Kacamata cerdas umumnya dikenal dengan fitur kamera, layar, atau asisten suara terintegrasi. Namun, Povec Optics menghadirkan terobosan baru pada CES dengan merilis Povec C1, kacamata hitam elektro-kromik pertama di dunia. Fokus utama produk ini adalah kemampuan mengubah tingkat kegelapan lensa dalam hitungan detik, memberikan kendali penuh kepada pengguna.
Teknologi ini memberikan solusi untuk kebutuhan pengguna aktif yang sering berpindah di lingkungan dengan pencahayaan tak menentu. Mulai dari lari pagi di bawah matahari yang kadang tertutup awan, bersepeda di jalur yang dinaungi pepohonan, hingga aktivitas di atas air dengan pantulan cahaya tinggi. Kebanyakan kacamata konvensional berkaca gelap tetap dan lensa fotokromik tak selalu cukup cepat beradaptasi. Povec C1 menawarkan penyesuaian instan sesuai keinginan.
Teknologi Elektro-Kromik Miniatur pada Kacamata
Dasar utama pada Povec C1 adalah teknologi elektro-kromik yang sebelumnya banyak diterapkan pada kaca spion mobil mewah dan sunroof panoramic. Ketika arus listrik bertegangan rendah mengalir melalui beberapa lapisan konduktor pada lensa, warna lensa bisa berubah dalam kisaran satu detik. Povec berhasil mengecilkan teknologi otomotif ini hingga cukup tipis untuk rangka kacamata.
Fitur pengaturan tint juga dirancang mudah dan intuitif. Pengguna cukup menggeser jari di strip sentuh di bagian gagang, lalu tingkat kegelapan lensa akan berubah seketika mengikuti gerakan tersebut. Berdasarkan pernyataan dari co-founder Povec, Alexis Marc Pons, desain ini bertujuan memberikan fleksibilitas sehingga pengguna tidak perlu menebak keperluan penerangan di sekitar mereka.
Fitur pengaturan cepat ini didukung oleh sistem sensor pintar yang mampu menyesuaikan perubahan dalam waktu satu detik. Inovasi ini mengeliminasi kebutuhan akan sensor cahaya otomatis yang kadang responsifnya terlambat saat terjadi perubahan intensitas sinar pada lingkungan sekitar.
Spesifikasi dan Fitur Manfaat Povec C1
Selain sistem tint yang adaptif, Povec C1 menawarkan beragam fitur pelindung. Lensa dilengkapi perlindungan UV400, dilapisi anti-silau, serta tahan benturan yang telah diuji dengan uji jatuh bola baja. Ini memberikan keamanan optimal bagi pengguna dalam berbagai aktivitas luar ruangan.
Daya tahan baterainya mencapai empat minggu dalam mode pemakaian sekitar empat jam per hari. Sistem pengisian daya menggunakan konektor USB-C sehingga praktis dan modern. Kacamata ini secara otomatis aktif ketika dibuka dan masuk mode tidur ketika dilipat, memaksimalkan efisiensi baterai.
Rangka Povec C1 dibuat dari material TR90 yang ringan tetapi tetap kokoh. Frame memiliki rating IP65 yang artinya tahan terhadap keringat, hujan, atau cipratan air. Penyesuaian kenyamanan juga diperhatikan, dengan tiga bantalan hidung yang dapat diganti-ganti mengikuti bentuk hidung pengguna. Hal ini menunjang pemakaian dalam durasi lama dan berbagai kondisi fisik.
Berikut adalah poin-poin utama keunggulan Povec C1:
- Lensa elektro-kromik yang dapat diubah tingkat kegelapannya dalam waktu satu detik.
- Kontrol tint manual melalui strip sentuh pada gagang kacamata.
- Perlindungan UV400, anti-silau, dan tahan benturan.
- Baterai tahan sampai 28 hari pemakaian (sekitar empat jam per hari).
- Pengisian daya cepat dengan USB-C serta mode otomatis saat kacamata dibuka/tutup.
- Rangka ringan material TR90 dan rating IP65, serta tiga opsi bantalan hidung.
Jadwal Rilis dan Penetapan Harga
Povec Optics berencana meluncurkan kacamata Povec C1 pada Mei dengan harga yang diperkirakan antara $250 sampai $350. Kisaran harga tersebut membidik pasar pengguna aktif yang membutuhkan kacamata berteknologi tinggi untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari olahraga, petualangan alam, hingga gaya hidup mobile urban.
Inovasi ini menyoroti perubahan tren dalam dunia kacamata pintar yang tidak lagi hanya menawarkan fitur digital, melainkan juga solusi langsung atas masalah kenyamanan dan efisiensi pengguna pada lingkungan dengan pencahayaan dinamis. Bagi yang membutuhkan fleksibilitas dan kendali penuh atas perlindungan visual, Povec C1 memberikan alternatif berbeda dibandingkan kacamata konvensional dan teknologi fotokromik standar.
