Perubahan besar akan diterapkan oleh Google bagi para pengembang dan pelaku industri berbasis Android. Google menyatakan hanya akan membagikan source code Android Open Source Project (AOSP) sebanyak dua kali setahun mulai dua tahun mendatang, berbeda dengan pola perilisan kode sumber yang sebelumnya dilakukan setiap kuartal atau empat kali setahun.
Langkah ini berdampak langsung pada jalur pengembangan dan distribusi Android yang selama hampir dua dekade selalu terbuka aksesnya bagi pihak ketiga melalui AOSP. Penyesuaian terbaru ini memfokuskan perilisan kode sumber secara publik pada kuartal kedua dan keempat saja, meskipun pembaruan sistem operasi Android sendiri tetap akan berjalan sebanyak empat kali sepanjang tahun. Praktik baru ini diambil dengan tujuan utama meningkatkan stabilitas dan keamanan platform Android untuk seluruh ekosistem pengguna maupun pengembang.
Jadwal Rilis Source Code AOSP yang Lebih Terbatas
Kebijakan baru ini berarti source code AOSP akan tersedia secara publik hanya di dua waktu penting. Pengembang yang selama ini mengandalkan pembaruan kode setiap kuartal harus menyesuaikan diri terhadap jadwal baru yang lebih jarang dan sudah terjadwal sebagai berikut:
- Kuartal 2: Major release (rilis utama, paling banyak pembaruan fitur dan perubahan)
- Kuartal 4: Minor release (rilis dengan beberapa pembaruan minor dan perbaikan)
Sementara pada kuartal pertama dan ketiga, tidak akan ada perilisan kode sumber ke publik, berbeda dengan kebiasaan yang berjalan selama ini. Google menyebut mekanisme baru ini sebagai langkah penyelarasan dengan pola pengembangan "trunk stable" demi menjaga kestabilan ekosistem lebih baik.
Dampak bagi Pengembang dan Ekosistem
Langkah ini memunculkan sejumlah pertanyaan dari kalangan pengembang independen dan produsen perangkat lain yang menggunakan Android, terutama yang sangat bergantung pada akses kode sumber terbuka untuk kustomisasi sistem sesuai kebutuhan perangkat mereka. Namun pihak Google memastikan bahwa pembaruan keamanan tetap akan diberikan secara teratur melalui jalur khusus, tanpa terpengaruh oleh penyesuaian frekuensi rilis AOSP.
Salah satu juru bicara Google mengatakan kepada Android Authority bahwa rilis dua kali setahun akan membantu mereka menghadirkan kode yang lebih stabil dan aman bagi para developer Android di seluruh dunia. Google berkomitmen menyederhanakan proses pengembangan serta mengurangi kompleksitas dari sisi pengelolaan kode yang lintas versi.
Keuntungan bagi Stabilitas dan Keamanan Platform
Pembaruan yang kini dijadwalkan hanya dua kali setahun dipercaya memberi ruang lebih luas bagi tim pengembang Google menguji stabilitas kode sebelum dilepas ke publik. Hal ini dianggap penting mengingat semakin banyak perangkat yang menjalankan Android di seluruh dunia dan tingginya ekspektasi terhadap keamanan serta ketahanan platform.
Google tetap akan meneruskan distribusi patch keamanan rutin melalui cabang khusus security-only tanpa perubahan jadwal. Ini penting bagi keamanan ekosistem Android karena ancaman keamanan kerap berkembang secara dinamis dan perlu penanganan tepat waktu. Sementara itu, pengembangan fitur-fitur baru Android dan pembaruan OS tetap berjalan setiap kuartal, hanya saja source code tidak lagi selalu dirilis bersamaan dengan setiap update ke publik.
Informasi Tambahan terkait Perubahan
Kebijakan baru ini sebelumnya ditampilkan dalam notifikasi pada situs resmi Android Open Source Project. Pihak Google menekankan keseriusan dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan Android sebagai sistem operasi yang bebas, terbuka, dan stabil.
Berikut ringkasan perubahan perilisan AOSP yang diumumkan Google:
- Rilis source code Android AOSP kini hanya dua kali dalam setahun, yaitu di kuartal kedua dan keempat.
- Patch keamanan tetap dirilis teratur via cabang khusus, meskipun source code utama tidak diperbarui publik setiap kuartal.
- Pengembangan sistem operasi berlanjut seperti biasa, namun akses publik untuk versi source code lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
- Google menilai pola ini akan mengurangi kompleksitas dan memberikan pengalaman pengembangan yang lebih stabil untuk seluruh komunitas.
Bagi pengguna dan vendor perangkat Android, perubahan tersebut tidak akan berdampak langsung pada pengalaman penggunaan sehari-hari. Namun, bagi komunitas open source dan produsen yang bergantung pada pembaruan kode sumber, penyesuaian jadwal ini menjadi titik perhatian penting. Perubahan strategi Google ini menjadi penanda upaya konstan dalam menjaga keamanan, kestabilan, sekaligus memastikan daya saing ekosistem Android di masa mendatang.
