XPS Bangkit Lagi! Dell XPS 14 dan 16 Hadir dengan Layar OLED dan Keyboard Fisik

Dell resmi menghidupkan kembali nama besar XPS setelah sempat “dipensiunkan” pada 2025. Pada ajang CES 2026, Dell memperkenalkan dua model terbaru yaitu XPS 14 dan XPS 16 dengan pendekatan desain dan pengalaman pengguna yang lebih matang.

Langkah ini menjadi pengakuan terbuka atas kesalahan strategi branding sebelumnya. Dell menegaskan bahwa XPS bukan sekadar lini produk, tetapi identitas yang melekat kuat di benak pengguna profesional.

Nama XPS Kembali sebagai Identitas Premium

Kembalinya XPS disampaikan langsung oleh Jeff Clarke dalam sesi preview di New York. Ia menegaskan bahwa Dell ingin membangun ulang kepercayaan konsumen melalui lini XPS.

Menurutnya, XPS adalah simbol kualitas dan konsistensi. Penghapusan nama tersebut pada 2025 dinilai membuat konsumen kehilangan rujukan laptop premium Windows.

Desain Aluminium Lebih Ringan dan Modern

Dell XPS 14 dan XPS 16 tampil dengan bodi aluminium yang lebih tipis dan ringan. Bezel layar dibuat sangat tipis untuk memberi kesan modern dan premium.

Desain ini mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan kekuatan struktur. Laptop terasa solid namun tetap nyaman dibawa bepergian.

Keyboard Fisik Kembali Setelah Tuai Kritik

Salah satu perubahan paling disorot adalah kembalinya tombol fungsi fisik. Sebelumnya, Dell sempat menggantinya dengan panel sentuh yang banyak dikritik.

Keyboard fisik ini memberi pengalaman mengetik yang lebih natural. Pengguna profesional merasa lebih nyaman untuk bekerja lama.

Layar OLED Jadi Daya Tarik Utama

XPS generasi 2026 dibekali panel OLED beresolusi tinggi. Warna terlihat lebih hidup dengan kontras tajam untuk kebutuhan visual.

Layar ini cocok untuk kreator konten dan desainer. Kualitas visualnya disebut mampu menyaingi perangkat premium lain di kelasnya.

Desain layar terinspirasi dari perangkat tablet premium. Namun, Dell tetap mempertahankan karakter khas laptop Windows.

Performa Lebih Gesit dengan Prosesor Terbaru

Dari sisi performa, Dell XPS 2026 mengandalkan prosesor Intel generasi terbaru. Pengguna dapat memilih GPU terintegrasi atau discrete sesuai kebutuhan.

Meski data benchmark resmi belum diumumkan, impresi awal cukup positif. Sejumlah pengulas menilai respons sistem lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Kombinasi ini menyasar pengguna multitasking dan pekerjaan berat. Laptop dirancang untuk produktivitas profesional.

Kelebihan Dell XPS 14 dan XPS 16

Beberapa keunggulan utama yang langsung menonjol antara lain:

1. Desain Premium

Bodi aluminium ringan dengan tampilan minimalis. Cocok untuk segmen profesional dan kreator.

2. Layar OLED Berkualitas Tinggi

Visual tajam dan warna akurat. Ideal untuk editing dan konsumsi konten.

3. Keyboard Fisik yang Nyaman

Kembali ke desain klasik yang lebih disukai pengguna. Pengalaman mengetik terasa lebih presisi.

4. Portabilitas Lebih Baik

Bobot lebih ringan dibanding seri lama. Mobilitas pengguna jadi lebih fleksibel.

Kekurangan yang Masih Jadi Catatan

Di balik keunggulannya, Dell XPS 2026 tetap memiliki beberapa catatan penting.

Harga menjadi faktor utama yang disorot. XPS 14 dibanderol mulai sekitar US$1.699 atau setara Rp27 juta.

Sementara XPS 16 dipasarkan mulai US$2.099 atau sekitar Rp33 juta. Harga ini menempatkannya di segmen premium atas.

Daya tahan baterai juga belum teruji secara luas. Klaim Dell masih perlu dibuktikan dalam penggunaan nyata.

Risiko panas menjadi perhatian lain. Bodi tipis dengan GPU discrete berpotensi menimbulkan suhu tinggi.

Ketersediaan awal masih terbatas. Peluncuran baru dilakukan di Amerika dan Eropa.

Posisi Dell XPS di Pasar Laptop Premium

Sejak lama, Dell XPS dikenal sebagai rival MacBook Pro di ekosistem Windows. Kembalinya nama XPS menegaskan ambisi Dell di segmen ini.

Di Indonesia, persaingan akan cukup ketat. MacBook Pro M3 saat ini dijual mulai kisaran Rp25 juta.

Jika XPS 2026 masuk resmi, konsumen akan membandingkan langsung nilai dan performanya. Harga menjadi faktor penentu utama.

Respons Publik dan Ekspektasi Konsumen

Komunitas teknologi menyambut kembalinya XPS dengan antusias. Banyak yang menilai Dell akhirnya mendengar suara pengguna.

Beberapa media teknologi menyebut XPS sebagai simbol kualitas. Namun, konsumen masih menunggu pembuktian nyata.

Aspek baterai, pendinginan, dan performa jangka panjang akan menjadi penentu. Tanpa itu, XPS berisiko hanya unggul di desain.

Dell XPS 2026 menjadi kebangkitan sebuah ikon. Dengan desain elegan, layar OLED, dan keyboard fisik, lini ini kembali relevan.

Namun, harga tinggi dan sejumlah pertanyaan teknis masih menjadi tantangan. Bagi konsumen Indonesia, XPS terbaru dari Dell akan menjadi alternatif premium yang menarik jika performanya sebanding dengan banderolnya.

Exit mobile version