Bocoran mengenai kehadiran HMD Pulse 2, Pulse 2+, dan Pulse 2 Pro semakin ramai dibicarakan. Ketiga smartphone terbaru dari HMD Global ini disebut akan membawa spesifikasi utama yang sama, yaitu mengandalkan chipset Unisoc T7250.
Informasi mengenai kemampuan, desain, serta target pasarnya juga mulai terungkap. Banyak pengguna smartphone di Indonesia penasaran dengan strategi HMD dalam merilis tiga varian dengan prosesor yang identik, namun tetap hadir dengan fitur berbeda.
Chipset Unisoc T7250 Jadi Jantung Tiga Varian
Berdasarkan data yang diperoleh dari sumber-sumber terpercaya seperti laporan Geekbench hingga bocoran leaker ternama di industri smartphone, seluruh varian HMD Pulse 2 akan ditenagai chipset Unisoc Tiger T7250. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 12nm dan mengusung konfigurasi octa-core. Terdapat dua inti Cortex-A75 berkecepatan 1.82GHz untuk performa, serta enam inti efisiensi Cortex-A55 berlari di 1.61GHz.
Keputusan menggunakan Unisoc T7250 pada ketiga model mengindikasikan positioning Pulse 2 series di segmen menengah-bawah. Performa harian dinilai cukup untuk penggunaan media sosial, komunikasi, dan kebutuhan multimedia ringan, mengingat skor Geekbench yang beredar sejauh ini berada di level yang kompetitif untuk kelasnya.
Perbedaan Fitur Utama Setiap Varian
Walaupun berbagi chipset yang sama, ketiga model ini dibedakan dari sisi desain, kamera, layar, hingga kapasitas RAM dan penyimpanan. Berikut ini ringkasan perbandingan spesifikasi utama ketiganya:
| Model | Layar | Kamera Belakang | Kamera Depan | RAM & Storage | Baterai |
|---|---|---|---|---|---|
| Pulse 2 | IPS 6,7" 720p+ 90Hz | 50MP + 2MP | 8MP | 4GB/8GB + 128GB | 5.000 mAh |
| Pulse 2+ | IPS 6,7" 720p+ 120Hz | 50MP | 13MP | ? (Diperkirakan 6GB) | 5.000 mAh |
| Pulse 2 Pro | IPS 6,72" 1080p+ 90Hz | 50MP + 8MP ultrawide | 50MP | 6/8GB + 128/256GB | 5.000 mAh |
Pulse 2 Pro menjadi varian teratas, menghadirkan daya tarik dari sisi kamera utama 50MP, upgrade lensa ultrawide 8MP, dan kamera selfie 50MP. Model ini juga tampil dengan desain kamera belakang yang lebar, menyerupai layout kamera pada bocoran iPhone 17 Pro, serta menawarkan tiga warna: hijau, ungu, dan hitam.
Pulse 2+ menonjol dengan layar yang mendukung refresh rate 120Hz, dan kamera selfie 13MP, tetapi tidak memiliki lensa ultrawide di bagian belakang. Model dasar Pulse 2 mengedepankan harga terjangkau dengan kombinasi kamera utama 50MP dan lensa sekunder 2MP.
Fitur Pendukung dan Konektivitas
Ketiga ponsel Pulse 2 dibekali baterai kapasitas besar 5.000 mAh dan pengisian daya cepat 20W melalui port USB-C. Sensor sidik jari berada di samping bodi, dan seluruh seri mendukung NFC serta audio jack 3,5 mm. Sertifikasi IP52 pun telah disematkan untuk perlindungan dasar terhadap debu dan cipratan air.
Sistem operasi Android 15 siap dijalankan pada unit Pulse 2, termasuk varian dasarnya. Namun, masih ditunggu konfirmasi RAM tertinggi yang didukung, lantaran tren harga memori global saat ini sering memengaruhi kebijakan pabrikan.
Strategi Multi Varian untuk Menjangkau Segmen Luas
HMD menerapkan strategi mirip produsen lain dalam merilis beberapa varian sekaligus dalam satu keluarga produk, dengan spesifikasi inti yang sama. Model seperti Pulse 2 Pro diposisikan untuk mereka yang membutuhkan fitur dan desain premium, sedangkan Pulse 2 dan Pulse 2+ menyasar konsumen yang lebih mengutamakan harga terjangkau atau layar dengan refresh rate tinggi.
Pendekatan ini memberikan keleluasaan bagi konsumen dengan budget beragam, sekaligus mengoptimalkan biaya produksi HMD melalui penggunaan komponen utama yang sama. Berdasarkan data bocoran terkini, ketiga model Pulse 2 telah muncul secara resmi di database Geekbench dengan hasil pengujian performa yang saling berdekatan.
Tren Desain Kamera dan Transformasi HMD Global
Desain kamera belakang Pulse 2 Pro yang menyerupai iPhone 17 Pro mencerminkan tren adopsi desain premium oleh banyak produsen smartphone pada segmen mid-range. Bukan hanya HMD, pesaing seperti ZTE pun menerapkan gaya serupa untuk menarik perhatian konsumen yang menginginkan tampilan flagship pada perangkat terjangkau.
Jean-Francois Baril, selaku pemimpin HMD Global, belakangan memang aktif membawa perusahaan keluar dari bayang-bayang lisensi Nokia. Peluncuran lini Pulse 2 menjadi bagian penting dari transformasi HMD menjadi merek smartphone mandiri.
Keputusan menghadirkan tiga varian Pulse 2 menambah pilihan baru di kelas entry-level hingga menengah. Jika harga jual mampu bersaing, tidak menutup kemungkinan trio HMD Pulse 2 ini dapat memperluas pangsa pasar merek di Indonesia pada 2026. Hingga saat ini, detail harga dan tanggal rilis resmi masih dinantikan oleh para penggemar gadget tanah air.
