Intel resmi mengumumkan kehadiran prosesor terbaru Panther Lake untuk pasar laptop. Produk ini diluncurkan dalam ajang CES di Las Vegas, menjadi fokus utama kebangkitan Intel melawan dominasi AMD dan Qualcomm di segmen laptop premium. Pemesanan laptop dengan prosesor Panther Lake sudah dibuka sejak 6 Januari, sementara pengiriman perdana dimulai 27 Januari. Intel mengklaim lebih dari 200 model laptop Core Ultra generasi ketiga akan tersedia di seluruh dunia.
Panther Lake menarik perhatian karena menjadi chip laptop pertama dari Intel yang menggunakan teknologi proses manufaktur 18A. Teknologi baru ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi daya dan performa secara signifikan. Intel memperkuat posisinya di segmen laptop premium, menjadikan Panther Lake sebagai fondasi untuk merebut kembali pangsa pasar.
Penamaan dan Seri Produk
Salah satu isu yang diangkat sejak kemunculannya adalah sistem penamaan prosesor yang cukup rumit. Intel memperkenalkan nama model seperti Core Ultra X9 388H dan Core Ultra 5 322, yang membuat konsumen harus cermat dalam memilih. Core Ultra sendiri menandakan lini prosesor premium, sementara Core biasa berada di kelas menengah dan akan hadir secara terpisah.
Tanda “X” pada model, misalnya Core Ultra X9 atau X7, menjadi pembeda utama dari segi performa. Semua chip seri X dibekali 16 core CPU dan GPU terintegrasi Intel Arc B390 dengan 12 core grafis Xe3. Angka ini tiga kali lipat lebih banyak dibanding varian non-X yang membuatnya unggul dalam urusan grafis. Selain itu, seri X mendapat kecepatan turbo dan dukungan memori yang sedikit lebih tinggi dibanding varian lainnya.
Spesifikasi Teknis Panther Lake
Berikut tabel spesifikasi penting dari Core Ultra generasi ketiga dengan basis Panther Lake:
| Seri | Jumlah CPU Core | GPU Terintegrasi | Core Grafis | Turbo Clock Max | Konsumsi Daya (Turbo) | Dukungan Fitur Tambahan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Core Ultra X9/X7 | 16 | Intel Arc B390 | 12 Xe3 | Lebih tinggi | 65W-80W | Thunderbolt 5, PCIe lebih banyak |
| Core Ultra H | Hingga 16 | Intel Arc (variasi) | 8 s/d 12 | Sedikit lebih tinggi | 55W s/d 80W | Bandwidth memori tinggi |
| Non-X/Non-H | 8 s/d 10 | Intel Arc B200-an | 4 s/d 6 | Turbo standar | 45W-55W | Fitur standar |
Seri H pada nama prosesor menandakan varian berperforma tinggi. Prosesor H punya jumlah core dua kali lipat dibanding non-H, cache lebih besar, bandwidth memori lebih luas, dan GPU yang jauh lebih kuat. Konsumsi daya pada mode turbo juga jauh lebih tinggi sehingga cocok untuk penggunaan berat dan laptop gaming kelas performa.
Angka-angka yang menyusun nama prosesor juga memiliki arti spesifik. Digit pertama menunjukkan generasi ketiga Core Ultra alias Panther Lake. Digit kedua terkait dukungan fitur bisnis seperti vPro dan SIPP, bergantung pada kelasnya. Digit terakhir menjadi penanda posisi produk, dengan angka lebih kecil menandakan kelas yang lebih rendah.
Konfigurasi Unik dan Fleksibilitas
Intel menyajikan beberapa konfigurasi model yang disesuaikan kebutuhan pengguna. Contoh seperti Core Ultra 5 338H dan 336H, di mana satu mengutamakan performa GPU terintegrasi, sementara model lain mendahulukan slot PCIe lebih banyak untuk ekstensi GPU diskrit. Opsi ini memudahkan produsen laptop menyesuaikan perangkat untuk segmen gaming maupun bisnis.
Performa antara seri Ultra 9 dan Ultra 7 di luar seri X sebenarnya tidak terlalu signifikan berbeda. Kadang, selisih clock hanya sekitar 100 MHz yang hampir tidak terasa dalam penggunaan sehari-hari. Bahkan, pada beberapa seri Ultra 5, jumlah core lebih banyak dibanding Ultra 7 seri bawah, menandakan Intel lebih fleksibel dalam menentukan target segmen pengguna.
Strategi dan Kompetisi di Tahun Laptop AI
Melalui platform Panther Lake, Intel siap menghadapi persaingan langsung dengan Qualcomm Snapdragon X2 Elite dan generasi terbaru chip AMD. Tahun ini diprediksi menjadi medan pertempuran utama di ranah laptop berbasis AI dan performa tinggi. Lebih dari 200 model laptop Core Ultra generasi ketiga segera hadir secara global, memberi konsumen berbagai pilihan inovatif.
Penandaan prosesor yang makin kompleks menuntut konsumen lebih teliti saat memilih laptop berbasis Panther Lake. Model dengan akhiran H dan X akan menjadi pusat perhatian bagi pengguna yang mengutamakan kinerja puncak. Dengan langkah besar ini, Intel menargetkan untuk kembali bersaing di posisi teratas pasar laptop premium secara global.
Baca selengkapnya di: inet.detik.com




