Sam Altman, CEO OpenAI, dan Jony Ive, mantan desainer utama Apple, tengah menarik perhatian dunia teknologi lewat proyek perangkat keras baru. Keduanya bekerja sama mengembangkan gadget AI inovatif yang rumornya memiliki bentuk seperti pulpen, dengan fitur utama memanfaatkan kecerdasan buatan untuk berbagai fungsi praktis.
Perangkat ini digadang-gadang akan menjadi bagian penting dalam perkembangan ekosistem AI, menjadi pelengkap perangkat yang sehari-hari digunakan seperti ponsel dan laptop. Kolaborasi kedua tokoh besar ini memberi sinyal serius tentang masa depan perangkat AI personal yang bisa diakses dan bermanfaat secara langsung bagi pengguna.
Fitur Utama Pulpen AI
Pulpen AI buatan OpenAI dan Jony Ive bukan sekadar alat tulis biasa. Fungsinya melampaui konversi tulisan tangan ke teks digital, sebab ia terintegrasi langsung dengan ChatGPT. Setiap hasil tulisan tangan dapat langsung diubah menjadi teks digital secara otomatis dan diproses oleh kecerdasan buatan milik OpenAI untuk berbagai kebutuhan pengguna.
Salah satu fitur yang disebut-sebut paling revolusioner dari gadget ini adalah always-on listening. Dengan fitur ini, pulpen dapat menangkap suara pengguna secara real time, seperti mencatat memo suara atau merekam percakapan singkat. Setelah suara diterima, AI bawaan langsung memproses dan merespons permintaan pengguna, menawarkan kemudahan untuk kebutuhan catatan cepat, pengingat, atau interaksi tanpa harus mengetik.
Konsep Third-Core Device
Pulpen AI ini diposisikan sebagai “third-core device”. Artinya, perangkat ini hadir bukan untuk menggantikan ponsel atau laptop, melainkan sebagai pelengkap yang memperluas fungsi kedua gadget utama tersebut. Dengan kemampuannya memahami perintah suara dan tulisan, pulpen AI menjadi aksesori masa depan yang memudahkan integrasi antara pola kerja manual dan digital.
Berikut gambaran manfaat pulpen AI ini, menurut bocoran dan sumber kredibel:
- Mengubah catatan tulisan menjadi file digital secara instan.
- Mencatat memo suara tanpa perlu membuka aplikasi khusus di ponsel atau laptop.
- Memberi respons pintar berbasis AI terhadap interaksi suara atau tulisan.
- Menjadi perangkat ringan dan mudah dibawa dalam segala situasi kerja maupun mobilitas tinggi.
Rencana Produksi dan Nilai Investasi
Proyek gadget AI ini menandai langkah strategis OpenAI setelah mengakuisisi startup io (ai-o) yang berada di bawah perusahaan desain LoveFrom milik Jony Ive. Akuisisi ini disebut bernilai sebesar 6,5 miliar dollar AS, menegaskan komitmen OpenAI dalam memperluas portofolio hardware selain aplikasi dan layanan digital.
Perusahaan manufaktur raksasa Foxconn diperkirakan akan terlibat dalam produksi massal perangkat ini. Rencana peluncuran perdana diproyeksikan dalam satu sampai dua tahun ke depan. Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan pasar yang semakin berminat pada perangkat AI dengan bentuk dan fungsi inovatif di luar konsep ponsel cerdas konvensional.
Perangkat Lain yang Tengah Digodok
Proyek pulpen AI ini bukan satu-satunya inovasi yang digarap oleh Altman dan Ive. Laporan sebelumnya menyebutkan mereka juga tengah menyiapkan perangkat audio portabel dengan desain menyerupai iPod Shuffle. Kedua perangkat ini diyakini akan memperkuat ekosistem hardware AI OpenAI di masa mendatang, dan memperkenalkan cara interaksi baru antara manusia dan teknologi kecerdasan buatan.
Dukungan Teknologi dan Tantangan Keamanan
Meski belum ada konfirmasi resmi soal spesifikasi detail, pengembangan perangkat ini tentu perlu memperhatikan aspek keamanan data dan privasi pengguna. Fitur always-on listening membutuhkan sistem enkripsi data canggih agar informasi pribadi terlindungi optimal. Pengalaman Jony Ive dalam mendesain perangkat dengan keamanan tinggi memberi kepercayaan lebih pada kualitas dan perlindungan gadget AI ini.
Proses Kolaborasi dan Potensi Pengembangan
Sinergi antara OpenAI, Jony Ive, dan perusahaan-perusahaan terkait membawa harapan baru untuk terciptanya inovasi nyata di bidang hardware AI. Dengan pengalaman desain produk Apple dan kecanggihan teknologi ChatGPT, pasar akan menantikan cara baru berinteraksi dengan dunia digital yang lebih intuitif dan efisien.
Masyarakat yang antusias terhadap perkembangan teknologi kini dapat menantikan lini produk AI wearable lain dari kolaborasi kedua insan teknologi tersebut. Hadirnya pulpen AI diprediksi akan mengubah kebiasaan bekerja, mencatat, hingga mengolah informasi, sekaligus memperluas adopsi AI dalam kehidupan sehari-hari.
Baca selengkapnya di: tekno.kompas.com




