Strategi Kuat Apple Melawan Dominasi Ponsel Lipat Samsung di Pasar Smartphone

Apple tengah mempersiapkan langkah agresif untuk menghadapi dominasi Samsung di pasar ponsel lipat yang sudah aktif sejak 2019. Rencana utama Apple adalah meluncurkan iPhone Fold pertama pada paruh kedua 2026, sekaligus melakukan pendekatan strategis dalam harga dan ketersediaan produk.

Strategi Harga yang Kompetitif

Awalnya iPhone Fold diperkirakan akan dibanderol sekitar US$ 2.399, lebih tinggi dibanding Galaxy Z Fold 7 yang dipasarkan mulai US$ 1.999. Namun rumor terkini menyebut Apple akan menetapkan harga iPhone Fold di kisaran US$ 1.999, sejajar dengan harga Galaxy Z Fold 8 yang dijadwalkan rilis bersamaan. Langkah ini menunjukkan kesiapan Apple untuk mengorbankan margin keuntungan, bahkan berpotensi merugi pada setiap unit demi memperbesar pangsa pasar ponsel lipat.

Pembatasan Ketersediaan Awal untuk Menciptakan Eksklusivitas

Selain harga kompetitif, Apple juga memilih strategi pembatasan ketersediaan iPhone Fold pada tahap awal. Produksi awal diprediksi terbatas, bukan hanya karena tantangan rantai pasok, tetapi juga strategi untuk menciptakan kesan eksklusif dan meningkatkan daya tarik pasar. Pola ini mirip dengan Samsung yang membatasi distribusi Galaxy Z Trifold di sejumlah pasar tertentu serta produksi terbatas.

Dampak dan Perkembangan Pasar 2027

Ketersediaan iPhone Fold diperkirakan akan meningkat secara signifikan pada 2027, seiring dengan pengoptimalan produksi dan respons pasar terhadap produk lipat Apple ini. Strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Apple dalam persaingan yang selama ini didominasi Samsung, sekaligus meramaikan pasar ponsel lipat yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat.

Ringkasan Strategi Apple Hadapi Ponsel Lipat Samsung:

  1. Menawarkan harga iPhone Fold yang kompetitif, sekitar US$ 1.999, sejalan dengan harga Galaxy Z Fold terbaru.
  2. Membatasi produksi dan distribusi awal untuk menciptakan kesan eksklusif sekaligus menjaga permintaan pasar.

Dengan pendekatan ini, Apple tidak hanya ingin mengejar ketertinggalan teknologi ponsel lipat, tapi juga membentuk strategi pemasaran yang agresif guna merebut perhatian konsumen. Tindakan ini sangat penting untuk melawan dominasi Samsung yang sudah matang dalam kelas produk ini sejak beberapa tahun terakhir.

Persaingan di sektor ponsel lipat kian sengit menjelang peluncuran iPhone Fold. Kedatangan produk Apple ini diperkirakan dapat mengubah dinamika pasar dan memberikan pilihan baru bagi konsumen yang ingin menikmati inovasi layar lipat dengan teknologi dan ekosistem Apple.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button