Asus Fokus Inovasi, Tidak Merilis HP Baru dalam Waktu Dekat

Pecinta ponsel Asus, terutama lini ROG Phone dan Zenfone, harus bersiap menghadapi kenyataan bahwa tahun depan tidak akan ada perangkat anyar yang dirilis. Keputusan Asus ini sudah dikonfirmasi secara resmi setelah muncul kabar dari distributor Taiwan yang menyatakan tidak menerima pengadaan ponsel baru dari Asus untuk periode setelah akhir tahun ini.

Berdasarkan laporan DigiTimes, para distributor di Taiwan mengaku mendapat informasi bahwa operasi unit smartphone Asus hanya berlangsung hingga 31 Desember. Tidak ada produk baru yang dijadwalkan setelah tenggat tersebut. Asus sendiri sudah menyampaikan secara terbuka kepada mitra telekomunikasi bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk meluncurkan ponsel Android baru di tahun berikutnya.

Alasan di Balik Keputusan Asus

Keputusan untuk tidak merilis produk baru ini menimbulkan spekulasi terkait strategi bisnis Asus di divisi ponsel. Meski tidak secara eksplisit menyatakan akan menghentikan bisnis smartphone, Asus menyebut operasi divisi ini tetap berjalan normal. Namun, mereka menegaskan tidak akan ada model ponsel baru yang diperkenalkan dalam waktu dekat.

Satu faktor yang diyakini mempengaruhi keputusan ini ialah naiknya harga komponen memori di pasar global. Asus, seperti pabrikan lain asal Taiwan, harus menyesuaikan diri dengan kondisi krisis memori yang turut mendorong kenaikan harga produk mereka sejak awal tahun. Situasi ini kemungkinan besar membuat perusahaan lebih fokus pada lini bisnis laptop serta PC yang memang sudah dikuasai sejak lama.

Daftar Produk Asus Terbaru

Bagi konsumen yang masih tertarik membeli ponsel Asus tahun ini, berikut beberapa perangkat yang menjadi rilisan terbaru sebelum penghentian peluncuran produk:

  1. Zenfone 12 Ultra:
    Ponsel flagship ini menjadi perangkat terakhir yang diperkenalkan secara global oleh Asus pada Februari. Namun, Zenfone 12 Ultra hingga kini tidak dipasarkan secara resmi di Indonesia.

  2. ROG Phone 9 Pro dan ROG Phone 9 FE:
    Kedua ponsel gaming ini terakhir diluncurkan secara resmi di Indonesia pada Maret. ROG Phone 9 Pro sendiri sudah lebih dulu dikenalkan di pasar global pada November tahun lalu.

Apa Dampaknya bagi Konsumen?

Pengguna ponsel Asus yang khawatir dengan layanan purna jual dapat sedikit lega. Asus memastikan bahwa pemeliharaan perangkat lunak, pembaruan sistem, serta layanan garansi tetap berlangsung normal untuk seluruh produk yang telah beredar di pasar.

Keterangan dari Asus menegaskan, "Pemeliharaan, peningkatan perangkat lunak, dan layanan garansi untuk semua produk yang sudah diluncurkan tidak akan terpengaruh." Artinya, para pengguna tidak perlu khawatir soal keamanan dan pembaruan sistem operasional ponsel mereka selama masa garansi maupun setelahnya.

Bagaimana Prospek Bisnis Smartphone Asus ke Depan?

Dengan adanya konfirmasi penghentian peluncuran, belum jelas apakah Asus akan kembali ke pasar ponsel suatu hari nanti atau memilih fokus ekspansi di bidang lain. Beberapa analis menilai langkah ini bisa menjadi tanda awal restrukturisasi bisnis atau sinyal bahwa Asus tengah melakukan evaluasi mendalam terhadap profitabilitas dan daya saing lini smartphone mereka.

Langkah ini juga sejalan dengan tren di mana pasar smartphone global kian kompetitif dan menuntut investasi inovasi yang tinggi, sementara profit makin tertekan oleh fluktuasi harga komponen. Asus kemungkinan akan mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk sektor laptop, desktop, dan perangkat enterprise yang sudah menjadi kekuatan utama perusahaan.

Bagi konsumen yang menginginkan ponsel Asus, stok yang tersedia di pasaran saat ini bisa jadi peluang terakhir sebelum lini produk ponsel baru benar-benar menghilang dari pasar global. Pengamat industri menyarankan agar calon pembeli lebih memperhatikan dukungan pembaruan perangkat lunak dan keaslian garansi resmi ketika berburu produk Asus dalam beberapa waktu ke depan.

Baca selengkapnya di: inet.detik.com
Exit mobile version