3 Alasan ASUS Ponsel Baru Tidak Hadir Lagi dan Dampaknya bagi Pengguna Setia

ASUS mengumumkan bahwa mereka tidak berencana meluncurkan ponsel baru pada tahun 2026. Ini menandai jeda lama dari rilis model terbaru dalam lini smartphone mereka. Pengumuman ini mengejutkan pasar karena ASUS dikenal dengan inovasi di beberapa perangkatnya.

Pernyataan resmi menyebutkan bahwa ASUS masih akan melanjutkan dukungan perangkat lunak dan layanan purna jual. Namun, untuk model-model baru, tidak ada rencana peluncuran selama satu tahun penuh, yang merupakan langkah yang sangat tidak biasa bagi produsen smartphone.

Tidak Ada Model Zenfone dan ROG Phone Baru di Tahun 2026

Menurut laporan DigiTimes, distributor di Taiwan mengalami kesulitan memperoleh stok ASUS melalui jalur normal. Informasi yang mereka dapatkan menunjukkan bahwa operasional ASUS di sektor ponsel aktif hanya sampai akhir tahun ini. ASUS sendiri mengonfirmasi bahwa meskipun operasi masih berjalan, tidak ada model baru yang akan diperkenalkan tahun depan.

Akibatnya, seri ASUS ROG Phone yang terakhir diluncurkan pada akhir 2024 harus menunggu hampir dua tahun untuk pembaruan berikutnya. Begitu pula dengan lini Zenfone yang disebut-sebut akan berjarak lama antara generasi satu dan berikutnya.

Klaim ASUS: Masih Beroperasi, Namun Masa Depan Masih Abstrak

Meskipun menghadapi jeda panjang antara peluncuran ponsel baru, ASUS menegaskan komitmennya terhadap dukungan perangkat yang sudah ada. Mereka menjanjikan pembaruan perangkat lunak dan penggantian garansi untuk produk yang masih beredar.

Bahkan pada November, ASUS merilis pembaruan Android 16 untuk beberapa produk unggulan mereka termasuk ROG Phone 9 dan Zenfone 12 Ultra. Namun, tidak ada indikasi pasti apakah perusahaan benar-benar akan melanjutkan produksi ponsel baru setelah 2026.

Persaingan ketat di industri smartphone dan keterbatasan distribusi mungkin menjadi faktor utama menghambat pertumbuhan ASUS di segmen ini. Tanpa inovasi produk baru yang menarik, tantangan ini sulit diatasi.

Keunikan ASUS yang Akan Dirindukan

Beberapa inovasi ASUS seperti ponsel kecil dengan spesifikasi flagship dan kehadiran dual port USB-C pada seri ROG Phone menandai identitas tersendiri. Mereka juga berani mengambil risiko pada desain dan fitur yang jarang dijumpai di ponsel lain.

Transformasi Zenfone ke versi "Ultra" yang lebih besar dan harganya yang premium menuai kritik karena tidak lagi berbeda signifikan dari kompetitor. Harga tinggi di kisaran $1.000 ke atas tidak selalu diimbangi dengan dukungan perangkat lunak jangka panjang, berbeda dengan Samsung atau Google yang menawarkan hingga tujuh kali upgrade OS.

Meskipun demikian, ASUS patut diapresiasi karena pernah menjadi pionir, terutama dalam memberikan opsi bagi pengguna yang menginginkan ukuran ponsel lebih compact dan aspek performa gaming yang kuat.

Harapan di Tengah Ketidakpastian

Keputusan ASUS menunda peluncuran model baru ini meninggalkan kekosongan bagi penggemar dan pasar yang mencari alternatif baru dari produsen lain. Keputusan ini juga menimbulkan keraguan soal keberlanjutan ASUS dalam bisnis smartphone jangka panjang.

Jika ASUS tidak melanjutkan produksi ponsel baru, maka akan sulit bagi perusahaan untuk mempertahankan relevansi di pasar yang terus berkembang cepat dan kompetitif. Pelanggan yang setia pada ASUS tentunya berharap ada strategi baru yang mampu menghidupkan kembali lini smartphone tersebut.

Inovasi berani ASUS selama ini menjadi penyegar di tengah dominasi merek-merek besar. Kehadiran ponsel ASUS di masa depan masih menjadi tanda tanya, tapi satu hal pasti: kehilangan ASUS di segmen smartphone akan terasa cukup signifikan bagi sebagian pengguna.

Exit mobile version