CEO Xiaomi Akui Kesalahan Strategi, Simak Dampak dan Langkah Perbaikan Perusahaan

CEO Xiaomi, Lei Jun, secara terbuka mengakui kesalahan perusahaan dalam praktik pemasaran yang menggunakan ukuran font kecil pada materi iklan. Ia menilai kebiasaan ini memang sudah lama terjadi di industri dan menyebabkan ketidakjelasan informasi bagi konsumen.

Lei Jun menegaskan bahwa meskipun praktik tersebut kerap dipakai untuk memenuhi persyaratan hukum, cara seperti ini malah menimbulkan kesalahpahaman. Xiaomi sendiri selama bertahun-tahun ikut terjebak dalam tren tersebut dengan menambahkan catatan kecil yang sulit dibaca pada poster dan materi promosi.

Pengakuan Terbuka dari CEO Xiaomi
Lei Jun mengakui bahwa pemakaian font kecil dalam iklan tidak sehat dan harus dihentikan. Ia menggarisbawahi bahwa kebiasaan ini membuat pesan iklan tidak transparan dan sulit diakses oleh pengguna secara langsung.

Penggunaan catatan kecil seringkali menayangkan kondisi ideal yang sulit dicapai tanpa menjelaskan informasi secara menyeluruh di tampilan utama iklan. Hal ini kerap menimbulkan keraguan mengenai kejujuran komunikasi Xiaomi.

Langkah Perubahan yang Ditetapkan Xiaomi
Mulai November, pimpinan Xiaomi telah membentuk tim internal khusus untuk mengubah strategi pemasaran. Semua departemen diinstruksikan untuk membatasi penggunaan font kecil dan mengganti informasi tambahan menjadi lebih jelas dan mudah dibaca.

Langkah ini dianggap penting oleh Lei Jun agar pesan perusahaan lebih transparan dan konsumen bisa langsung memahami isi iklan tanpa kebingungan. Keputusan ini juga sebagai wujud tanggapan Xiaomi terhadap kritik publik yang sudah diterima.

Membedakan Antara Kepatuhan dan Pemasaran Berlebihan
Lei Jun menolak anggapan bahwa Xiaomi melakukan "pemasaran palsu" atau iklan berlebihan hanya karena ada catatan kecil di materi promosi. Ia menjelaskan bahwa penambahan catatan tersebut adalah upaya mematuhi Undang-Undang Periklanan yang melarang penggunaan bahasa absolut dalam pemasaran.

Kepatuhan terhadap regulasi jadi alasan utama di balik praktik tersebut, bukan untuk menipu konsumen. Namun, perusahaan sadar bahwa pendekatan ini perlu diperbaiki demi menjaga kepercayaan jangka panjang.

Dampak dan Harapan ke Depan
Menurut CEO Xiaomi, memperbaiki komunikasi melalui iklan yang lebih jernih dan transparan sangat penting di tengah pasar yang menuntut keterbukaan. Langkah ini diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih sehat antara merek dan penggunanya.

Perubahan ini juga mencerminkan komitmen Xiaomi untuk mendengarkan masukan dari publik dan menghindari kontroversi serupa di masa mendatang. Komitmen seperti ini menjadi bukti bahwa perusahaan siap berkembang menuju standar pemasaran yang lebih bertanggung jawab.

Dengan langkah ini, Xiaomi berupaya menjadi contoh bagi industri dalam menjaga kejujuran dan transparansi tanpa mengurangi daya tarik promosi produk kepada konsumen.

Exit mobile version