Advertisement

Daftar HP Xiaomi yang Tidak Dapat Update Lagi, Cek Apakah Ponselmu Termasuk

Perangkat Xiaomi, Redmi, dan Poco yang dirilis tiga hingga empat tahun lalu harus mulai mendapat perhatian lebih dari penggunanya menjelang tahun 2026. Sejumlah model yang sempat populer ternyata sudah masuk fase akhir masa dukungan dari Xiaomi. Artinya, ponsel-ponsel ini tidak lagi mendapatkan update sistem operasi maupun patch keamanan rutin dari perusahaan.

Bagi sebagian pengguna, hilangnya update bukan sekadar berarti kehilangan fitur baru. Tanpa update keamanan, risiko terkena malware, pencurian data, hingga gangguan privasi menjadi tinggi. Selain itu, pengalaman menggunakan ponsel akan menurun seiring banyak aplikasi yang tak lagi kompatibel dengan sistem operasi lama.

Alasan Xiaomi Menghentikan Dukungan Pembaruan

Xiaomi, seperti banyak produsen lain, memang menerapkan kebijakan masa dukungan perangkat secara terbatas. Biasanya produsen memberikan dukungan update OS dan keamanan antara tiga sampai empat tahun untuk setiap model. Setelah periode itu, Xiaomi hanya akan merilis bug fix minor—dan itupun jika sangat mendesak.

Penting dicatat, investasi untuk menguji dan mengembangkan sistem operasi perangkat lama cenderung meningkat seiring berjalannya waktu. Sumber daya teknis pun dialihkan ke pengembangan model-model baru. Selain karena alasan bisnis, keterbatasan perangkat keras lawas juga membuat beberapa fitur modern—terutama yang bergantung pada AI generatif—tidak lagi bisa diintegrasikan. Praktik ini juga terjadi pada Samsung, Oppo, hingga Apple, meskipun beberapa merek memberikan durasi dukungan lebih panjang.

Daftar Ponsel Xiaomi, Redmi, dan Poco yang Berhenti Dapat Update Mulai 2026

Berikut daftar ponsel yang dipastikan atau diperkirakan tidak lagi menerima update resmi mulai tahun 2026, mengacu pada data resmi perusahaan dan laporan GizChina:

  1. Xiaomi 12 & Xiaomi 12 Pro:

    • Rilis: Desember 2021–Januari 2022
    • Rilis Indonesia: April 2022
    • Dukungan berakhir akhir 2025 atau awal 2026
  2. Redmi Note 12 Series:

    • Model terdampak: Note 12, Note 12 Pro, Note 12 Pro Plus
    • Rilis global: Januari–Maret 2023
    • Pembaruan terakhir diperkirakan Maret 2026
  3. Poco F5:
    • Rilis: Mei 2023
    • Akhir masa dukungan pada pertengahan 2026

Dampak bagi Pengguna Setelah Dukungan Berakhir

Ponsel yang masuk daftar di atas tidak akan pernah mendapatkan update HyperOS terbaru. Tidak tersedia lagi fitur baru, peningkatan antarmuka, atau teknologi AI generatif yang semakin lazim di sistem operasi terbaru. Tanpa patch keamanan bulanan, setiap celah keamanan kecil akan tetap terbuka dan rentan dieksploitasi para pelaku kejahatan siber.

Aplikasi populer seperti WhatsApp, Instagram, atau Google Maps lambat laun akan berhenti memberi dukungan penuh pada OS lama. Risikonya mencakup gagal mengakses fitur baru, bahkan aplikasi tidak dapat berjalan dengan stabil.

Panduan Aman Menggunakan HP Xiaomi Setelah Masa Dukungan Berakhir

Secara teknis, perangkat yang sudah kadaluarsa update masih bisa dipakai untuk aktivitas dasar seperti telepon atau pesan singkat. Namun, untuk aktivitas sensitif sangat tidak direkomendasikan tanpa tindakan pencegahan ekstra.

Berikut tips penggunaan aman:

  1. Instal aplikasi antivirus pihak ketiga yang kredibel.
  2. Hindari mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi.
  3. Nonaktifkan izin aplikasi yang tidak terlalu penting.
  4. Selalu melakukan backup data secara berkala.
  5. Gunakan perangkat cadangan untuk aktivitas mobile banking atau transaksi keuangan.

Langkah Bijak: Kapan Waktu Ganti Perangkat?

Waktu terbaik mengganti HP lama sebaiknya dilakukan sebelum nilai jualnya benar-benar jatuh. Mulai awal 2026, pengguna bisa memantau promo ponsel baru, khususnya menjelang Harbolnas atau program cuci gudang akhir tahun. Model-model terbaru seperti Xiaomi 14T, Redmi Note 14, atau Poco F6 umumnya sudah menawarkan dukungan OS sampai 2030, fitur AI generasi terbaru, dan konektivitas 5G penuh.

Jika berniat membeli perangkat baru, pastikan memilih model yang mendapat jaminan update sistem operasi dan keamanan jangka panjang. Selain itu, pertimbangkan untuk menjual HP lama sebelum nilai pasar turun drastis agar biaya upgrade jadi lebih ringan.

Bagaimana dengan Update Minor?

Meskipun masa dukungan berakhir, Xiaomi kadang masih memberikan pembaruan minor untuk memperbaiki bug kritis atau penyesuaian terhadap perubahan sistem Google. Namun, pembaruan minor ini tidak mencakup update fitur besar, sistem keamanan terbaru, maupun perubahan versi OS. Pengguna tetap disarankan melakukan upgrade perangkat demi menjaga keamanan dan kenyamanan dalam aktivitas digital sehari-hari.

Memasuki tahun-tahun akhir masa dukungan, penting bagi pemilik perangkat Xiaomi yang masuk daftar ini untuk merencanakan langkah ke depan. Selalu perhatikan pengumuman resmi serta manfaatkan penawaran upgrade yang sesuai kebutuhan pengguna di era digital yang semakin menuntut keamanan dan teknologi terbaru.

Berita Terkait

Back to top button