
Qualcomm kembali mendominasi peringkat performa smartphone flagship versi AnTuTu untuk bulan Desember. Data rata-rata yang dikumpulkan sepanjang Desember ini hanya mencakup perangkat dengan lebih dari 1.000 pengujian valid dan berasal dari wilayah China.
Di posisi teratas, Red Magic 11 Pro+ dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 meraih skor benchmark rata-rata sebesar 4.118.828 poin. Perangkat ini mengedepankan performa gaming dengan fitur pendinginan udara aktif dan sistem pendingin air untuk menjaga suhu agar tetap stabil.
Posisi kedua ditempati oleh iQOO 15 yang menggunakan chipset serupa, Snapdragon 8 Elite Gen 5. iQOO 15 juga fokus pada performa tinggi berkat integrasi chip e-sports Q3 buatan sendiri, yang mendukung fitur super-resolusi, interpolasi frame, dan ray tracing terbatas pada game tertentu.
Sementara itu, OnePlus 15 menempati posisi ketiga dengan skor rata-rata 4.073.184. Merek ini mengusung konsep flagship menyeluruh dengan keseimbangan antara kamera, performa, dan daya tahan baterai. Keunggulan utamanya ada pada layar 165Hz dan kernel gaming Fengchi yang mengoptimalkan penggunaan refresh rate tinggi tersebut.
Dominasi MediaTek pada Kelas Menengah
Di segmen smartphone kelas menengah, MediaTek unggul dengan chip Dimensity terbaru. Oppo Reno15 Pro dan Reno15, yang menggunakan Dimensity 8450, menduduki peringkat pertama dan kedua dengan skor benchmark di atas 2,13 juta poin. Realme Neo7 SE yang dibekali Dimensity 8400-Max mengikuti di posisi ketiga dengan performa yang tak jauh berbeda.
Performa Tablet Flagship Snapdragon
Pada kategori tablet, Honor MagicPad 3 Pro 13.3 dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 memimpin dengan skor 4.033.256 poin. Oppo Pad 4 Pro dan OnePlus Pad 2 Pro melengkapi posisi kedua dan ketiga di daftar tablet flagship.
Rangkuman Peringkat AnTuTu Desember:
- Red Magic 11 Pro+ (Snapdragon 8 Elite Gen 5) – 4.118.828 poin
- iQOO 15 (Snapdragon 8 Elite Gen 5)
- OnePlus 15 – 4.073.184 poin
- Oppo Reno15 Pro (Dimensity 8450) – 2,13 juta poin (kelas menengah)
- Oppo Reno15 (Dimensity 8450)
- Realme Neo7 SE (Dimensity 8400-Max)
- Honor MagicPad 3 Pro 13.3 – 4.033.256 (tablet)
- Oppo Pad 4 Pro (tablet)
- OnePlus Pad 2 Pro (tablet)
Skor umum ini menunjukkan bagaimana Qualcomm tetap menjadi pilihan utama di segmen flagship dengan teknologi dan optimasi performa yang unggul. MediaTek berhasil mengambil posisi kuat di pasar kelas menengah dengan chipset yang menawarkan performa tinggi dan efisiensi energi. Faktor konfigurasi perangkat, sistem pendingin, serta tuning khusus berpengaruh cukup besar pada hasil benchmark.
Pengguna yang mencari ponsel gaming murni, seperti Red Magic 11 Pro+, akan mendapatkan performa maksimal berkat kombinasi hardware dan sistem pendinginan canggih. Sebaliknya, pilihan seperti OnePlus 15 lebih cocok untuk yang menginginkan perangkat multifungsi dengan performa seimbang dari kamera hingga konsumsi daya.
Data ini penting untuk membantu konsumen memahami kekuatan chipset dan strategi manufaktur dalam menghadirkan perangkat terbaik di masing-masing segmen pasar. Perlu diingat bahwa hasil benchmark bisa dipengaruhi kondisi lingkungan, versi sistem operasi, dan penggunaan aplikasi latar belakang.
Analisis peringkat AnTuTu ini tetap relevan sebagai indikator awal sebelum pengguna memutuskan membeli smartphone atau tablet terbaru. Qualcomm dan MediaTek terus menunjukkan persaingan ketat dalam inovasi dan optimalisasi performa chipset mereka.





