LG Rilis Gallery TV: Inovasi Televisi untuk Menampilkan Karya Seni di Rumah

LG resmi mengumumkan Gallery TV sebagai terobosan baru dalam kategori televisi gaya hidup. Produk ini tidak hanya menawarkan pengalaman menonton, tetapi juga berfungsi sebagai galeri seni digital di rumah pengguna.

Perangkat ini menghadirkan sesuatu yang berbeda dibanding televisi pada umumnya. Ketika tidak digunakan, layar akan memamerkan karya seni sehingga tampil seperti lukisan yang menyatu dengan dinding dan dekorasi ruangan.

Konsep Televisi dan Seni Digital Sekaligus

Gallery TV muncul sebagai jawaban LG atas tren TV lifestyle yang kian diminati konsumen. Perangkat ini dipamerkan secara perdana di pameran teknologi Consumer Electronics Show atau CES di Amerika Serikat.

TV ini mengambil pendekatan serupa dengan Samsung The Frame, namun membawa sejumlah keunggulan sendiri. LG menggunakan panel MiniLED yang telah dikalibrasi khusus untuk menghadirkan karya seni digital dengan akurasi warna mendekati suasana museum.

Fitur unggulan lainnya terdapat pada lapisan anti-silau di layar yang meminimalisir pantulan cahaya. Hal ini membuat pengalaman menikmati karya seni tetap nyaman, walau pencahayaan di ruangan berubah-ubah.

Layanan Gallery+ dan Koleksi Ribuan Karya Seni

LG membekali Gallery TV dengan layanan berlangganan Gallery+. Platform ini menyuguhkan lebih dari 4.500 pilihan karya seni digital dari berbagai seniman dan institusi seni.

Tiap bulan, koleksi dalam Gallery+ diperbarui secara berkala sehingga tampilan televisi selalu segar dan berbeda. Pengguna bisa memilih karya favorit untuk dipajang atau membiarkan kurasi aplikasi yang menampilkan karya secara acak.

Berikut fitur utama layanan Gallery+:

  1. Akses ke lebih dari 4.500 karya seni.
  2. Pembaruan koleksi seni setiap bulan.
  3. Fitur kurasi otomatis serta penelusuran karya berdasarkan genre atau seniman.
  4. Integrasi tampilan seamless dengan bingkai TV yang bisa dikustomisasi.
  5. Dukungan visual resolusi tinggi hingga 4K.

Teknologi Tampilan dan Audio Berbasis AI

TV ini didukung panel MiniLED yang menawarkan kontras lebih dalam dan warna lebih tajam. Selain itu, LG menyematkan Gallery Mode, fitur kalibrasi museum yang memastikan tiap lukisan digital terpampang dengan akurat.

Untuk pengalaman audio-visual yang maksimal, Gallery TV dibekali AI processor yang mengatur kualitas suara dan gambar sesuai konten maupun karakteristik ruangan. Teknologi ini memastikan baik suara maupun tampilan tetap optimal di semua kondisi.

Tersedia dua pilihan ukuran layar, yakni 55 inci dan 65 inci. Selain mendukung resolusi 4K, TV ini bisa dihubungkan dengan sistem audio eksternal lewat koneksi Bluetooth maupun kabel.

Desain Bingkai Magnetik yang Bisa Disesuaikan

Salah satu daya tarik Gallery TV terletak pada desain bingkainya. Pengguna dapat mengganti-ganti bingkai magnetik sesuai selera atau tema ruangan.

Pilihan bingkai tersedia dalam berbagai warna dan motif, menghadirkan pengalaman personalisasi yang semakin optimal. Dengan desain bodi yang tipis dan pemasangan menempel ke dinding, perangkat ini benar-benar menyerupai karya seni asli.

Kompetisi di Segmen TV Lifestyle

Hadirnya LG Gallery TV menambah ramai kompetisi di pasar TV lifestyle. Dengan teknologi panel MiniLED, sistem anti-silau, Gallery+, serta fitur AI, TV ini tampil sebagai alternatif modern untuk para pencinta seni digital dan desain interior minimalis.

Dibanderol pada kisaran harga premium dan menyasar segmen pengguna yang mencari perpaduan teknologi canggih dan karya seni otentik di rumah, Gallery TV akan tersedia di pasaran mulai awal tahun. Inovasi ini sekaligus memperluas peran televisi, yang kini bukan sebatas media hiburan, melainkan juga sebagai objek seni yang mempercantik hunian.

Baca selengkapnya di: tekno.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button