Benchmark Snapdragon X2 Elite Extreme Kalahkan Performa Single-Core Apple M4 Max

Snapdragon X2 Elite Extreme kini menjadi sorotan setelah hasil benchmark terbaru menunjukkan keunggulan signifikan di performa single-core dibandingkan Apple M4 Max. Persaingan antara Qualcomm dan Apple di segmen chipset ARM untuk laptop Windows dan Mac semakin ketat seiring kemunculan generasi baru prosesor berbasis ARM yang terus menunjukkan peningkatan kinerja.

Qualcomm secara resmi menyatakan bahwa Snapdragon X2 Plus mampu memberikan performa single-core CPU hingga 35 persen lebih cepat dengan konsumsi daya 43 persen lebih rendah dari generasi sebelumnya. Sementara itu, varian Elite menawarkan kecepatan CPU 31 persen lebih tinggi dalam level daya sama, atau konsumsi daya 43 persen lebih rendah untuk performa setara dengan Snapdragon X Elite generasi terdahulu.

Hasil Benchmark Snapdragon X2 Elite Extreme

Real world benchmark mulai muncul, dengan salah satunya berasal dari salah satu penguji independen yang mendapat kesempatan mencoba langsung prototype Snapdragon X2 Elite dan Extreme. Pengujian menggunakan Geekbench ini dilakukan pada perangkat Compute Reference Design (CRD) milik Qualcomm.

Terdapat tiga konfigurasi yang diuji, yaitu Snapdragon X2 Elite 12-core, Elite 18-core, dan Elite Extreme 18-core. Setiap varian dihadapkan langsung dengan perangkat Apple yang memakai M4, M4 Pro, hingga M4 Max. Tidak ada perubahan perangkat lunak atau hardware lain yang mempengaruhi hasil uji, seluruh perbedaan terletak pada prosesor dan spesifikasi RAM serta penyimpanan.

Snapdragon X2 Elite 12-core, yang dilengkapi RAM 32GB dan penyimpanan 1TB, mendapat skor single-core 3.850 serta multi-core 16.171. Skor ini sudah tipis di atas Apple M4 standar pada MacBook Air yang berada di sekitar 3.839 untuk single-core serta multi-core 14.861.

Varian Snapdragon X2 Elite 18-core mendapatkan skor single-core 3.838 dan multi-core 20.320. Skor ini jelas menempatkan varian tersebut di kelas yang sama dengan Apple M4 Pro, namun unggul di multi-core dibanding sejumlah laptop berbasis M4 reguler.

Puncak pencapaian terlihat pada Snapdragon X2 Elite Extreme (18-core), yang meraih skor single-core 4.072 dan multi-core 23.611. Hasilnya, skor single-core Snapdragon X2 Elite Extreme secara langsung melampaui Apple M4 Max milik MacBook Pro yang rata-rata mencapai 3.913 pada single-core. Meski begitu, performa multi-core M4 Max masih berada di atas dengan skor sekitar 25.669 menurut data benchmark yang digunakan dalam pengujian yang sama.

Perbandingan Benchmark Snapdragon X2 dan Apple M4 Series

Berikut perbandingan singkat hasil pengujian Geekbench untuk chipset kelas atas Snapdragon dan Apple terbaru:

Chipset Single-Core Multi-Core
Snapdragon X2 Elite 12-core 3.850 16.171
Apple M4 (MacBook Air) 3.839 14.861
Snapdragon X2 Elite 18-core 3.838 20.320
Apple M4 Pro ~3.850 ~20.000
Snapdragon X2 Elite Extreme 4.072 23.611
Apple M4 Max 3.913 25.669

Data di atas menandakan Snapdragon X2 Elite Extreme menjadi rival serius untuk Apple M4 Max pada performa single-core, bahkan berhasil melewati skor yang biasanya menjadi keunggulan MacBook berbasis ARM. Namun, dalam aspek multi-core, posisi M4 Max masih unggul tipis dari Snapdragon X2 Elite Extreme.

Makna Inovasi Snapdragon X2 untuk Kancah PC ARM

Hasil uji nyata ini menegaskan perkembangan pesat Windows berbasis ARM dalam dua tahun terakhir. Qualcomm menunjukkan konsistensi dalam mengejar, bahkan menyalip, performa single-core prosesor Apple. Klaim resmi Qualcomm yang menyebut efisiensi daya tetap tinggi kini terbukti lewat tes langsung Geekbench. Selain performa mentah, kompatibilitas aplikasi pada Windows ARM juga semakin diperbaiki dan menyusutkan batas bagi pengguna PC untuk beralih dari x86 ke ARM.

Peningkatan kinerja single-core sangat penting karena banyak aplikasi sehari-hari dan beban kerja ringan sangat mengandalkan efisiensi pengolahan satu inti. Hal ini bisa berdampak pada responsivitas, waktu buka aplikasi, hingga efisiensi energi keseluruhan perangkat. Qualcomm pun kini memberikan tekanan besar pada Apple untuk terus berinovasi jika tidak ingin tertinggal.

Dengan capaian ini, Snapdragon X2 Elite Extreme membuktikan bahwa platform Windows ARM tidak lagi sekadar eksperimen. Performa kini semakin sebanding dengan lini produk Apple Silicon, membuka pilihan baru di pasar laptop performa tinggi yang lebih efisien daya dan mendukung ekosistem perangkat lebih luas. Qualcomm membuktikan ambisinya untuk menjadi pemain kunci dalam pasar prosesor komputer modern.

Berita Terkait

Back to top button