Advertisement

Bahaya dan Keamanan Curhat ke AI: Lindungi Data Pribadi Anda dengan Cara Ini

Fenomena curhat ke kecerdasan buatan (AI) sedang naik daun di Indonesia, terutama di kalangan anak muda generasi Z dan milenial. Menurut survei terbaru oleh Kaspersky, sekitar 31% pengguna Indonesia memanfaatkan AI sebagai tempat berbagi keluh kesah selama liburan.

Penggunaan AI tidak hanya terbatas pada fungsinya sebagai alat bantu perencanaan atau belanja, tetapi juga berperan sebagai pendukung emosional. Generasi muda paling aktif memanfaatkan AI untuk curhat, mencapai 35%, sementara kelompok usia di atas 55 tahun hanya 19% yang tertarik mencoba cara ini.

Aktivitas AI Selama Liburan
AI ternyata juga digunakan secara luas untuk mengoptimalkan waktu liburan. Kaspersky menemukan beberapa aktivitas populer yang melibatkan AI sebagai berikut:

  1. Mencari resep masakan (56%)
  2. Mencari restoran dan penginapan (54%)
  3. Bertukar pikiran untuk ide hadiah dan dekorasi (50%)
  4. Merencanakan anggaran (50% untuk pengguna muda, 31% untuk usia lebih tua)

Generasi yang lebih tua lebih sering menggunakan AI untuk resep dan ide hadiah daripada mengelola keuangan.

Potensi Risiko Terhadap Data Pribadi
Meski AI menawarkan berbagai kemudahan, pengguna perlu waspada terhadap keamanan data pribadi. Kaspersky mengingatkan pentingnya meninjau kebijakan privasi layanan AI yang dipakai. Pengguna disarankan untuk menghindari membagikan informasi sensitif seperti nomor identitas dan data keuangan kepada chatbot AI.

Selain itu, ada risiko tautan berbahaya saat AI memberikan rekomendasi, terutama ketika digunakan untuk belanja atau browsing. Ahli keamanan menyarankan penggunaan software keamanan dengan teknologi deteksi phishing berbasis AI untuk meminimalkan ancaman tersebut.

Memilih Layanan AI yang Aman
Agar data pribadi tetap terlindungi, gunakan layanan AI dari perusahaan terpercaya dengan rekam jejak yang bagus di bidang privasi dan keamanan. Memilih aplikasi AI yang transparan dan memiliki kebijakan perlindungan data yang jelas sangat disarankan sebelum mulai menggunakannya untuk kebutuhan apapun.

Tren curhat ke AI ini menunjukkan bagaimana teknologi mulai mengisi ruang emosional manusia, tetapi penting untuk selalu memprioritaskan keamanan digital. Pengguna harus bijak dalam mengelola informasi pribadi agar tetap aman saat berinteraksi dengan AI.

Berita Terkait

Back to top button