
Toyota resmi menghadirkan Hilux pick-up listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) sebagai jawaban atas tuntutan era tanpa emisi. Kehadiran Hilux BEV menandai langkah besar hilangnya ketergantungan pada mesin diesel, tanpa mengorbankan karakter tangguh yang telah menjadi DNA pickup ini.
Hilux menjadi ikon ketangguhan selama bertahun-tahun di berbagai medan ekstrem di seluruh dunia. Peralihan ke elektrifikasi pada Hilux dilakukan secara bertahap, mengikuti filosofi Toyota bahwa solusi ramah lingkungan harus tetap menjawab kebutuhan seluruh konsumen di berbagai wilayah.
Strategi Multipath: Toyota Tidak Memaksakan Satu Pilihan
Toyota memperkenalkan Hilux generasi kesembilan dengan strategi “multipath”. Konsumen bebas memilih teknologi penggerak sesuai kebutuhan. Selain BEV, Hilux tersedia dalam varian hybrid 48V, mesin bensin, dan diesel. Toyota bahkan telah mengumumkan pengembangan Hilux berbahan bakar hidrogen fuel cell yang dijadwalkan meluncur beberapa tahun mendatang.
Pendekatan ini membuat proses elektrifikasi Hilux terasa manusiawi dan realistis. Setiap konsumen di pasar Eropa, Asia Tenggara, atau Australia mendapatkan opsi yang relevan sesuai kebutuhannya.
Teknologi Canggih Hilux BEV
Hilux BEV dibangun dengan platform ladder frame body-on-frame khas Hilux yang telah terbukti ketangguhannya. Posisinya sebagai kendaraan niaga dan adventure tetap dipertahankan, sekarang dengan penggerak all-wheel drive permanen yang berasal dari dua motor listrik.
Berikut konfigurasi tenaga utama Hilux BEV:
- Motor depan menyumbang torsi sebesar 205 Nm.
- Motor belakang menghasilkan torsi 268,6 Nm.
- Total output daya mencapai 144 kW (setara 193 hp).
- Baterai lithium-ion dipasang rata di bawah lantai dengan kapasitas 59,2 kWh.
Penggunaan baterai di bawah lantai menjamin kestabilan kendaraan dan distribusi bobot optimal di segala medan. Hilux BEV juga didesain dengan perlindungan maksimal pada baterai dan komponen kelistrikan dari benturan, batu, hingga cipratan air.
Performa dan Kapasitas Hilux BEV
Pickup listrik ini difokuskan sebagai kendaraan kerja harian yang siap melibas berbagai kondisi jalan. Sistem Multi-Terrain Select pada Hilux BEV memaksimalkan traksi di medan licin, pasir, atau bebatuan, meniru fitur low-range gearbox pada 4×4 konvensional.
Untuk kapasitas angkut dan tariknya, Hilux BEV menawarkan:
- Payload (bobot bak maksimum) sekitar 715 kg.
- Towing capacity sekitar 1.600 kg untuk pasar Eropa dan Asia Tenggara.
Jarak tempuh dalam satu kali pengisian penuh diperkirakan sekitar 240 km berdasar pengujian standar WLTP. Angka ini akan berkurang pada penggunaan berat, tetapi sesuai untuk kebutuhan distribusi rutin atau perjalanan harian perusahaan.
Demi kenyamanan pengguna, Toyota sedang menyiapkan kemampuan pengisian daya cepat DC umum hingga sekitar 125 kW — spesifikasinya dapat berbeda tergantung pasar. Adapun pengisian daya AC diperkirakan sampai 11 kW.
Desain Modern dan Pengalaman Interior Terbaru
Hilux BEV membawa tampilan “Tough and Agile” yang tegas dan modern. Panel depan tampil lebih aerodinamis dengan grille tertutup, membedakannya dari model bermesin bensin atau diesel. Satu-satunya varian yang tersedia adalah Double Cab, mengakomodasi kebutuhan keluarga sekaligus operasional bisnis.
Masuk ke kabin, nuansa utilitarian lama Hilux digantikan interior yang terinspirasi dari Land Cruiser terbaru. Dashboard horizontal, material solid, dan dua layar digital berukuran 12,3 inci memberikan atmosfer yang lebih canggih sekaligus fungsional. Penambahan shift-by-wire, charger nirkabel, port USB belakang, serta rear deck step meningkatkan kepraktisan dalam aktivitas sehari-hari.
Fitur Keselamatan dan Konektivitas
Toyota memperkuat aspek keselamatan pada seluruh varian Hilux baru, termasuk tipe listrik, dengan paket Toyota T-Mate dan Toyota Safety Sense. Pecinta teknologi akan menemukan fitur seperti Proactive Driving Assist dan Emergency Driving Stop System. Kemampuan update sistem lewat over-the-air juga menjadikan Hilux BEV relevan di era kendaraan terkoneksi.
Rincian Spesifikasi Utama Hilux BEV
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Platform | Ladder frame (body-on-frame) |
| Drivetrain | Permanent AWD (dual motor) |
| Output total | 144 kW (193 hp) |
| Torsi | 205 Nm (depan) + 268,6 Nm (belakang) |
| Kapasitas baterai | Lithium-ion 59,2 kWh |
| Jarak tempuh WLTP | Sekitar 240 km |
| Payload maksimum | 715 kg |
| Towing | 1.600 kg |
| Pengisian cepat DC | Sekitar 125 kW (tergantung pasar) |
| Layar digital | 12,3 inci (instrumen) + 12,3 inci (head) |
| Fitur keselamatan | Toyota T-Mate, Toyota Safety Sense |
Jadwal dan Target Pemasaran
Hilux BEV mulai dipasarkan di akhir tahun untuk pasar Eropa, Asia Tenggara, dan Australia. Varian hybrid, bensin, dan diesel akan menyusul di beberapa negara. Adapun varian hidrogen fuel cell ditargetkan rilis beberapa tahun ke depan.
Langkah Toyota ini menandakan bahwa legenda tangguh seperti Hilux kini siap menyongsong era tanpa emisi, tanpa kehilangan karakter ketangguhannya. Inovasi ini bukan hanya adaptasi terhadap regulasi lingkungan, namun juga bentuk komitmen Toyota pada kebutuhan konsumen global di masa transisi elektrifikasi otomotif.





