Produsen Ponsel Mulai Tinggalkan Titanium, Ini Alasan di Balik Keputusan Mereka

Produsen smartphone mulai terlihat meninggalkan material titanium pada ponsel flagship terbaru. Spekulasi menyebutkan Galaxy S26 Ultra tidak lagi akan menggunakan titanium, mengikuti jejak Apple yang lebih dahulu menggantinya pada jajaran iPhone 17 Pro.

Samsung biasanya memberikan nama-nama warna yang menyertakan kata ‘Titanium’ pada seri Ultra. Namun bocoran dari Ice Universe menyebutkan seri S26 Ultra nanti hadir dalam varian Black Shadow, White Shadow, Galactial Blue, dan Ultraviolet. Hilangnya kata ‘Titanium’ dinilai sebagai indikasi kuat adanya perubahan material utama pada lini tersebut.

Tren Pergantian Material pada Seri Pro dan Ultra

Apple sempat membanggakan penggunaan titanium pada iPhone 15 Pro sebagai inovasi material ‘kelas aerospace’ yang kuat tetapi ringan. Namun mulai iPhone 17 Pro dan Pro Max, Apple memilih frame berbasis aluminum alloy, sementara titanium hanya digunakan pada varian iPhone Air.

Samsung mengikuti langkah yang mirip. Setelah memperkenalkan frame titanium di Galaxy S24 Ultra, bocoran mengindikasikan S26 Ultra tidak lagi mengusung material tersebut. Jika benar, ini menandai kembalinya Samsung ke material selain titanium pada lini premium, sesuatu yang terakhir dialami di Galaxy S23 Ultra.

Beberapa data menunjukkan bahwa keputusan ini bukan sekadar perubahan estetika. Avi Greengart, analis di Techsponential, menegaskan bahwa pemilihan material selalu melibatkan kompromi sains material dan biaya. “Apple memilih material secara penuh perhitungan; ilmu material selalu ada trade-off,” jelas Greengart, dikutip oleh Tom’s Guide.

Faktor Biaya dan Ketersediaan

Harga titanium jauh lebih tinggi dibandingkan aluminium. Menurut Greengart, memilih aluminium membantu Apple menahan laju peningkatan harga jual. Masalah kestabilan biaya semakin nyata di tengah kenaikan harga komponen, terutama memori, akibat permintaan yang meroket dari sektor kecerdasan buatan (AI).

Samsung juga menghadapi tantangan serupa dengan naiknya biaya RAM dan memori yang berdampak pada segala lini produksi ponsel kelas atas. Rumor menyebut penyesuaian harga akan terjadi di pasar Korea, dengan potensi efek domino ke wilayah lain. Dalam kondisi tersebut, menekan harga produksi melalui pemilihan material menjadi keputusan strategis.

Performa, Heat Management, dan Tren Desain Ponsel

Bukan hanya harga yang menjadi pertimbangan. Isu teknis terkait performa juga memengaruhi keputusan produsen. Masalah overheating pada model flagship yang semakin bertenaga menuntut solusi desain baru. iPhone 17 Pro menghadirkan vapor cooling chamber, didukung frame aluminium yang dapat membuang panas lebih efektif daripada titanium.

Berat juga menjadi faktor penting. Aluminium memiliki bobot lebih ringan dari titanium. Baik Samsung maupun Apple menunjukkan kecenderungan membuat ponsel flagship yang lebih tipis dan ringan, tanpa harus mengurangi daya tahan fisik perangkat.

Perbandingan Penggunaan Material pada Seri Flagship

Berikut perbandingan pendekatan material pada flagship utama:

Model Material Frame Keunggulan Tahun Penggunaan
iPhone 15/16 Pro Titanium Kuat, estetis Dua generasi
iPhone 17 Pro Aluminium Alloy Ringan, lebih murah Model terbaru
Galaxy S24 Ultra Titanium Premium, kokoh Satu generasi
Galaxy S26 Ultra Rumor: Aluminium Ringan, hemat biaya Akan diluncurkan

Isu Pasar dan Strategi Bisnis

Transisi ke aluminium kemungkinan juga sebagai respon pada dinamika pasar smartphone. Konsumen di segmen high-end kini lebih mengutamakan aspek kenyamanan dan fungsionalitas, bukan hanya kemewahan material. Hal ini semakin penting di tengah fluktuasi harga komponen dan inflasi global.

Perubahan tren material ini memperlihatkan bagaimana produsen besar seperti Apple dan Samsung harus terus beradaptasi. Inovasi tetap berjalan, namun setiap keputusan diambil dengan menimbang sisi teknis, biaya, estetika, dan permintaan pasar yang cepat berubah. Para pengamat memperkirakan pengumuman resmi terkait bahan frame Galaxy S26 Ultra akan terjadi pada acara Galaxy Unpacked, yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.

Exit mobile version