Review Redmagic 11 Pro: Performa Gaming Ngebut & Tetap Dingin Berkat Liquid Cooling

Redmagic 11 Pro hadir di pasar Indonesia membawa fitur utama yang langsung menarik perhatian gamers: teknologi liquid cooling pertama di dunia pada smartphone. Kombinasi sistem pendingin cair dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 diklaim mampu memberikan performa dan kestabilan maksimal, bahkan untuk bermain game berat tanpa khawatir ponsel cepat panas.

Desain futuristik dan spesifikasi flagship menjadi daya tarik lain yang membuat ponsel ini berbeda dengan pesaing sekelasnya. Hal inilah yang membuat banyak pengguna dan pengamat teknologi penasaran, apakah inovasi pendinginan cair benar-benar memberikan pengalaman gaming yang lebih nyaman dan lebih dingin dari ponsel gaming lain.

Desain Futuristik dan Inovatif

Redmagic 11 Pro tampil dengan desain khas ponsel gaming yang tegas dan unik. Varian warna Subzero menghadirkan panel belakang transparan, sehingga pengguna dapat melihat sistem liquid cooling AquaCore yang menjadi fitur unggulan. Saat memainkan game dan pendingin diaktifkan, aliran cairan benar-benar dapat terlihat bergerak di bagian belakang ponsel, menciptakan efek visual yang memukau dan berbeda dari smartphone lain.

Sisi kanan perangkat cukup padat, terdapat dua shoulder trigger, tombol Game Space, ventilasi udara, serta tombol power dan volume. Di sisi kiri, terdapat ventilasi tambahan dan strip LED RGB yang otomatis menyala saat game berlangsung. Redmagic 11 Pro pun tetap menyertakan audio jack 3,5mm di bagian atas, fitur langka di ponsel flagship terbaru.

Panel belakang ponsel ini terlihat ramai dengan aksen logo Redmagic, logo Snapdragon, serta jendela berbentuk lingkaran untuk memperlihatkan alur liquid cooling. Modul tiga kamera dibuat rata dengan bodi belakang, berbeda dari kebanyakan ponsel yang memiliki tonjolan tebal. Ketika diletakkan di atas meja, ponsel tetap rata dan nyaman dipegang.

Layar Luas dan Visual Tajam

Panel layar menggunakan BOE X10 AMOLED berukuran 6,85 inci dengan resolusi 2688 x 1216 piksel. Refresh rate 144Hz membuat pengalaman gaming maupun scrolling di media sosial terasa sangat mulus. Tingkat kecerahan mencapai 1.800 nits, memastikan tampilan tetap jelas saat digunakan di luar ruangan.

Layar Redmagic 11 Pro mendukung HDR10 dan tersedia mode penyesuaian refresh rate otomatis, sehingga perangkat dapat menyesuaikan daya sesuai kebutuhan aplikasi. Meskipun mendukung Widevine L1 secara teknis, playback di Netflix pada saat pengujian hanya terbatas pada Widevine L3 alias resolusi SD karena masalah perangkat lunak, bukan hardware.

Kamera depan tersembunyi di bawah layar, memberikan pengalaman gaming yang lebih imersif tanpa notch atau punch hole mengganggu pandangan. Bezel yang super tipis sekaligus menambah estetika premium perangkat ini.

Performa Gaming dan Sistem Pendingin Terdepan

Performa menjadi fokus utama di Redmagic 11 Pro. Prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan RAM 16GB LPDDR5T dan memori internal 512GB UFS 4.1 Pro, dapat menjalankan game berat seperti Genshin Impact di pengaturan grafis tertinggi tanpa hambatan.

Redmagic 11 Pro menjalankan RedmagicOS 11 berbasis Android 16 dan menyematkan tombol Game Space yang memudahkan pengguna mengakses pengaturan gaming, mulai dari touch sampling, performa CPU/GPU, kipas, liquid cooling, hingga video rekaman layar. Fitur gaming lain yang bisa ditemukan di daftar berikut:

  1. Personal AI Coach, menawarkan tips strategi dan analisis saat bermain.
  2. Voice Control, memungkinkan perintah hands-free lewat suara.
  3. Mora Mouth Replacement, mengubah suara chat di game dengan AI.
  4. Win Rate Predictor, memprediksi peluang menang di game tertentu.
  5. Gravity X, mapping kontroler untuk perangkat eksternal seperti keyboard/mouse.

Teknologi Pendingin Mutakhir

Pendinginan menjadi fitur paling inovatif. AquaCore Cooling System memakai cairan fluorinated, teknologi yang terinspirasi dari sistem pendingin pada server AI dan pusat data. Fungsinya menyerap panas berlebih pada CPU dan baterai, sehingga ponsel tetap terasa dingin bahkan saat main game dalam waktu lama.

Kipas aktif dengan kecepatan 24.000 rpm mendukung liquid cooling dan memiliki rating tahan air IPX8. Ada dua mode kipas: Balanced atau Fast Cooling, yang bisa diaktifkan manual maupun otomatis melalui quick settings atau saat membuka aplikasi game.

Vapor chamber luas 13.116 mm² serta Liquid Metal 3.0 turut menyalurkan panas secara efisien. Hasil pengujian menunjukkan, setelah 30 menit bermain game kelas berat, permukaan ponsel hanya terasa hangat dan tidak mengganggu kenyamanan.

Kamera, Daya Tahan, dan Pengisian Baterai

Sektor kamera mengandalkan tiga sensor di belakang yaitu kamera utama dan ultrawide 50MP, serta satu sensor 2MP yang kemungkinan digunakan untuk makro. Kamera utama menghasilkan foto detail pada kondisi cahaya cukup, namun zoom digital di atas 3x mulai terlihat buram. Kamera depan 16MP di bawah layar menghasilkan selfie yang cenderung blur, terutama pada kondisi cahaya redup.

Redmagic 11 Pro ditenagai baterai silikon-karbon 7.500 mAh dengan pengisian cepat 80W. Pengisian dari 2% ke 100% dapat tercapai dalam 50 menit. Fitur charge separation atau bypass charging memungkinkan pemain menyalurkan daya langsung ke komponen saat bermain sambil mengecas, sehingga ponsel tidak cepat panas atau merusak baterai. Dalam penggunaan intensif harian, baterai masih tersisa sekitar 50% di malam hari setelah dipenuhi berbagai aktivitas, termasuk bermain game dan browsing.

Harga dan Catatan Lain

Redmagic 11 Pro tersedia di Indonesia dengan banderol resmi mulai dari 11 jutaan. Dengan harga tersebut, perangkat ini menawarkan teknologi pendinginan cair yang belum pernah ada di ponsel lain, dan performa gaming terbaik di kelasnya.

Walau menawarkan keunggulan utama di sisi performa dan pendingin, software Redmagic 11 Pro masih perlu beberapa perbaikan terutama pada terjemahan menu dan bug di sistem. Namun secara keseluruhan, Redmagic 11 Pro sangat direkomendasikan untuk gamer yang mencari smartphone gaming dengan performa tinggi, tetap dingin, dan daya tahan baterai ekstra panjang.

Baca selengkapnya di: inet.detik.com
Exit mobile version