Pasar HP Xiaomi bekas semakin diminati masyarakat karena menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga jauh lebih ramah. Namun, maraknya peredaran ponsel seken diiringi berbagai risiko seperti IMEI bermasalah, baterai soak, hingga ROM palsu yang kerap ditemui tanpa disadari pembeli awam.
Agar tidak merugi dan memperoleh perangkat yang masih layak pakai, pembeli harus betul-betul teliti dalam melakukan pemeriksaan. Ada beberapa langkah kunci yang wajib dilakukan sebelum memilih HP Xiaomi bekas.
1. Cek IMEI dan Varian Regional
Nomor IMEI adalah identitas unik ponsel yang menentukan legalitas perangkat di jaringan seluler. Mengecek keaslian IMEI harus menjadi prioritas saat mengevaluasi HP Xiaomi bekas. Caranya sangat mudah, cukup tekan *#06# pada menu dial, lalu cocokkan nomor IMEI yang tampil dengan data pada bodi atau kemasan. Jika ada ketidaksesuaian, bisa jadi ponsel tersebut sudah pernah diganti motherboard-nya atau merupakan barang rekondisi ilegal seperti yang ditegaskan dalam berbagai laporan pasar ponsel seken.
Jangan lupa periksa juga kode varian regional Xiaomi. Kode ini menentukan kecocokan jaringan, fitur NFC, serta layanan Google. Ponsel non-resmi Indonesia berpotensi bermasalah dengan akses sinyal lokal atau keterbatasan fitur yang bisa mengganggu pengalaman penggunaan.
2. Manfaatkan Fitur CIT (Control and Identification Test)
Xiaomi melengkapi ponselnya dengan fitur CIT, yakni menu diagnostik tersembunyi untuk cek kesehatan hardware. Akses menu ini dapat dilakukan dari Pengaturan > Tentang Perangkat > Semua Spesifikasi, atau langsung via dial ##64663##. Anda dapat menguji respons layar, sensitivitas touchscreen, kualitas speaker dan mikrofon, hingga mendeteksi masalah pada sensor seperti gyroscope dan proximity. Dengan CIT ini, pembeli bisa segera menemukan tanda-tanda kerusakan tersembunyi akibat jatuh, tersiram air, atau bekas servis besar, sehingga lebih yakin terhadap kondisi barang.
3. Teliti Kondisi Baterai dan Siklus Pengisian
Baterai adalah komponen rentan di ponsel bekas yang sering kali sudah mengalami penurunan performa cukup signifikan. Xiaomi biasanya menyediakan menu pengecekan kesehatan baterai melalui setelan sistem atau aplikasi tertentu. Angka acuan industri, menurut TechRadar dan Android Authority, siklus charging di bawah 500 kali masih dianggap optimal. Bila menemukan masalah pada daya tahan atau pengisian yang tidak stabil, segera kalkulasikan kemungkinan biaya penggantian baterai sebelum deal harga dengan penjual.
4. Lepas Mi Account Lama Sebelum Transaksi
Kerap kali HP Xiaomi bekas masih terikat dengan Mi Account pemilik sebelumnya. Ini bisa jadi blunder fatal—begitu direset, perangkat terkunci dan tidak bisa digunakan sebelum pemilik sebelumnya melepaskan akun secara penuh. Pastikan penjual sudah sign out dari akun Mi di perangkat, dan lakukan uji reset sampai proses penyiapan awal berjalan normal tanpa diminta login akun yang lama.
5. Deteksi dan Hindari ROM Palsu
Banyak Xiaomi bekas yang beredar sudah menggunakan ROM modifikasi atau tidak resmi. Perangkat dengan ROM semacam ini rentan error, tidak dapat update keamanan, bahkan rawan kebocoran data pribadi. Deteksi ROM asli bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk memverifikasi keaslian firmware dan signature sistem. Pastikan perangkat menggunakan MIUI atau HyperOS resmi Xiaomi agar memperoleh update software dan security patch rutin.
6. Cek Siklus Dukungan dan Layanan Resmi
Tiap model Xiaomi memiliki masa dukungan update yang berbeda. Pilihlah HP yang masih mendapatkan patch keamanan dan pembaruan OS, supaya penggunaan jangka panjang terjaga keamanannya. Informasi terkait masa support dapat diperoleh via situs resmi Xiaomi atau forum pengguna tepercaya.
Checklist Penting Sebelum Membeli HP Xiaomi Bekas:
- Verifikasi IMEI di perangkat, bodi, dan dus.
- Pastikan varian regional sesuai Indonesia.
- Lakukan diagnostik CIT untuk mengecek seluruh hardware.
- Periksa kesehatan baterai dan siklus charging.
- Minta penjual untuk melepas Mi Account secara tuntas.
- Verifikasi keaslian ROM dengan aplikasi pengecekan sistem.
- Periksa status dukungan update dan patch keamanan.
Dengan langkah-langkah cebas tersebut, risiko membeli HP Xiaomi bekas bisa ditekan seminimal mungkin. Selain harga yang lebih terjangkau, Anda tetap mendapatkan perangkat yang aman dipakai dan nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Terus update informasi dan tips terbaru dari komunitas pengguna Xiaomi agar selalu terhindar dari praktik penipuan ponsel seken di pasar digital.





