Vivo secara resmi memperkenalkan V50 Lite pada akhir Desember 2025 sebagai varian terjangkau dari lini V50 yang dikenal dengan fitur flagship killer. Konsumen bisa berhemat hingga Rp2 juta dari versi standar, tanpa harus kehilangan pengalaman dan fitur utama yang jadi keunggulan Vivo V series. Harga jual sekitar Rp4,5 jutaan dinilai sangat kompetitif di segmen menengah, mengingat teknologi dan spesifikasi yang disematkan mendekati ponsel flagship.
Vivo V50 Lite tetap memprioritaskan build quality, layar OLED borderless, performa kamera, dan kapasitas baterai besar, sehingga tetap menjadi incaran pengguna muda maupun profesional. Data dari VIVATechno menyebut, fitur Aura Light Portrait dan sertifikasi IP69 jadi nilai jual utama, membedakan ponsel ini dari pesaing sejajar.
Desain Tangguh dan Elegan
V50 Lite mengusung konsep kamera dengan desain bergradasi khas Vivo, menggunakan frame flat bercampur sudut melengkung agar terasa compact dan mudah digenggam. Finishing pada back cover memang rawan sidik jari, sehingga pengguna disarankan menggunakan case pelindung.
Material bodinya terbuat dari polikarbonat solid dengan profil ramping, namun daya tahannya di atas rata-rata ponsel menengah. Berdasarkan hasil drop test, V50 Lite dapat bertahan dari jatuh setinggi 1 meter tanpa casing, dan hingga 1,5 meter jika menggunakan casing. Sertifikasi IP69 memastikan perangkat ini aman dari tumpahan air, jus, kopi, serta cipratan berbagai cairan lainnya.
Baterai Super Jumbo dan Fast Charging
Salah satu fokus utama Vivo V50 Lite adalah kapasitas baterai 6.500 mAh, meningkat 30% dibandingkan generasi sebelumnya. Vivo menghadirkan teknologi BlueVolt agar baterai jumbo tersebut tetap muat di body tipis, setara dengan ponsel yang hanya punya baterai 5.000 mAh.
Daya tahan baterai mendukung aktivitas berat seharian:
- Main game 2 jam 46 menit
- Penggunaan TikTok 2 jam 45 menit
- Menonton YouTube 3 jam 20 menit
- Akses Instagram 1 jam 18 menit
Total screen on time mencapai 10 jam 17 menit dengan standby hingga 1 hari 7 jam. Untuk pengisian daya, didukung fast charging 90 watt yang bisa mengisi penuh dalam waktu sekitar 62 menit.
Kamera Sony 50MP dengan Fitur Unggulan
Vivo V50 Lite mengusung sensor utama Sony IMX 882 beresolusi 50 megapixel, menghasilkan foto dengan ketajaman tinggi dan warna vivid. Dynamic range di kamera ini membuat highlight tetap keluar baik di kondisi terang maupun gelap.
Bagi pencinta fotografi lebar, kamera ultrawide 8MP cukup dapat diandalkan. Mode portrait didukung Aura Light Portrait – ciri khas Vivo – membantu menghasilkan efek bokeh alami, terutama untuk low light. Perekaman video mendukung resolusi hingga 1080p 60fps, namun fitur stabilisasi optimal hanya di 30fps.
Layar OLED Borderless Paling Premium di Kelasnya
Panel OLED borderless membuat bezel sisi atas, bawah, kanan, dan kiri terlihat hampir simetris, memberikan tampilan benar-benar premium dan modern. Material layar OLED yang digunakan merupakan kelas flagship, bahkan telah diadopsi pada perangkat foldable Vivo.
Kelebihan teknologi panel ini ada di karakter warna vivid, viewing angle luas, dan elastisitas tinggi dibandingkan glass OLED standar ponsel lain. Fitur fingerprint under display sangat responsif, sementara Always On Display dapat diatur untuk menyala dalam waktu terbatas, didukung Dynamic Light sebagai indikator notifikasi.
Sistem Operasi Terbaru dengan Fitur AI
Vivo V50 Lite berjalan dengan Android 15 melalui antarmuka FunTouch OS 15 yang terkenal ringan dan minim bloatware. Pengguna mendapatkan update software rutin setiap dua minggu untuk memastikan keamanan serta penambahan fitur terbaru.
Beberapa fitur AI unggulan termasuk:
- AI Erase 2.0 – menghapus objek tidak diinginkan dari hasil foto.
- AI Photo Enhance – meningkatkan kualitas visual gambar secara otomatis.
Dengan performa solid, fitur lengkap, dan harga Rp4,5 juta, Vivo V50 Lite menawarkan pengalaman flagship dengan harga lebih ramah. Bagi pengguna yang mencari ponsel tahan banting, irit konsumsi daya, kamera berkualitas, dan tampilan premium, seri terbaru ini menjadi alternatif menarik di penghujung 2025.





