail, menyertakan tautan sumber terpercaya, dan bukan sekadar menjawab dengan paragraf ringkas. Seorang juru bicara Samsung menyampaikan, "Kami ingin memastikan informasi yang didapat pengguna berasal dari hasil pencarian mendalam dan kredibel, bukan sekadar hasil ringkasan," seperti dikutip dari Gizchina.

Desain Antarmuka “Liquid Glass” yang Lebih Modern

Samsung juga membawa sentuhan desain baru untuk Bixby dengan konsep “Liquid Glass”. Tampilan antarmuka tetap ramping dan modern, di mana asisten digital muncul sebagai kartu transparan di bagian bawah layar.

Efek blur dan bayangan lembut ditampilkan agar pengalaman visual semakin nyaman. Desain ini menyesuaikan bahasa desain terkini Samsung, yang diproyeksikan semakin menonjol pada perangkat terbarunya tahun depan.

Uji Coba Terbatas di Kawasan Eropa

Samsung memilih Eropa sebagai wilayah uji coba awal untuk Bixby versi 4.0.50.4 dengan Perplexity AI. Keputusan ini didorong oleh regulasi AI yang ketat di kawasan tersebut, serta peluncuran Google Gemini yang berlangsung lebih lambat.

Di sisi lain, Samsung masih membatasi ketersediaan APK Bixby terbaru dan belum membuka akses unduh untuk publik secara global. Strategi ini menegaskan keinginan Samsung agar Bixby tumbuh secara independen dan tidak hanya tergantung pada layanan Google.

Bersaing dengan Asisten AI Populer

Keputusan Samsung memperkuat Bixby tak lepas dari kompetisi ketat di industri asisten virtual. Selain Google Gemini, sejumlah chatbot AI lain seperti ChatGPT, Microsoft Copilot, serta Perplexity AI memang tengah jadi acuan pengguna global.

Berikut adalah empat chatbot AI yang sering direkomendasikan:

  1. Google Gemini
  2. ChatGPT
  3. Microsoft Copilot
  4. Perplexity AI

Dengan integrasi Perplexity AI, Samsung berharap Bixby akan masuk jajaran asisten AI terbaik yang memberi dampak nyata dalam pencarian data maupun aktivitas sehari-hari pengguna.

Samsung diperkirakan segera memperluas pembaruan Bixby dengan Perplexity AI ke lebih banyak negara setelah uji coba di Eropa rampung. Pengguna perangkat Galaxy dapat menantikan pengalaman asisten virtual yang lebih cerdas, modern, dan mampu memberikan informasi berbasis sumber valid untuk mendukung kebutuhan digital masa kini.

Baca selengkapnya di: www.liputan6.com
Exit mobile version