Advertisement

Inilah HP Xiaomi, Redmi, dan Poco yang Sudah Tidak Mendapat Pembaruan Sistem

Banyak pengguna HP Xiaomi, Redmi, dan Poco mulai mencari informasi terkait perangkat mereka yang akan berhenti menerima update. Hal ini penting karena pembaruan sistem operasi dan patch keamanan berperan besar dalam menjaga kinerja dan keamanan perangkat.

Secara resmi, Xiaomi menerapkan kebijakan dukungan software dengan jangka waktu terbatas. Rata-rata ponsel hanya mendapat update sistem dan keamanan selama tiga atau empat tahun dari tanggal rilis. Setelah periode ini habis, perangkat langsung masuk daftar end of support dan tidak lagi mendapatkan update resmi dari Xiaomi.

Model HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update

Penghentian update tidak hanya menimpa satu atau dua tipe ponsel. Beberapa model bahkan masuk dalam kategori flagship dan laris manis di pasaran. Berikut daftar utama ponsel yang masa dukungannya akan berakhir:

  1. Xiaomi 12
  2. Xiaomi 12 Pro
  3. Redmi Note 12
  4. Redmi Note 12 Pro
  5. Redmi Note 12 Pro Plus
  6. Poco F5

Daftar tersebut disusun berdasarkan kebijakan update Xiaomi dan jadwal peluncuran resmi. Lini Xiaomi 12 dikenal sebagai ponsel kelas atas, sementara seri Redmi Note 12 menunjukkan popularitas tinggi di segmen menengah. Poco F5 menonjol di kelas performa dan performa gaming.

Dampak Penghentian Update bagi Pengguna

Setelah masa dukungan berakhir, fitur baru, peningkatan sistem, dan optimasi keamanan tidak lagi tersedia. Pengguna tetap bisa menjalankan ponsel seperti biasa. Namun, ada beberapa risiko yang harus diperhatikan terutama pada aspek perlindungan data dan keamanan privasi.

Perangkat yang tak lagi diperbarui tidak menerima patch keamanan terbaru. Akibatnya, risiko celah keamanan terbuka semakin besar. Ini terutama berbahaya bagi pemilik yang sering melakukan aktivitas penting seperti transaksi keuangan, menyimpan dokumen sensitif, atau mengakses aplikasi penting.

Kehilangan update juga membuat perangkat ketinggalan inovasi terbaru. Contohnya, fitur berbasis kecerdasan buatan generatif yang mulai banyak diadopsi berbagai merek smartphone. Selain itu, performa aplikasi dapat menurun karena sistem operasi ponsel tidak kompatibel dengan update aplikasi-aplikasi baru.

Kebijakan Minor Update dan Alternatif Pengguna

Ada kemungkinan Xiaomi masih memberikan update minor. Biasanya, update minor bertujuan memperbaiki bug tertentu atau menjaga fungsi-fungsi utama perangkat agar tetap berjalan stabil. Meskipun demikian, pengguna tidak dapat bergantung terlalu lama pada pembaruan bersifat sementara dan tidak konsisten.

Untuk yang ingin terus mendapat pengalaman terbaik, mempertimbangkan pembaruan ke perangkat terbaru bisa menjadi solusi. Ponsel baru umumnya menawarkan dukungan software lebih panjang dan inovasi teknologi kamera, display, serta fitur AI yang semakin maju.

Pentingnya Memilih Waktu Tepat untuk Upgrade

Bagi pengguna, mengetahui masa akhir dukungan software sangat penting agar dapat menentukan waktu yang ideal untuk melakukan upgrade. Tidak hanya mengurangi risiko kerentanan keamanan, keputusan tepat juga akan memberi kenyamanan karena dukungan software lebih panjang.

Perubahan kebijakan dukungan software pada perangkat Xiaomi, Redmi, dan Poco memberi sinyal kepada pengguna untuk lebih proaktif. Melakukan pengecekan rutin informasi update dan mempertimbangkan upgrade sejak dini dapat menghindarkan dari berbagai kendala keamanan serta menjaga kenyamanan dalam pemakaian harian.

Berita Terkait

Back to top button