Advertisement

Biaya Servis Xiaomi 17 Ultra: Komponen Layar, Kamera, hingga Motherboard Paling Mahal

Xiaomi baru saja mengumumkan rincian biaya servis komponen utama untuk ponsel flagship terbarunya, Xiaomi 17 Ultra. Informasi ini menjadi panduan bagi calon pengguna atau pemilik perangkat terkait anggaran yang perlu dipersiapkan jika terjadi kerusakan di luar masa garansi.

Sebagai ponsel kelas premium, daftar harga resmi dari Xiaomi menunjukkan bahwa biaya penggantian beberapa komponen utama tergolong mahal, terutama pada bagian layar, motherboard, dan kamera. Xiaomi 17 Ultra memang dirancang sebagai smartphone dengan teknologi kamera terdepan dan performa kelas atas.

Komponen yang Merogoh Kocek Paling Dalam

Berdasarkan data yang dirilis secara resmi, layar menjadi salah satu komponen yang paling mahal untuk diganti. Panel AMOLED LTPO 6,73 inci dipatok seharga 990 yuan atau sekitar Rp 2,3 juta. Biaya ini tergolong tinggi karena panel yang digunakan memiliki kualitas premium, tingkat kecerahan sangat tinggi, dan mendukung refresh rate adaptif yang menjadi salah satu keunggulan utama Xiaomi 17 Ultra di kelas flagship.

Bagian motherboard menempati posisi teratas dalam daftar biaya servis. Untuk varian dengan RAM 12 GB dan memori 512 GB, harga motherboard mencapai 2.980 yuan atau sekitar Rp 6,96 juta. Sementara itu, varian tertinggi yang hadir dengan konfigurasi RAM 16 GB dan storage 1 TB dibanderol lebih mahal hingga 3.440 yuan atau sekitar Rp 8,04 juta. Angka tersebut lebih dari sepertiga harga perangkat baru dan bisa menjadi pertimbangan konsumen saat purna jual.

Biaya Servis Kamera Xiaomi 17 Ultra

Sebagai perangkat yang mengedepankan fotografi profesional, komponen kamera utama Xiaomi 17 Ultra juga memiliki ongkos ganti yang tidak murah. Modul kamera utama wide-angle misalnya, ditawarkan dengan harga servis 850 yuan atau sekitar Rp 1,98 juta. Kamera telefoto periskop yang menjadi keunggulan sistem imaging ponsel ini dibanderol 795 yuan atau sekitar Rp 1,85 juta.

Kamera ultra-wide dikategorikan lebih terjangkau dengan biaya penggantian 85 yuan atau sekitar Rp 200 ribu. Untuk kamera depan, biaya resmi dari Xiaomi adalah 60 yuan atau setara Rp 140 ribu. Beberapa komponen pendukung seperti baterai 6.800 mAh dipatok biaya 159 yuan atau Rp 371 ribu, dan back cover ditetapkan 330 yuan atau Rp 771 ribu.

Berikut daftar biaya servis resmi beberapa komponen Xiaomi 17 Ultra:

  1. Layar LTPO AMOLED: 990 yuan (~Rp 2,3 juta)
  2. Motherboard 12 GB/512 GB: 2.980 yuan (~Rp 6,96 juta)
  3. Motherboard 16 GB/1 TB: 3.440 yuan (~Rp 8,04 juta)
  4. Kamera utama wide-angle: 850 yuan (~Rp 1,98 juta)
  5. Kamera telefoto periskop: 795 yuan (~Rp 1,85 juta)
  6. Kamera ultra-wide: 85 yuan (~Rp 200 ribu)
  7. Kamera depan: 60 yuan (~Rp 140 ribu)
  8. Baterai: 159 yuan (~Rp 371 ribu)
  9. Back cover: 330 yuan (~Rp 771 ribu)

Fokus pada Fitur dan Teknologi Tinggi

Tingginya biaya servis Xiaomi 17 Ultra sejalan dengan penggunaan hardware dan teknologi canggih yang diadopsi perangkat ini. Kolaborasi strategis Xiaomi dan Leica menghadirkan sistem tiga kamera dengan sensor utama 1 inci Light Fusion 1050L. Sensor ini didukung teknologi LOFIC HDR yang mampu memperjelas detail baik pada area terang maupun gelap.

Kamera telefoto 200 MP Leica pada ponsel ini sudah mengusung sistem 75 mm hingga 100 mm optical zoom dengan lensa bergerak dan penggunaan sensor penuh tanpa crop digital. Keunggulan lain datang dari sertifikasi Leica APO yang mampu mengurangi efek warna menyimpang (chromatic aberration), serta desain optik UltraPure untuk meminimalkan ghosting pada kondisi pencahayaan rumit.

Layar perangkat mengusung panel LTPO datar dengan kecerahan hingga 3.500 nits. Xiaomi 17 Ultra dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan baterai berkapasitas ekstra besar dengan fast charging 90 watt kabel dan 50 watt nirkabel. Seluruh fitur unggulan tersebut membuat suku cadang ponsel ini menuntut harga premium, sebagaimana biasanya pada perangkat ultra-premium.

Suku Cadang Lain dan Catatan Penting untuk Konsumen

Selain komponen kelas atas, beberapa suku cadang sekunder seperti sub-board, speaker, charger, dan kabel data dibanderol puluhan yuan saja. Namun, Xiaomi menekankan harga resmi servis ini dapat berbeda di setiap negara atau wilayah, bergantung pada pajak dan peraturan setempat.

Pengguna disarankan untuk selalu menggunakan layanan servis resmi agar kualitas perbaikan dan ketersediaan suku cadang tetap terjaga. Dengan tingginya investasi pada perangkat seperti Xiaomi 17 Ultra, pemeliharaan serta perlindungan perangkat sangat penting demi menjaga performa dan nilai jual kembali di masa mendatang.

Berita Terkait

Back to top button