
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition langsung menarik perhatian para penggemar fotografi mobile dengan pendekatan yang berbeda dibanding flagship lain di kelasnya. Alih-alih sekadar mengejar ketajaman dan akurasi, perangkat ini justru berfokus pada penciptaan emosi di setiap foto yang dihasilkan. Lewat mode Leica Essential, hasil jepretan diolah secara khusus agar tidak sekadar mendokumentasikan peristiwa, tetapi juga membangun narasi penuh makna visual.
Kolaborasi antara Xiaomi dan Leica dalam model ini diwujudkan melalui fitur eksklusif, desain hingga pilihan aksesori resmi. Sekitar setengah dari harga jual perangkat yang berada di angka $1,000 digunakan untuk menghadirkan pengalaman Leica secara menyeluruh. Fitur seperti mode Leica Essential, cincin kamera yang dapat diputar, hingga logo Leica red dot membuat Xiaomi 17 Ultra layak disebut kamera Leica portabel yang juga dapat berfungsi sebagai ponsel.
Leica Essential: Lebih dari Sekadar Filter
Leica Essential pada Xiaomi 17 Ultra bukan sekadar filter biasa. Mode ini memproses citra langsung melalui ISP, menghasilkan karakter foto unik yang sulit ditiru pascaproses apapun. Opsi lain seperti Leica M9 look atau nuansa analog Monopan 50 menambah diferensiasi, termasuk white balance yang dikunci pada daylight untuk mempertahankan kehangatan. Kekurangan dari fitur ini, warna foto di dalam ruangan sering tampak kekuningan dan tidak bisa diatur. Saat pencahayaan kurang ideal, beralih ke mode Leica Vibrant menjadi pilihan lebih bijak.
Performa mode ini memang bukan yang tercepat. Meluncurkan Leica Essential memerlukan beberapa detik lebih lama dibanding Fastshot, yang dapat menyebabkan kehilangan momen cepat di lapangan.
Cincin Kamera dan Photography Kit
Salah satu keunikan desain adalah adanya kamera ring atau cincin kamera pada modul utama. Cincin ini bisa diputar untuk mengatur focal length atau fungsi kustom lain, termasuk switch ke Leica Essential. Namun, mekanisme cincin terasa longgar dan mudah bergerak tanpa sengaja, menghasilkan kesan kurang solid seperti disampaikan Xiaomi dalam klarifikasi resminya. Untuk pengalaman yang lebih ergonomis, Photography Kit seharga tambahan $100 menjadi pelengkap ideal. Kit ini mendukung filter kamera 67mm, grip khusus dengan koneksi USB-C dan baterai internal 2000mAh.
Grip fotografi ini dirancang ulang agar lebih nyaman, dengan tombol shutter yang bisa diganti dan dial yang menyerupai kamera profesional. Fitur tambahan seperti integrasi MagSafe turut tersedia. Namun, sejumlah penurunan juga ditemukan seperti material casing yang kini berbahan plastik. Casing dalam paket ponsel pun menutupi logo Leica, sehingga tidak kompatibel sepenuhnya dengan grip kit.
Kamera Telefoto dan Kualitas Gambar
Xiaomi 17 Ultra mengusung kamera telefoto dengan kemampuan true optical zoom. Fitur In-Sensor Zoom mampu menjangkau hingga 200mm dan 400mm secara digital. Foto telefoto terlihat impresif dalam kondisi terang, namun di pencahayaan kurang, hasilnya terlihat agak soft dan kalah tajam dari Xiaomi 15 Ultra. Jarak fokus minimum juga masih 30cm sehingga sulit mencapai kategori makro sejati. Hal ini bisa dimaklumi karena sistem optik membutuhkan ruang lebih besar sehingga perbedaan 75mm-100mm terasa kurang signifikan secara visual.
Sensor Utama, Video, dan Ultra-wide
Sensor utama tetap mengandalkan satu inci dengan peningkatan teknologi LOFIC untuk rentang dinamis luas, terutama dalam mengontrol highlight pada foto dan video. Sisi video mendapat peningkatan di dynamic range, tetapi masih ditemukan kendala pada image stabilization dan motion blur, terutama di kondisi cahaya minim. Ultra-wide camera menawarkan sudut hingga 14mm, cukup lebar, tetapi secara kualitas terasa tertinggal dibanding dua kamera utama—hal yang acap kali dimaklumi pada ponsel berbasis fotografi premium.
Kamera Selfie dan Kinerja Umum
Kamera depan mendapatkan sensor 50MP baru. Hasil selfie di kondisi normal memuaskan dan performa di cahaya temaram juga meningkat. Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 memastikan performa gaming tetap kompetitif bahkan untuk penggunaan intensif. Pada pengujian, perangkat mampu menjaga frame rate tinggi dan suhu tetap stabil tanpa ada trik penurunan resolusi otomatis. Pengalaman ini mendukung perangkat untuk tetap relevan dalam waktu tiga hingga lima tahun ke depan.
Layar dan Baterai
Xiaomi 17 Ultra mengandalkan layar datar terbaru dengan teknologi panel paling mutakhir milik Xiaomi. Kapasitas baterai 6,800mAh masih lebih dari cukup untuk penggunaan harian intensif, bahkan sanggup bertahan seharian penuh dengan sisa baterai 26% setelah sesi foto panjang. Dukungan pengisian kabel 90W dan reverse charging 22,5W menunjukkan peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya, meski wireless charging kini turun di 50W.
Bagi pecinta fotografi yang ingin merasakan pengalaman Leica otentik tanpa harus membeli kamera M series asli, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition membawa nilai lebih di segala aspek visual, perangkat keras, hingga personalisasi. Kolaborasi Xiaomi dan Leica di ponsel ini bukan hanya gimmick, melainkan implementasi nyata dari filosofi fotografi yang hadir serba lengkap untuk era mobile masa kini.





