
Lenovo menghadirkan inovasi baru dalam perangkat wearable dengan memperkenalkan konsep Lenovo AI Glasses yang mengusung teknologi kecerdasan buatan untuk penggunaan sehari-hari. Perangkat ini dirancang sebagai kacamata pintar yang fokus meningkatkan produktivitas dan efisiensi komunikasi bagi para penggunanya.
Salah satu fitur utama yang ditonjolkan adalah mode teleprompter bawaan. Fitur ini memungkinkan pengguna menampilkan teks secara langsung di bidang pandang, sehingga sangat membantu presenter, streamer, atau siapa pun yang sering berbicara di depan kamera agar tetap lancar tanpa harus melihat catatan terpisah.
Fitur Interaktif dengan Kontrol Sentuh dan Suara
Lenovo AI Glasses Concept dilengkapi dengan kontrol sentuh dan kontrol suara pada bingkainya. Sistem ini memungkinkan pengguna menerima panggilan, mengontrol musik, dan mengakses informasi penting tanpa perlu menyentuh ponsel secara langsung, sehingga memberikan kenyamanan dan kebebasan bergerak.
Sebagai perangkat mandiri, kacamata ini dapat terhubung secara nirkabel dengan smartphone atau komputer, memudahkan penggunanya untuk tetap terhubung dengan berbagai kebutuhan digital sehari-hari.
Asisten AI Lenovo Qira yang Terhubung dengan Perangkat Eksternal
Dalam konsep kacamata pintar ini, Lenovo menghadirkan asisten AI bernama Qira. Namun, Qira tidak berjalan secara independen dalam perangkat tetapi memanfaatkan komputasi yang dijalankan di smartphone atau komputer yang terhubung. Pendekatan ini memperkecil beban pemrosesan langsung di kacamata sehingga perangkat bisa lebih ringan.
Qira mampu memberikan penerjemahan langsung secara real-time dengan latensi rendah dan fitur pengenalan gambar. Untuk mendukung fitur pengenalan tersebut, terdapat kamera yang dipasang di bagian depan bingkai kacamata.
Pengguna perlu selalu menjaga koneksi antara kacamata dengan perangkat eksternal agar fitur AI ini dapat berfungsi optimal dalam berbagai situasi.
Bobot Ringan dan Daya Tahan Baterai Menunjang Kenyamanan
Bobot Lenovo AI Glasses Concept hanya sekitar 45 gram, termasuk sangat ringan untuk perangkat wearable. Lenovo mengklaim baterai perangkat bisa bertahan hingga delapan jam dalam pemakaian normal, namun detail kapasitas baterai dan kondisi uji belum diungkap secara resmi.
Selain itu, fitur Catch Me Up menjadi salah satu aset penting dari perangkat ini. Fitur ini akan merangkum notifikasi penting dari berbagai perangkat yang terhubung sehingga pengguna dapat memperoleh informasi penting secara cepat tanpa membuka satu persatu aplikasi.
Potensi dan Ketersediaan di Pasar
Saat ini konsep Lenovo AI Glasses masih dalam tahap pengembangan dan belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran, harga, maupun ketersediaan di pasar Indonesia. Jika diluncurkan, perangkat ini berpotensi menarik minat segmen pengguna yang menginginkan wearable AI dengan dukungan produktivitas dan komunikasi yang praktis dan ringan.
Lenovo AI Glasses Concept memperlihatkan potensi besar dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam aksesori sehari-hari. Dengan fitur yang mendukung kebutuhan presentasi, komunikasi hands-free, serta asisten pintar yang canggih, perangkat ini bisa menjadi solusi wearable masa depan yang inovatif.





