
iQOO 15 Ultra tengah menjadi sorotan setelah muncul rumor bahwa perangkat ini akan meluncur secara resmi di awal Februari, tepat sebelum perayaan Imlek 2026. Informasi ini diperkuat oleh bocoran tipster Digital Chat Station melalui platform Weibo, serta konfirmasi langsung dari pihak iQOO mengenai jadwal peluncuran yang dipercepat guna mengantisipasi liburan panjang di China.
Para penggemar smartphone gaming saat ini menunggu gebrakan baru dari iQOO, lantaran iQOO 15 reguler yang sudah dirilis sejak Oktober 2025 dinilai belum cukup ekstrem bagi para mobile gamer kelas berat. Kehadiran iQOO 15 Ultra, yang digadang-gadang sebagai varian paling superior dalam lini produk ini, menarik perhatian karena berbagai inovasi yang dikabarkan akan diusungnya.
Fokus pada Performa Gaming dan Pendingin Aktif
Fitur paling menarik dari iQOO 15 Ultra adalah penggunaan active cooling fan terbesar yang pernah dipasang pada smartphone. Perangkat pendingin ini diklaim mampu menjaga suhu chipset Snapdragon tetap stabil meski digunakan untuk bermain gim dengan grafis tinggi dalam waktu lama. Sistem pendingin seperti ini dinilai krusial karena banyak ponsel berprosesor flagship mengalami overheat pada sesi game berat.
Penerapan teknologi pendingin aktif pada iQOO 15 Ultra turut menjawab keresahan para gamer terhadap turunnya performa akibat throttling panas. Sumber dari Gizmologi menyebut bahwa perubahan tersebut memungkinkan pengguna memperoleh pengalaman gaming tanpa kehilangan kenyamanan genggam dalam waktu lama serta menjaga suhu ponsel lebih konsisten dibanding pendingin pasif.
Spesifikasi Layar dan Dapur Pacu
Beralih ke layar, iQOO 15 Ultra mengandalkan panel LTPO AMOLED seluas 6,85 inci dengan resolusi tinggi 1440×3168 piksel dan refresh rate 144Hz. Tingkat kecerahannya mencapai 6.000 nits yang sangat optimal untuk kebutuhan bermain gim di luar ruangan atau dalam kondisi pencahayaan ekstrem. Kombinasi ini sangat cocok untuk pemain e-sport yang mengandalkan respons visual tajam dan framerate cepat.
Urusan performa, iQOO 15 Ultra tetap mempercayakan Snapdragon 8 Elite Gen 5, sama seperti model reguler. Namun dukungan pendingin aktif diyakini akan membuat performanya lebih stabil dan minim panas, terutama untuk penggunaan jangka panjang. Hal ini diperkuat oleh tren peningkatan kebutuhan spesifikasi di dunia mobile gaming, sehingga inovasi seperti ini sangat dinantikan pasar.
Fitur Gaming Eksklusif dan Inovasi Tambahan
Demi mempertegas posisinya sebagai ponsel gaming, iQOO 15 Ultra juga akan dibekali shoulder button fisik, elemen yang jarang ditemui dalam lini flagship mainstream. Dengan adanya tombol tambahan ini, pemain gim FPS dan MOBA dapat memperoleh pengalaman kontrol yang lebih presisi layaknya perangkat konsol portabel.
Meski memberikan banyak keunggulan, kehadiran kipas aktif juga membawa tantangan tersendiri. Fitur ini berpotensi menambah bobot dan konsumsi daya perangkat, di samping menimbulkan suara kipas yang dapat terdengar saat beroperasi. Risiko terkait ketahanan komponen mekanik seperti fan juga menjadi pertimbangan, mengingat bagian bergerak cenderung lebih rentan terhadap keausan dibanding pendingin pasif.
Detail Spesifikasi Utama iQOO 15 Ultra (Rumor):
- Prosesor: Snapdragon 8 Elite Gen 5
- Layar: LTPO AMOLED 6,85 inci, 1440×3168 piksel, 144Hz, 6.000 nits
- Sistem Pendingin: Active cooling fan terbesar di smartphone
- Fitur Gaming: Shoulder button fisik
- Target Peluncuran: Awal Februari 2026, sebelum Imlek
Informasi terkait ketersediaan global iQOO 15 Ultra hingga kini belum jelas. Banyak pihak berharap perangkat ini hadir di luar China, mengingat sejumlah smartphone gaming sebelumnya hanya menjadi produk eksklusif untuk pasar domestik. Konsumen di Indonesia serta negara lain menunggu konfirmasi resmi terkait distribusi ponsel ini, terutama setelah kehadiran iQOO 15 reguler di pasar global beberapa bulan lalu.
Terlepas dari pro dan kontra desain serta fitur yang dihadirkan, iQOO 15 Ultra diyakini akan menjadi acuan baru bagi produsen smartphone gaming. Perangkat ini diharapkan dapat memberikan solusi optimal bagi para gamer yang membutuhkan stabilitas performa sekaligus kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu yang panjang, tanpa harus khawatir dengan isu panas berlebih pada perangkat flagship masa kini.




