Clicks Communicator resmi dirilis dan langsung mencuri perhatian berkat desainnya yang menggabungkan nuansa klasik BlackBerry dengan kecanggihan sistem operasi Android terkini. Perangkat ini dihadirkan untuk pengguna yang menginginkan pengalaman mengetik nyaman lewat keyboard fisik, namun tetap menikmati keunggulan ekosistem Android.
Clicks Technology dikenal sebagai inovator keyboard QWERTY eksternal, namun kini beralih ke ranah smartphone dengan merilis Clicks Communicator. Layout keyboard fisik di bagian bawah sangat mirip BlackBerry lawas, namun ponsel ini telah mengadopsi layar sentuh OLED 4,03 inci yang responsif. Dengan perpaduan ini, pengguna dapat mengetik cepat tanpa sepenuhnya bergantung pada keyboard virtual seperti tren ponsel modern.
Spesifikasi dan Sistem Operasi
Clicks Communicator menjalankan sistem operasi Android 16. Pengguna mendapatkan jaminan update keamanan selama lima tahun, setara dengan standar Android flagship saat ini menurut pengumuman perusahaan. Ponsel ini juga cocok menjadi perangkat kedua, karena dirancang untuk mengurangi gangguan dari aplikasi media sosial ataupun game.
Akses ke aplikasi pesan seperti Gmail, WhatsApp, Telegram, hingga Slack, tersedia melalui kemitraan dengan Niagara Launcher. Dengan ini, pengguna bisa tetap produktif tanpa perlu membuka banyak aplikasi secara bersamaan.
Keunikan Keyboard Fisik dan Fitur Produktivitas
Clicks Communicator dibekali keyboard QWERTY fisik yang sensitif terhadap sentuhan. Hal ini memungkinkan pengguna melakukan scrolling langsung dari keyboard tanpa harus menyentuh layar. Ponsel ini sekaligus menawarkan tombol Prompt Key di sisi kanan, sebuah shortcut instan untuk mendikte pesan/merekam suara, serta berpotensi terintegrasi aplikasi AI di masa mendatang.
Berbeda dengan ponsel lain, Prompt Key ini dikelilingi Signal Light yang menyala saat notifikasi masuk. Fitur kustomisasi lampu ini memudahkan pengguna membedakan jenis notifikasi berdasarkan warna dan pola cahaya.
Fitur Kamera dan Konektivitas
Clicks Communicator tidak melupakan aspek multimedia dan kamera. Kamera belakangnya 50 MP berteknologi OIS dan kamera depan 24 MP. Fitur fotografi ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan dokumentasi hingga panggilan video. Penyimpanan internal sebesar 256GB didukung slot microSD sampai 2TB, cukup untuk menyimpan file kerja ataupun multimedia.
Daya tahan baterai diperkuat dengan teknologi silikon-karbon berkapasitas 4.000 mAh dan mendukung wireless charging. Di sisi konektivitas, ponsel ini mendukung jaringan 5G, WiFi 6, Bluetooth 5.4, NFC, dan port USB-C. Menariknya, Clicks Communicator tetap menghadirkan port audio 3,5mm, ciri khas ponsel generasi lama yang kini langka di smartphone baru.
Desain Modular dan Pilihan Warna
Panel belakang pengguna bisa dilepas dan digantikan dengan cover warna lain, dijual terpisah. Perangkat ini tersedia dalam tiga varian warna, yaitu Smoke, Clover, dan Onyx. Desain modular ini sudah jarang ditemui di pasaran dan memberi sentuhan personalisasi bagi pengguna.
Skema Harga dan Program Early Bird
Clicks Communicator dibanderol harga normal USD 499 atau sekitar Rp8,3 juta. Namun, tersedia promo early bird seharga USD 399 (setara Rp6,7 juta) bila melakukan pemesanan dengan uang muka USD 199 sebelum 27 Februari 2026. Meski demikian, perusahaan belum merinci jadwal pasti pengiriman ponsel ke konsumen.
Perbandingan Keunggulan Clicks Communicator
Berikut beberapa keunggulan utama yang membuat Clicks Communicator menonjol di pasar smartphone saat ini:
- Keyboard QWERTY fisik dengan touch scrolling—memudahkan pengetikan dan navigasi.
- Prompt Key—menyediakan akses instan ke voice note ataupun AI.
- Sistem operasi Android 16—fitur terbaru dan jaminan update lima tahun.
- Dukungan aplikasi produktivitas utama—Gmail, Telegram, WhatsApp, Slack.
- Konektivitas lengkap serta headphone jack 3,5mm—menjawab kebutuhan pengguna klasik dan modern.
Clicks Communicator hadir sebagai opsi menarik untuk profesional atau pengguna yang mengutamakan efisiensi komunikasi dan produktivitas lewat smartphone. Perangkat ini membuktikan nostalgia BlackBerry masih relevan bila dipadukan dengan teknologi terbaru dari Android.





