Samsung Ungkap Cara AI Membantu Kehidupan Sehari-hari di CES

Samsung memperkenalkan visi global terbaru bertajuk ‘Companion to AI Living’ dalam ajang First Look di CES yang berlangsung di Las Vegas. TM Roh, CEO dan Head of Device eXperience Division Samsung Electronics, menjelaskan bahwa pendekatan baru ini menempatkan kecerdasan buatan sebagai pondasi utama, bukan lagi sekadar fitur tambahan. Perusahaan ingin menghadirkan pengalaman AI yang fungsional sekaligus personal di seluruh lini perangkat, mulai dari mobile, display, hingga peralatan rumah tangga dan kesehatan.

Dengan ekosistem perangkat yang terintegrasi, Samsung siap menyediakan solusi berbasis AI di berbagai aktivitas harian pengguna. “Samsung sedang membangun pengalaman yang lebih terpadu dan lebih personal di seluruh perangkat mobile, display visual, peralatan rumah tangga, dan layanan,” ujar TM Roh di panggung peluncuran. Menurutnya, ragam perangkat Samsung yang saling terhubung di tingkat global menjadikan perusahaan mampu memberikan pengalaman AI pendamping hidup yang semakin relevan untuk masa depan rumah pintar.

Teknologi Display dan TV Berbasis AI

SW Yong, Presiden Visual Display Business Samsung, serta Sukhmani Mohta dari Samsung Electronics America menyoroti lompatan inovasi di teknologi layar. Salah satu sorotan utama adalah TV Micro RGB berukuran 130 inci yang menjadi andalan lini display tahun ini. Layar raksasa ini mampu memproyeksikan warna dengan akurasi tinggi berkat setiap diode merah, hijau, dan biru yang dapat bekerja mandiri, menghadirkan spektrum warna terluas dalam sejarah TV Samsung.

Inovasi lain adalah kehadiran Vision AI Companion (VAC), sebuah sistem AI yang memberikan pengalaman hiburan, rekomendasi tontonan, hingga saran resep makanan langsung di layar TV. Pengguna cukup berbicara dengan VAC untuk mendapat personalisasi konten, seperti film, musik, ataupun mode menonton olahraga lewat AI Soccer Mode Pro dan pengaturan audio pintar AI Sound Controller Pro. Fitur VAC ini telah tersedia di lini produk terbaru seperti Micro LED, Micro RGB, OLED, Neo QLED, Mini LED, dan UHD TV.

Ekosistem Audio, Proyektor, hingga OS Tizen Terbaru

Samsung juga memperluas portofolio audio dengan meluncurkan speaker WiFi Music Studio 5 dan Music Studio 7. Kedua speaker dirancang oleh desainer ternama Erwan Bouroullec dan melanjutkan dominasinya di pasar soundbar selama 11 tahun berturut-turut.

Pembaruan lain datang dari TV OLED ultra-tipis S95H, yang mengusung desain minimalis dan proyektor portabel The Freestyle+ yang kini mendukung Vision AI Companion untuk fleksibilitas hiburan di berbagai ruang. Seluruh lini TV Samsung telah didukung HDR10+ ADVANCED dan Eclipsa Audio, menawarkan kualitas gambar dan suara imersif terbaik di kelasnya.

Demi mendukung kebutuhan gamers, seri monitor Odyssey G9 6K 3D, Odyssey G6, serta G8 turut diluncurkan dengan refresh rate dan kualitas gambar yang meningkat. Seluruh ekosistem display Samsung dikendalikan oleh Tizen OS edisi terbaru. Perusahaan menjanjikan pembaruan perangkat lunak Tizen hingga tujuh tahun ke depan.

Smart Home dan AI sebagai Pendamping Harian

Evolusi perangkat rumah tangga pintarpun turut mendapat porsi penting. Konsep Home Companion dikedepankan lewat integrasi AI dan layanan SmartThings yang telah digunakan oleh lebih dari 430 juta pengguna di seluruh dunia hingga Desember 2025. Cheolgi Kim, Executive Vice President Digital Appliances Division Samsung, menjelaskan bahwa AI kini menjadi mitra produktivitas sekaligus manajemen rumah.

Kulkas Family Hub generasi baru dibekali teknologi AI Vision dengan dukungan Google Gemini, yang mampu melakukan identifikasi makanan lebih presisi. Fitur-fitur andalan seperti What’s for Today?, Video to Recipe, hingga FoodNote memudahkan perencanaan menu, pengawasan stok bahan, dan monitoring konsumsi keluarga. Teknologi Voice ID di Family Hub membuat setiap anggota keluarga bisa mendapatkan pengalaman yang benar-benar personal.

Produk terbaru di lini rumah tangga yang berbasis AI meliputi:

  1. Bespoke AI Laundry Combo – mesin cuci pintar, hemat air dan energi.
  2. Bespoke AI AirDresser – perangkat perawatan pakaian dengan analisa otomatis.
  3. Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra – robot vacuum dengan deteksi cairan dan fungsi pemantauan rumah.

Seluruh perangkat ini berhasil meraih CES Innovation Award atas integrasi AI dan konektivitas yang ditawarkan.

Kesehatan Digital dan Perlindungan Data

Pada sektor kesehatan digital, Samsung mengusung program Care Companion yang mengedepankan peran AI untuk meningkatkan kesehatan secara proaktif. Praveen Raja, Vice President dan Head of Digital Health Samsung Research America, menyampaikan bahwa pelatihan kesehatan personal, panduan olahraga, pola tidur, rekomendasi makanan, serta deteksi awal gangguan kesehatan, kini bisa diakses melalui platform Samsung.

Fitur berbagi data kesehatan ke penyedia layanan medis juga disematkan melalui kerja sama dengan Xealth untuk konsultasi virtual, memungkinkan deteksi dan penanganan dini kondisi kesehatan pengguna. Samsung tetap menegaskan komitmen terhadap privasi melalui penguatan fitur Samsung Knox dan Knox Matrix di seluruh ekosistem AI-nya.

Samsung membuka exhibition zone di CES mulai 4 hingga 7 Januari, memamerkan seluruh inovasi terbarunya dan mengundang publik untuk merasakan langsung transisi menuju kehidupan berbasis AI. Filosofi ‘Companion to AI Living’ menjadi refleksi investasi Samsung dalam menghadirkan teknologi yang memperkuat hubungan manusia dan perangkat, menciptakan pengalaman sehari-hari yang lebih terhubung dan bermakna.

Baca selengkapnya di: inet.detik.com
Exit mobile version